JAVASATU.COM- Polres Malang meningkatkan intensitas patroli selama Ramadan 2026 hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Malang tetap kondusif. Hasilnya, angka pencurian dengan pemberatan (curat) pada Februari 2026 turun hingga 70 persen dibanding bulan sebelumnya.

Penguatan patroli difokuskan pada jam-jam rawan, mulai sore menjelang berbuka puasa, malam hari, hingga dini hari saat sahur. Polisi juga memperketat pengamanan di pusat keramaian, tempat ibadah, jalur mudik lokal, dan kawasan permukiman warga.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan peningkatan patroli merupakan langkah preventif sekaligus respons atas potensi gangguan kamtibmas selama Ramadan.
“Selama Ramadan kami tingkatkan patroli skala besar dan pengamanan rutin agar masyarakat merasa aman saat beribadah maupun beraktivitas. Upaya preventif dan represif kami jalankan berimbang,” ujar Bambang, Rabu (4/3/2026).
Data Polres Malang mencatat, pada Januari 2026 terjadi 30 kasus curat dengan 17 kasus berhasil diungkap. Sementara itu, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tercatat 10 kejadian dengan 8 kasus diselesaikan.
Memasuki Februari 2026, tren kriminalitas menurun signifikan. Kasus curat turun menjadi 9 kejadian atau merosot sekitar 70 persen dibanding Januari. Curanmor juga turun menjadi 7 kejadian atau berkurang sekitar 30 persen.
Dari sisi pengungkapan, polisi berhasil menyelesaikan 20 kasus curat dan 1 kasus curanmor pada Februari 2026, termasuk pengungkapan perkara dari laporan periode sebelumnya.
“Penurunan ini menunjukkan patroli preventif yang kami lakukan mulai berdampak. Namun kewaspadaan tetap kami tingkatkan hingga Idulfitri,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, pada Februari 2025 tercatat 39 kasus curat dengan 28 kasus terungkap serta 10 kasus curanmor dengan 17 kasus terselesaikan. Data tersebut menunjukkan tren kejahatan Februari 2026 jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
Polres Malang memastikan patroli terpadu, razia penyakit masyarakat, serta pengamanan kegiatan ibadah akan terus digencarkan sepanjang Ramadan. Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya. (agb/nuh)