email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

HUT 157 Jembatan Lama, Wali Kota Kediri Ajak Warga Lestarikan Cagar Budaya Ikonik

by Fathur Rohman
14 Maret 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota Kediri bersama pegiat budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-157 Jembatan Lama Kediri dengan khidmat, Sabtu (14/3/2026). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir langsung dalam perayaan tersebut dan mengajak masyarakat menjaga serta merawat warisan sejarah yang menjadi ikon kota.

(Foto: ist)

Dalam peringatan itu, Jembatan Lama ditegaskan bukan sekadar infrastruktur penghubung, melainkan simbol perjalanan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Kediri sejak masa kolonial.

“Jembatan Lama ini bukan hanya sekadar jembatan yang menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah, kehidupan masyarakat, serta perkembangan budaya di Kota Kediri. Momentum ini hendaknya tidak hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga untuk merawat dan menjaga warisan yang telah menjadi identitas kita,” ujar Vinanda.

Ia menambahkan, Jembatan Lama Kediri kini telah memiliki status sebagai cagar budaya nasional serta dilengkapi hak kekayaan intelektual, sehingga pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

“Keberadaan Jembatan Lama ini harus terus kita jaga dan lestarikan karena sudah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional,” imbuhnya.

Peringatan ini diinisiasi komunitas pemerhati sejarah dan budaya yang tergabung dalam Juru Wotan. Peneliti sejarah Jembatan Lama Kediri, Imam Mubarok, menjelaskan peringatan tahun ini dimajukan dari tanggal aslinya, 18 Maret, karena berdekatan dengan Idulfitri.

“Karena tanggal 18 Maret tahun ini berdekatan dengan Idulfitri, maka peringatan ulang tahun jembatan dimajukan agar masyarakat tetap dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” jelas Imam.

Secara historis, Jembatan Lama Kediri atau dikenal sebagai Brug Over den Brantas te Kediri mulai dioperasikan pada 18 Maret 1869 sebagai bagian dari jalur Groote Postweg di era kolonial Belanda. Struktur jembatan menggunakan konstruksi besi dengan teknologi tiang sekrup di dasar Sungai Brantas.

“Jembatan di atas Sungai Brantas di Kediri ini merupakan jembatan besi pertama di Jawa, bahkan di dunia, yang pada masa itu dianggap sebagai adikarya teknik oleh insinyurnya, Sytze Westerbaan Muurling,” ungkap Imam yang akrab disapa Gus Barok.

Ia juga menyebut usia Jembatan Lama Kediri lebih tua dibandingkan Jembatan Brooklyn di Amerika Serikat yang selesai dibangun pada 1883.

Status Jembatan Lama sebagai cagar budaya nasional ditetapkan pada 2022 melalui keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jembatan yang berada di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto ini memiliki panjang sekitar 160 meter dengan lebar 5,8 meter.

BacaJuga :

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Selain prosesi selamatan, peringatan HUT ke-157 ini juga diramaikan dengan kesenian tradisional jaranan, pengajian, serta peluncuran motif tenun ikat khas Bandar bertema Jembatan Lama karya perajin lokal.

Motif tersebut diharapkan menjadi simbol pelestarian sejarah sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Kediri. (kur/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Cagar BudayaKota KediriMbak WaliPemkot KediriVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Top 3 Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

BERITA LAINNYA

Top 3 Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Pemkab Gresik Perketat Standar Dapur MBG

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved