email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkot Kediri Sulap Kelurahan Ketami Jadi Kampung Ikan Cupang Lewat Program DAK TPPKT

by Fathur Rohman
15 April 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menuntaskan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (TPPKT) di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren. Program ini mengubah kawasan kumuh menjadi lingkungan layak huni sekaligus kampung tematik dengan ikon ikan cupang.

Credit: Javasatu.com

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengatakan program ini memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam penyediaan hunian layak.

“Beberapa rumah dibangun dari awal karena kondisinya tidak layak, sehingga mendapat bantuan Rp50 juta per unit dari DAK untuk pembangunan baru,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Sebanyak 20 rumah menjadi sasaran program, terdiri dari 12 rumah dibangun baru dan 8 rumah ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, sebagian warga juga mendapat tambahan bantuan dari Pemkot Kediri.

Tak hanya pembangunan fisik, program ini juga memberikan kepastian hukum melalui penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) bagi warga yang sebelumnya belum memiliki legalitas tanah.

“Tujuan konsolidasi tanah ini adalah penataan pemanfaatan dan kepemilikan. Dulu belum punya SHM, sekarang sudah memiliki,” jelasnya.

Perbaikan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelebaran jalan lingkungan, pavingisasi, pembangunan drainase, hingga penyediaan jaringan air minum, penerangan jalan, dan sanitasi.

Menariknya, kawasan ini juga dikembangkan menjadi kampung tematik dengan ikon ikan cupang yang menjadi potensi lokal warga.

BacaJuga :

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

“Banyak warga di sini membudidayakan ikan cupang, sehingga kawasan ini kami beri identitas dengan ikon tersebut,” kata Vinanda.

Ia berharap penataan ini mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menarik kunjungan masyarakat.

“Semoga kawasan ini menjadi destinasi baru, masyarakat datang, membeli ikan cupang, dan ekonomi warga ikut tumbuh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Kediri, Moh. Anang Kurniawan, menjelaskan program ini merupakan bagian dari DAK TPPKT 2025 yang melibatkan lintas OPD.

“Program ini mengintegrasikan penanganan kawasan kumuh, tidak hanya menghilangkan kekumuhan tetapi juga mempercantik lingkungan,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah, program ini juga mencakup 74 sambungan air PDAM, peningkatan TPS 3R, hingga pembangunan elemen estetika seperti lampu tematik dan mural.

“Sehingga kawasan itu tidak hanya bersih, tetapi juga memiliki daya tarik visual,” jelasnya.

Program ini didukung anggaran sekitar Rp3,5 miliar dari DAK dan Rp1,8 miliar dari APBD. Selain itu, Pemkot Kediri juga memperoleh tambahan aset melalui konsolidasi tanah warga.

“Tanah yang dihibahkan untuk pelebaran jalan menjadi aset pemerintah dengan total 12 Sertifikat Hak Pakai,” imbuhnya.

Ke depan, Pemkot Kediri berencana melanjutkan program serupa di wilayah lain, termasuk di Kelurahan Kampung Dalem pada 2026 dengan pengembangan potensi wisata religi.

Dengan keberhasilan di Kelurahan Ketami, Pemkot Kediri optimistis program ini dapat menjadi model penataan kawasan berbasis lingkungan, ekonomi, dan pariwisata lokal. (kur/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota KediriPemkot KediriProyek Pemerintah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Hari Anak Nasional, IKWAM SD Mugeb Gresik Berbagi Perlengkapan Sekolah untuk Anak Jalanan

Prajurit Kodim Wonosobo Dipilih Pimpin Pisowanan Agung Hari Jadi ke-201

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Warung Mimi Encas Majalengka Sajikan 700 Porsi Sehari, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

TPU Baru Jalibar Kota Batu Disiapkan, Kades Oro-Oro Ombo Minta Sosialisasi ke Warga Sebelum Dibangun

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

BERITA LAINNYA

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Hari Anak Nasional, IKWAM SD Mugeb Gresik Berbagi Perlengkapan Sekolah untuk Anak Jalanan

Prajurit Kodim Wonosobo Dipilih Pimpin Pisowanan Agung Hari Jadi ke-201

Anak-anak Makin Bergantung pada Gadget, JMSI Bondowoso Hidupkan Permainan Tradisional

Warung Mimi Encas Majalengka Sajikan 700 Porsi Sehari, Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

Banyak Warga Malang Belum Paham Hak Hukum, Bantuan Hukum Bima Siap Dampingi

TPU Baru Jalibar Kota Batu Disiapkan, Kades Oro-Oro Ombo Minta Sosialisasi ke Warga Sebelum Dibangun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved