email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

by Sudasir Al Ayyubi
17 April 2026

JAVASATU.COM- Kabupaten Gresik kian mengukuhkan diri sebagai magnet investasi di Jawa Timur. Hal itu terungkap saat kunjungan peserta Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-80 Kementerian Luar Negeri di Mustikarasa Cafe, Gresik, Kamis (16/4/2026).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (Credit: Pemkab Gresik)

Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran langsung terkait strategi pengembangan investasi daerah, penguatan industri, hingga diplomasi ekonomi berbasis potensi lokal.

Rombongan disambut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman dan jajaran kepala perangkat daerah.

“Kalau melihat Gresik, ini memang bukan kota besar seperti Surabaya. Tapi dari kota inilah kita membangun kekuatan, dimulai dari tata ruang dan pengenalan potensi daerah,” ujar Bupati Yani.

Yani memaparkan, kunci utama Gresik menjadi tujuan investasi terletak pada perencanaan tata ruang yang matang serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri. Sejarah Gresik sebagai kota pelabuhan dan perdagangan juga menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kawasan industri saat ini.

“Sejak dulu Gresik adalah kota pelabuhan dan perdagangan, dan itu yang kita lanjutkan hari ini dalam bentuk kawasan industri dan KEK,” tegasnya.

Saat ini, Gresik ditopang belasan pelabuhan aktif serta kawasan industri besar seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Kawasan Industri Gresik (KIG), dan kawasan industri Maspion. Kondisi ini menjadikan Gresik sebagai simpul penting rantai pasok industri di Jawa Timur, sekaligus bagian dari kawasan metropolitan Gerbangkertosusila.

BacaJuga :

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Menurut Yani, keunggulan lain yang ditawarkan adalah integrasi kawasan industri dengan pelabuhan berskala besar yang mendorong efisiensi logistik, terutama bagi industri ekspor-impor.

“Industri besar membutuhkan kepastian dan efisiensi. Di Gresik, kapal besar bisa langsung sandar, bahan baku impor bisa masuk dengan mudah, dan produk bisa langsung diekspor,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Gresik juga mengandalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menarik investor global melalui berbagai insentif, termasuk pengurangan pajak daerah dan fasilitas tax holiday.

“Daerah memang harus memberikan stimulus, bahkan hingga minimal 50 persen untuk beberapa jenis pajak. Tapi ini adalah strategi jangka panjang untuk menarik investasi besar dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Dalam enam tahun terakhir, Gresik mencatat realisasi investasi mencapai Rp29,4 triliun atau sekitar 18,89 persen dari total investasi Jawa Timur. Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada 2025 mencapai 4,91 persen.

Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan dari 8,21 persen pada 2020 menjadi 5,47 persen pada 2025.

Meski demikian, Yani menegaskan bahwa keberlanjutan investasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemkab Gresik kini fokus mendorong pendidikan vokasi dan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya tenaga kerja, tetapi tenaga kerja terampil. Karena itu, kita dorong pendidikan vokasi agar SDM Gresik benar-benar siap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri, Khasan Ashari, mengapresiasi kesempatan belajar yang diberikan Pemkab Gresik kepada peserta Sesdilu.

“Kami menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang luar biasa. Kunjungan ini menjadi bagian penting untuk memahami langsung dinamika pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 14 peserta yang merupakan aparatur Kemlu dengan pengalaman tugas luar negeri mengikuti kegiatan ini untuk memperkuat pemahaman diplomasi ekonomi.

“Fokus kami adalah diplomasi ekonomi. Peserta perlu melihat langsung bagaimana potensi investasi, industri, dan pariwisata dikembangkan di daerah,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan meliputi diskusi dengan perangkat daerah dan Kadin Gresik, serta kunjungan ke kawasan industri terintegrasi JIIPE guna melihat langsung implementasi industri dan pelabuhan di Gresik.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan banyak insight. Ke depan, potensi Gresik bisa menjadi bagian dari promosi ekonomi Indonesia di tingkat global,” pungkasnya. (bas/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: InvestasiKabupaten GresikPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Polisi Cek Aduan Sabung Ayam di Menganti Gresik, Fasilitas Dibongkar

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Spencer Green Hotel Batu Gelar Kompetisi Voice Over Berhadiah Jutaan Rupiah

ASIFA Malang Buka Kelas Sepak Bola Usia 9-10 Tahun

Polisi Cek Aduan Sabung Ayam di Menganti Gresik, Fasilitas Dibongkar

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved