JAVASATU.COM- Tokoh nasional Prof Muhadjir Effendy mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Putri Usia 12 Tahun yang digelar di Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Ia menilai ajang ini penting sebagai wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui olahraga.

Apresiasi tersebut disampaikan Prof Muhadjir Effendy melalui pesan WhatsApp, Jumat (24/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga turut menyumbangkan Piala Juara Tugu Tirta Cup 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sepak bola putri di Malang Raya.
“Malang Raya mempunyai potensi bibit atlet sepak bola yang berkarakter kuat. Hal ini harus terus digali dan dikembangkan. Harus semakin banyak kompetisi atau turnamen sepak bola usia dini yang bisa difasilitasi pemerintah daerah,” ujar Prof Muhadjir.
Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu menambahkan, Malang Raya memiliki kekuatan besar dalam pengembangan ekosistem sepak bola, termasuk dukungan dari banyaknya perguruan tinggi di wilayah tersebut.
“Ekosistem olahraga sepak bola bisa dikembangkan dengan melibatkan mahasiswa, misalnya melalui liga sepak bola mahasiswa Malang Raya. Ini akan memperkuat pembinaan, termasuk bagi pelatih, wasit, dan penyelenggara,” katanya.
Ia juga mengapresiasi Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang telah memfasilitasi terselenggaranya turnamen sepak bola usia dini bersama Malang City Football Academy.
“Saya sangat mengapresiasi Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang telah berkenan memfasilitasi turnamen sepak bola usia dini. Ini harus terus dikembangkan ekosistemnya,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan Muhadjir Effendy terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Prof. Muhadjir Effendy. Semoga ke depan kita bisa terus bersama-sama membangun ekosistem olahraga sepak bola di Malang Raya. Kita butuh kolaborasi dari semua pihak,” ujar Priyo Sudibyo.
Priyo menegaskan, Perumda Tugu Tirta berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dengan membuka akses fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola yang dimiliki.
Ia juga berharap turnamen sepak bola usia dini dapat digelar lebih rutin agar fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Mungkin bulan Mei nanti, bersama Prof. Muhadjir Effendy akan kita gelar turnamen sepak bola usia dini lagi dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Nasional 2026. Mari kita bangkit bersama,” katanya.
Turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan sepak bola putri usia dini di Malang Raya serta mencetak atlet berprestasi di masa depan. (wes/nuh)