email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dinkes Kota Malang Waspadai ‘Ibu Hamil Tersembunyi’ dan Risiko BBLR

by Julian Sukrisna
5 Mei 2026

JAVASATU.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang membeberkan fakta medis di balik angka kematian ibu dan bayi di wilayahnya. Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 4 kasus kematian ibu (AKI) dan 46 kasus kematian bayi serta balita (AKB) yang menjadi perhatian serius dalam program “Gerak Penting”.

Ilustrasi Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa penyebab utama. (Javasatu.com)

Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa penyebab utama kematian ibu di Kota Malang didominasi oleh hipertensi dalam kehamilan (eklamsi) serta pendarahan pasca-persalinan. Menurutnya, risiko ini sebenarnya bisa diminimalisir jika deteksi dini berjalan maksimal.

“Risiko tinggi itu ada yang reversible atau bisa diperbaiki, seperti hipertensi dan diabetes dalam kehamilan. Namun, ada yang irreversible seperti panggul sempit atau jarak kehamilan yang terlalu dekat. Ini yang harus kita kawal ketat,” ujar dr. Husnul.

Namun, kendala terbesar di lapangan adalah adanya ibu hamil yang sengaja menutupi status kehamilannya. dr. Husnul menyebut fenomena ini sebagai “ibu hamil yang tidak melaporkan diri”. Mereka kerap menggunakan pakaian besar untuk menyembunyikan kondisi fisik, sehingga petugas kesehatan kehilangan momentum intervensi.

Akibatnya, banyak ibu hamil baru terdeteksi saat menjelang kelahiran dalam kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kondisi ini secara medis berpengaruh langsung pada bayi yang lahir dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di bawah 2.300 gram atau mengalami asfiksia (gangguan pernapasan).

“Kita harapkan keluar masuknya orang di tingkat RT bisa terdeteksi lewat kelurahan. Jika warga proaktif melapor, bidan wilayah bisa memasukkan data ke ‘Kantong Persalinan’ untuk menentukan status risiko mereka,” jelasnya.

Metode Kantong Persalinan ini menggunakan klasifikasi warna kartu: hijau untuk kondisi aman, kuning untuk risiko rendah, dan merah untuk risiko tinggi. Kartu merah akan menjadi prioritas bagi dokter spesialis Obgyn dan spesialis anak yang kini telah disiagakan di 16 puskesmas se-Kota Malang.

BacaJuga :

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

Melalui sistem monitoring di tingkat RT/RW, Pemkot Malang berharap seluruh ibu hamil, baik yang berisiko maupun tidak, dapat terpantau secara klinis demi mengejar target zero kematian ibu dan anak di masa depan. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Laptop ASUS OLED Dua Layar 3K 120Hz, Seberapa Nyaman untuk Kerja Seharian?

Film Melawan Stigma Karya Herlambang Hashemi dari Malang Tembus Festival Internasional

DPRD Kabupaten Malang Godok Raperda Perlindungan Guru, Sengketa Diarahkan ke Mediasi

Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Tangkap DC Pinjol, Uang Korban Dikembalikan

GRIB JAYA Dorong Tes Narkoba Massal Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malang

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

BERITA LAINNYA

Laptop ASUS OLED Dua Layar 3K 120Hz, Seberapa Nyaman untuk Kerja Seharian?

Film Melawan Stigma Karya Herlambang Hashemi dari Malang Tembus Festival Internasional

DPRD Kabupaten Malang Godok Raperda Perlindungan Guru, Sengketa Diarahkan ke Mediasi

Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Tangkap DC Pinjol, Uang Korban Dikembalikan

GRIB JAYA Dorong Tes Narkoba Massal Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malang

Polres Malang Salurkan 30 Rombong UMKM untuk Aremania

Trans Jatim Koridor 2 Malang Tunggu Keputusan Provinsi, Titik Berangkat Diperdebatkan

SAE L’SIMA Ngajum Tanam Bibit Kopi, Libatkan Murid SD

Operasi Sikat Semeru, Polisi Ungkap Pencurian Laptop di UB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri iPhone saat Bantengan di New Wendit Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved