email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Stunting Stagnan di 8 Persen, Wawali Kota Malang Instruksikan Lurah dan Camat Jemput Bola

by Julian Sukrisna
5 Mei 2026

JAVASATU.COM- Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Camat dan Lurah untuk lebih responsif dalam mendata warga, terutama ibu hamil. Langkah ini diambil guna membedah angka stunting yang masih stagnan di Kota Malang di kisaran angka 8 persen.

Dalam agenda pencanangan “Gerakan Penting” di Hotel Atria, Selasa (05/05/2026), Ali menekankan bahwa pemangku wilayah tidak boleh lagi “kecolongan” terkait adanya warga hamil yang tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan. Ia menuntut adanya tanggung jawab penuh dari struktur pemerintahan paling bawah.

“Saya minta semua kelurahan untuk mendata responsif, turun langsung ke masyarakat, ke RT dan RW. Jangan sampai ada hamil yang tidak diketahui atau tidak dilaporkan. Sistem sudah kita perbaiki, pelayanan di tiap puskesmas sudah ada tenaga spesialis,” tegas Ali Muthohirin.

Ali Muthohirin, Wakil Wali Kota Malang. (Foto: Julian Sukrisna/Javasatu.com)

Ia juga menyoroti pentingnya identifikasi awal sejak dari hulu, mulai dari pencegahan pernikahan dini hingga pendampingan sosial. Menurutnya, keberhasilan menekan angka kematian ibu (AKI), bayi (AKB), dan stunting sangat bergantung pada akurasi data yang dimulai dari tingkat kelurahan.

Ali memperingatkan bahwa identifikasi data yang lemah akan berdampak pada kegagalan intervensi medis. Ia berharap tidak ada lagi warga yang memeriksakan kehamilan ke tempat yang tidak seharusnya hanya karena tidak terpantau oleh petugas wilayah.

“Saya tidak tahu kalau hamil tidak diketahui itu periksanya ke mana. Apakah seperti dulu di dukun bayi? Tapi di Malang kan sudah tidak ada. Harapannya dengan tenaga spesialis di puskesmas, target kita zero stunting dan zero kematian ibu melahirkan bisa tercapai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ali membuka peluang untuk mengintervensi anggaran program prioritas “RT Berkelas” guna mendukung sektor kesehatan. Jika di suatu wilayah ditemukan angka kasus yang masih tinggi, Pemkot Malang tidak ragu untuk mengarahkan pendampingan khusus melalui payung hukum Peraturan Walikota (Perwali).

BacaJuga :

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

“Kalau kemudian datanya tinggi di satu kecamatan, bisa jadi pada 2027 sebagian arah program RT Berkelas larinya untuk pendampingan itu, untuk peningkatan kesehatan masyarakat. Nanti kita analisa dulu apakah kebijakan ini butuh dorongan lain,” ungkap Ali. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: kesehatanKota Malangpemkot malangstunting

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved