email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Stunting Stagnan di 8 Persen, Wawali Kota Malang Instruksikan Lurah dan Camat Jemput Bola

by Julian Sukrisna
5 Mei 2026

JAVASATU.COM- Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Camat dan Lurah untuk lebih responsif dalam mendata warga, terutama ibu hamil. Langkah ini diambil guna membedah angka stunting yang masih stagnan di Kota Malang di kisaran angka 8 persen.

Dalam agenda pencanangan “Gerakan Penting” di Hotel Atria, Selasa (05/05/2026), Ali menekankan bahwa pemangku wilayah tidak boleh lagi “kecolongan” terkait adanya warga hamil yang tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan. Ia menuntut adanya tanggung jawab penuh dari struktur pemerintahan paling bawah.

“Saya minta semua kelurahan untuk mendata responsif, turun langsung ke masyarakat, ke RT dan RW. Jangan sampai ada hamil yang tidak diketahui atau tidak dilaporkan. Sistem sudah kita perbaiki, pelayanan di tiap puskesmas sudah ada tenaga spesialis,” tegas Ali Muthohirin.

Ali Muthohirin, Wakil Wali Kota Malang. (Foto: Julian Sukrisna/Javasatu.com)

Ia juga menyoroti pentingnya identifikasi awal sejak dari hulu, mulai dari pencegahan pernikahan dini hingga pendampingan sosial. Menurutnya, keberhasilan menekan angka kematian ibu (AKI), bayi (AKB), dan stunting sangat bergantung pada akurasi data yang dimulai dari tingkat kelurahan.

Ali memperingatkan bahwa identifikasi data yang lemah akan berdampak pada kegagalan intervensi medis. Ia berharap tidak ada lagi warga yang memeriksakan kehamilan ke tempat yang tidak seharusnya hanya karena tidak terpantau oleh petugas wilayah.

“Saya tidak tahu kalau hamil tidak diketahui itu periksanya ke mana. Apakah seperti dulu di dukun bayi? Tapi di Malang kan sudah tidak ada. Harapannya dengan tenaga spesialis di puskesmas, target kita zero stunting dan zero kematian ibu melahirkan bisa tercapai,” imbuhnya.

BacaJuga :

Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron yang Terbakar

PMI, Puskesmas dan Warga Selodakon Jember Bersatu Perangi DBD

Lebih lanjut, Ali membuka peluang untuk mengintervensi anggaran program prioritas “RT Berkelas” guna mendukung sektor kesehatan. Jika di suatu wilayah ditemukan angka kasus yang masih tinggi, Pemkot Malang tidak ragu untuk mengarahkan pendampingan khusus melalui payung hukum Peraturan Walikota (Perwali).

“Kalau kemudian datanya tinggi di satu kecamatan, bisa jadi pada 2027 sebagian arah program RT Berkelas larinya untuk pendampingan itu, untuk peningkatan kesehatan masyarakat. Nanti kita analisa dulu apakah kebijakan ini butuh dorongan lain,” ungkap Ali. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: kesehatanKota Malangpemkot malangstunting

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved