JAVASATU.COM- Proses pembebasan lahan menjadi kendala utama pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang di Kabupaten Malang. Hingga kini masih terdapat sekitar 100 bidang tanah yang belum berhasil dibebaskan sehingga berdampak pada molornya target penyelesaian proyek.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan persoalan lahan paling banyak terjadi di wilayah pembangunan Lot A.
“Sudah ada penetapan lokasi (penlok), saat ini sisa 100 bidang tanah yang belum bisa dibebaskan dan akan segera tuntas,” ujar Khairul yang akrab disapa Oong, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/5/2026) lalu.
Menurut Oong, pembebasan lahan dilakukan untuk mendukung pelebaran badan jalan dan pembangunan drainase di sisi kanan maupun kiri jalan.
Nantinya, jalan menuju kawasan wisata Malang Selatan tersebut akan memiliki lebar total 13 meter yang terdiri dari badan jalan selebar 11 meter dan drainase masing-masing satu meter di kedua sisi.
Ia menambahkan proyek pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang kini telah mencapai progres sekitar 60 persen dan terus mengalami peningkatan.
“Pengerjaan yang Lot B itu insyaallah selesai di September ini sedangkan Lot A itu di Desember,” katanya. (agb/nuh)