email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

by Agung Baskoro
15 Mei 2026

JAVASATU.COM- Polemik penayangan film Pesta Babi yang memicu gelombang pro dan kontra di ruang publik mendapat perhatian dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya. Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono, menilai kontroversi tersebut harus disikapi dengan nalar kritis dan kedewasaan berpikir dalam iklim demokrasi.

Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono. (Foto: Javasatu.com)

Menurut Cahyono, perbedaan pandangan terhadap karya seni, termasuk film, merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari kebebasan berekspresi di Indonesia.

“Kita merdeka dalam berpikir sepanjang mampu menempatkan kualitas nalar sebagai kasta tertinggi. Ketika seseorang memahami hakikat dan jati diri sebuah persoalan, maka medium ekspresi seperti film atau ritual sejatinya hanyalah sebuah jalan penafsiran,” ujar Cahyono dalam keterangan tertulisnya, diterima redaksi media ini pada Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, karya seni yang mengangkat ritual budaya pada dasarnya merupakan medium ekspresi yang terbuka terhadap berbagai interpretasi. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya terpaku pada simbol atau bentuk yang tampak di permukaan.

Cahyono mengajak publik untuk memahami konteks, pesan, dan nilai yang ingin disampaikan pembuat karya sebelum memberikan penilaian atau kritik terhadap sebuah film.

“Perbedaan pendapat itu wajar dalam demokrasi. Yang penting bagaimana masyarakat bisa melihat substansi dan pesan yang ingin disampaikan, bukan hanya simbol yang muncul di permukaan,” katanya.

Meski demikian, PWI Malang Raya menegaskan kritik terhadap karya seni tetap merupakan hak masyarakat dan dijamin dalam negara demokrasi. Namun, penyampaian kritik diminta dilakukan secara sehat, proporsional, dan tetap menghormati perbedaan pandangan agar tidak memicu konflik sosial.

BacaJuga :

Rekam Jejak Teruji, Analis: Kapolda Metro Jaya Asep Edi Layak Naik Pangkat Komjen

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Gresik, 23 Paket Disita Polisi

“Kritik itu sah dalam negara demokrasi, namun harus disampaikan dengan cara yang sehat dan saling menghormati. Yang utama adalah menjaga ruang dialog agar tetap kondusif,” tegasnya.

Hingga kini, perbincangan mengenai film Pesta Babi masih ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan beragam respons dari publik. (agb/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: FilmMalang Rayapwi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Costive feat Amanda Putri Drizzly Rilis “Soft Luck”, Bernuansa Emosional

Wabup Malang Sebut Pesantren Benteng Moral dan Karakter

Outlier Asal Samarinda Rilis EP This Love Hurts, Dari Luka Jadi Karya

Rekam Jejak Teruji, Analis: Kapolda Metro Jaya Asep Edi Layak Naik Pangkat Komjen

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Gresik, 23 Paket Disita Polisi

Jescara Terlibat Total di Single ‘Berbalik Arah’, dari Lirik hingga Aransemen

Bunda Naik Kelas di Malang, Percepat Transformasi Wirausaha Digital Indonesia

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

BERITA LAINNYA

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Costive feat Amanda Putri Drizzly Rilis “Soft Luck”, Bernuansa Emosional

Wabup Malang Sebut Pesantren Benteng Moral dan Karakter

Outlier Asal Samarinda Rilis EP This Love Hurts, Dari Luka Jadi Karya

Rekam Jejak Teruji, Analis: Kapolda Metro Jaya Asep Edi Layak Naik Pangkat Komjen

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Gresik, 23 Paket Disita Polisi

Jescara Terlibat Total di Single ‘Berbalik Arah’, dari Lirik hingga Aransemen

Bunda Naik Kelas di Malang, Percepat Transformasi Wirausaha Digital Indonesia

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved