email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 14 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

by Agung Baskoro
15 Mei 2026

JAVASATU.COM- Polemik penayangan film Pesta Babi yang memicu gelombang pro dan kontra di ruang publik mendapat perhatian dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya. Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono, menilai kontroversi tersebut harus disikapi dengan nalar kritis dan kedewasaan berpikir dalam iklim demokrasi.

Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono. (Foto: Javasatu.com)

Menurut Cahyono, perbedaan pandangan terhadap karya seni, termasuk film, merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari kebebasan berekspresi di Indonesia.

“Kita merdeka dalam berpikir sepanjang mampu menempatkan kualitas nalar sebagai kasta tertinggi. Ketika seseorang memahami hakikat dan jati diri sebuah persoalan, maka medium ekspresi seperti film atau ritual sejatinya hanyalah sebuah jalan penafsiran,” ujar Cahyono dalam keterangan tertulisnya, diterima redaksi media ini pada Jumat (15/5/2026).

Ia menjelaskan, karya seni yang mengangkat ritual budaya pada dasarnya merupakan medium ekspresi yang terbuka terhadap berbagai interpretasi. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya terpaku pada simbol atau bentuk yang tampak di permukaan.

Cahyono mengajak publik untuk memahami konteks, pesan, dan nilai yang ingin disampaikan pembuat karya sebelum memberikan penilaian atau kritik terhadap sebuah film.

“Perbedaan pendapat itu wajar dalam demokrasi. Yang penting bagaimana masyarakat bisa melihat substansi dan pesan yang ingin disampaikan, bukan hanya simbol yang muncul di permukaan,” katanya.

Meski demikian, PWI Malang Raya menegaskan kritik terhadap karya seni tetap merupakan hak masyarakat dan dijamin dalam negara demokrasi. Namun, penyampaian kritik diminta dilakukan secara sehat, proporsional, dan tetap menghormati perbedaan pandangan agar tidak memicu konflik sosial.

BacaJuga :

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

INTIP Ajak Publik Awasi Kualitas Benih Tebu Program Ratoon Rp40 Miliar di Malang

“Kritik itu sah dalam negara demokrasi, namun harus disampaikan dengan cara yang sehat dan saling menghormati. Yang utama adalah menjaga ruang dialog agar tetap kondusif,” tegasnya.

Hingga kini, perbincangan mengenai film Pesta Babi masih ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan beragam respons dari publik. (agb/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: FilmMalang Rayapwi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi: MPLS Ramah Harus Ciptakan Sekolah Aman dan Bebas Intimidasi

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Podcast Mbois Sport: Wushu Kota Malang Siap War di Porprov Jatim 2027

Pemerintah Tetapkan Harga BBM Nelayan Rp15.000 per Liter untuk Kapal 30-200 GT

Hari Pertama Mondok, Santri Baru Pesantren Refah Islami Gresik Disambut Hangat

Kapolres Malang Ganjar 253 Personel dan Warga Berprestasi

Lycoz Angkat Tema ‘Loyalty is Luxury’ di Malang Fashion Runway 2026

DPRD Kota Batu Sahkan Raperda APBD 2025, Pemkot Genjot PAD

INTIP Ajak Publik Awasi Kualitas Benih Tebu Program Ratoon Rp40 Miliar di Malang

Bupati Yani Minta Mahasiswa KKN Unair Belajar Langsung dari Masyarakat Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Lycoz Angkat Tema ‘Loyalty is Luxury’ di Malang Fashion Runway 2026

MPLS Ramah SD NU Nurul Ishlah Gresik Tanamkan Karakter Anak Hebat

Bupati Gresik Targetkan Semua Sekolah Terapkan Moderasi Beragama

INTIP Ajak Publik Awasi Kualitas Benih Tebu Program Ratoon Rp40 Miliar di Malang

Kepala Bakorwil Malang Ajak Komunitas Jadi Mitra Pembangunan

BERITA LAINNYA

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi: MPLS Ramah Harus Ciptakan Sekolah Aman dan Bebas Intimidasi

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Podcast Mbois Sport: Wushu Kota Malang Siap War di Porprov Jatim 2027

Pemerintah Tetapkan Harga BBM Nelayan Rp15.000 per Liter untuk Kapal 30-200 GT

Hari Pertama Mondok, Santri Baru Pesantren Refah Islami Gresik Disambut Hangat

Kapolres Malang Ganjar 253 Personel dan Warga Berprestasi

Lycoz Angkat Tema ‘Loyalty is Luxury’ di Malang Fashion Runway 2026

DPRD Kota Batu Sahkan Raperda APBD 2025, Pemkot Genjot PAD

INTIP Ajak Publik Awasi Kualitas Benih Tebu Program Ratoon Rp40 Miliar di Malang

Bupati Yani Minta Mahasiswa KKN Unair Belajar Langsung dari Masyarakat Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HMD GEMAS Wonosobo Sampaikan 4 Tuntutan untuk Keberlanjutan Program MBG

PRNU Petung Belajar ke MWCNU Ngasem yang Kelola Hotel hingga Kolam Renang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Lycoz Angkat Tema ‘Loyalty is Luxury’ di Malang Fashion Runway 2026

Analis Puji Ketegasan Prabowo Terkait Penanganan Tiga Kasus Korupsi: Patut Dicontoh

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved