JAVASATU.COM- Wakil Bupati (Wabup) Malang Dra. Hj Lathifah Shohib menegaskan pentingnya peran pesantren dan majelis ilmu sebagai benteng moral sekaligus pembentuk karakter generasi muda. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Haul ke-5 Almaghfurlah KH Ma’sum Dimyati di YPAI Raudlatul Ma’sumin Lambangsari, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kamis (14/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Lathifah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya haul yang rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri pesantren dan lembaga pendidikan tersebut.
Ia menilai KH Ma’sum Dimyati merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi besar dalam membangun pondasi ilmu, akhlak, dan pendidikan melalui YPAI Raudlatul Ma’sumin.
“Jejak perjuangan beliau bukan hanya terlihat dari bangunan atau lembaga yang berdiri, tetapi lebih dari itu, tampak dari lahirnya generasi-generasi yang cinta ilmu, hormat kepada guru, dan dekat dengan nilai-nilai agama,” ujar Wabup Malang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa membangun pesantren dan lembaga pendidikan bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan keikhlasan, kesabaran, serta pengorbanan waktu, tenaga, hingga harta.
Menurutnya, keberadaan pesantren, majelis ilmu, dan kegiatan pengajian memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat, terutama generasi muda.
“Di sinilah tempat anak-anak kita belajar adab, belajar menghormati orang tua, belajar mencintai agama, sekaligus membangun akhlak yang baik,” ungkapnya.
Lathifah juga menekankan bahwa kedekatan masyarakat dengan ulama dan majelis ilmu akan membawa dampak positif bagi daerah, termasuk terciptanya suasana yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan.
“Saya percaya, apabila masyarakat kita dekat dengan ulama, dekat dengan majelis ilmu, maka insyaallah daerah kita akan menjadi daerah yang penuh keberkahan, aman, tenteram, dan dijauhkan dari perpecahan,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Malang menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar YPAI Raudlatul Ma’sumin, panitia, serta masyarakat Desa Majangtengah yang terus menjaga tradisi keilmuan dan syiar Islam secara istiqamah.
Ia juga mendoakan almarhum KH Ma’sum Dimyati agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima.
“Semoga Almaghfurlah KH Ma’sum Dimyati diberikan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dilapangkan alam kuburnya, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” pungkasnya. (nuh)