JAVASATU.COM- Belasan madrasah di Kabupaten Gresik segera mendapatkan pembangunan gedung baru representatif melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan madrasah di wilayah daratan hingga kepulauan Bawean.

Kementerian Agama Kabupaten Gresik mulai melakukan survei ke sejumlah lembaga calon penerima bantuan. Salah satu lokasi yang disurvei yakni MI Alkarimi Tebuwung di Kecamatan Dukun, Rabu (13/5/2026).
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Gresik, Masfufah, mengatakan pembangunan gedung baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mendongkrak akreditasi madrasah.
“Kehadiran gedung baru ini harus berbanding lurus dengan peningkatan akreditasi dan pemeliharaan sarana yang baik demi keberlanjutan pendidikan generasi mendatang,” ujar Masfufah.
Ia menjelaskan, bantuan PHTC diberikan dalam bentuk pembangunan fisik langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum, bukan melalui pencairan dana tunai kepada lembaga. Skema tersebut diterapkan untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Madrasah penerima bantuan tersebar di Kecamatan Dukun, Benjeng, Sangkapura, hingga Tambak di wilayah Bawean. Total terdapat 12 madrasah yang telah masuk tahap survei penerima bantuan gedung baru.
Adapun 12 madrasah yang telah disurvei meliputi:
- MTs Miftahul Ulum Kareteng Sangkapura
- MINU 24 Darusalam Kumalasa
- MINU 32 Sumberlanas
- MA Mambaul Falah
- MI NU 34 Asyik Mukri
- MTs Miftahul Ulum Tambak
- MA Miftahul Ulum Tambak
- MINU 42 Mambaul Ulum Tambak
- MTs Ruhul Amin
- MTs Pengber
- MINU 38 Miftahul Huda Kepuhteluk Tambak
- MI Alkarimi Tebuwung Dukun.
Kemenag Gresik berharap pembangunan gedung baru tersebut dapat mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan madrasah serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa.
“Bantuan ini harus tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (hoo/arf)