JAVASATU.COM- Jajaran Polres Gresik berhasil menggulung sejumlah pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal yang beraksi di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. Seiring keberhasilan pengungkapan kasus tersebut, polisi juga mengembalikan sejumlah sepeda motor hasil kejahatan kepada para pemiliknya.

Pengembalian kendaraan dilakukan langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Motor ini kami kembalikan agar bisa kembali dipakai korban untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan bentuk pelayanan serta komitmen Polres Gresik dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat,” kata AKBP Ramadhan Nasution, Sabtu (30/5/2026) dalam keterangan tertulis.
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut mencakup beberapa tindak kriminal yang sempat meresahkan warga. Salah satunya pencurian sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi W 2593 MU milik Mukhamad Khamim di kawasan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.
Motor tersebut dilaporkan hilang saat diparkir di depan rumah di Jalan Panglima Sudirman pada Selasa (26/5/2026) siang. Berdasarkan hasil penyelidikan, kendaraan itu dicuri oleh dua pelaku menggunakan kunci palsu. Aksi mereka bahkan sempat terekam kamera CCTV milik warga sekitar.
Kasus lain yang berhasil diungkap adalah pembegalan terhadap seorang pengemudi ojek online asal Surabaya, Andy Sebastian Zaini (28). Korban diserang oleh penumpangnya sendiri menggunakan pipa besi di kawasan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, pada Rabu (20/5/2026).
Setelah melukai korban, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy hitam bernomor polisi L 6838 CAF. Namun, kurang dari 24 jam setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Menganti berhasil menangkap pelaku berinisial R (33) di kawasan Semampir, Surabaya.
“Kurang dari 24 jam pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam merespons setiap laporan masyarakat,” ujar AKBP Ramadhan.
Pengungkapan berikutnya terjadi di Jalan Akim Kayat, Karangturi, Gresik. Muhammad Ilyas (30) menjadi korban pencurian setelah tanpa sengaja meninggalkan kunci kontak di sepeda motornya.
Pelaku berinisial HS (28) memanfaatkan kelengahan tersebut untuk membawa kabur Honda Scoopy milik korban. Berkat pengejaran yang dilakukan korban bersama warga serta respons cepat anggota Polsek Gresik Kota, pelaku berhasil ditangkap di sekitar lampu merah Nippon Paint.
Kapolres menyebut keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus tersebut merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada petugas.
Penyerahan kendaraan kepada para korban berlangsung penuh haru. Para pemilik motor mengaku bersyukur karena kendaraan mereka berhasil ditemukan dan dikembalikan tanpa biaya.
“Terima kasih banyak Polres Gresik yang sudah dengan cepat menangkap pelakunya dan mengembalikan motor kami tanpa dipungut biaya. Pesan saya kepada masyarakat, untuk selalu hati-hati dan menjaga kendaraan bermotor agar tidak menjadi korban kejahatan,” ujar salah seorang korban.
AKBP Ramadhan Nasution kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor dan begal. Warga diminta menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan serta memastikan tidak meninggalkan kunci kontak di motor.
“Pencegahan tetap menjadi langkah utama. Gunakan pengaman tambahan dan pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman agar terhindar dari aksi pencurian,” pungkasnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian darurat, Polres Gresik menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat diakses selama 24 jam tanpa biaya, serta hotline pengaduan WhatsApp di nomor 0811-8800-2006. (bas/nuh)