email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

by Syaiful Arif
9 Juni 2026

JAVASATU.COM- Gelombang Lokal Malang 2026 resmi mengumumkan tiga band terbaik hasil program Band Submission. Dari puluhan peserta yang mengikuti proses kurasi, Merah, Monkey Rude, dan Silly Fragments terpilih sebagai Top 3 karena dinilai mampu merepresentasikan keragaman wajah musik independen Kota Malang saat ini.

Silly Fragments. (Foto: Shockss Record)

Ketiga band tersebut hadir dengan warna musik, pengalaman, dan latar generasi yang berbeda. Mulai dari alternative rock modern, ska reggae yang tumbuh bersama kultur komunitas, hingga dream pop yang dibawa generasi muda.

“Ketiga band tersebut bukan hanya menjadi pemenang proses kurasi, tetapi juga representasi dari bagaimana kreativitas, keberagaman, dan semangat kolaborasi terus tumbuh di Kota Malang,” demikian keterangan penyelenggara Gelombang Lokal 2026, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Javasatu.com, Selasa (9/6/2026), melalui Shockss Record.

Gelombang Lokal Malang 2026 digelar pada 22 Mei 2026 di FBN Artisantz Coffee & Eatery. Selain menghadirkan penampilan Bluewaves, Eastcape, dan Rumah Sakit, acara ini juga diramaikan Talkshow with Curator dan Zine Showcase yang mempertemukan musisi, kreator, komunitas, hingga penikmat musik independen dalam satu ruang kolaborasi.

Program Band Submission menjadi salah satu agenda utama tahun ini. Puluhan band dari berbagai genre mengikuti proses seleksi yang dinilai oleh Fajrin Nitipraja selaku Founder Pop Rising, Jeff Winanda dari Terpapar Musik, serta vokalis Eastcape, Jul Muttaqien.

Merah Tampil dengan Alternative Rock Modern

Merah menjadi salah satu band yang menarik perhatian para kurator melalui karakter alternative rock modern dengan sentuhan pop-punk yang kuat. Lewat lagu “Bara”, mereka mengangkat cerita tentang perjalanan hidup yang semakin kompleks seiring bertambahnya usia.

Vokalis sekaligus bassist Merah, Juang Pratama, mengaku Gelombang Lokal menjadi salah satu panggung terbaik yang pernah mereka rasakan.

“Perasaan kami sangat senang. Ini salah satu panggung terbaik Merah. Gelombang Lokal bukan hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga membuka ruang diskusi dan pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi musisi,” ujar Juang Pratama.

Monkey Rude. (Foto: Shockss Record)

Monkey Rude Pertahankan Identitas Ska Reggae

Monkey Rude yang terbentuk sejak 2012 di kawasan timur Malang masuk dalam jajaran Top 3 berkat konsistensinya mempertahankan identitas musik ska reggae di tengah perubahan tren musik.

BacaJuga :

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Malang Lites Ingin Tradisi Band Asuhan Perusahaan Hidup Lagi

Melalui lagu “Jangan Harap”, Monkey Rude menghadirkan cerita tentang pengkhianatan dalam hubungan serta pentingnya menghargai ketulusan seseorang sebelum semuanya terlambat.

“Gelombang Lokal menjadi ruang yang sangat penting bagi musisi lokal. Acara seperti ini membuktikan bahwa karya-karya dari Malang masih memiliki tempat dan apresiasi yang besar dari masyarakat,” kata Indrajid, vokalis Monkey Rude.

Silly Fragments Jadi Nama Termuda di Top 3

Silly Fragments menjadi nama termuda di antara jajaran Top 3 Band Submission Gelombang Lokal Malang 2026. Band beranggotakan empat perempuan itu mencuri perhatian para kurator lewat karakter dream pop dan alternative pop yang segar dan personal.

Single debut mereka yang berjudul “And Remains” mengangkat kisah patah hati remaja dengan balutan nuansa musik yang ceria dan dreamy.

“Walau kami punya kesibukan masing-masing, Silly Fragments selalu menjadi tempat kami pulang, beristirahat, dan tumbuh bersama. Musik menjadi ruang untuk bercerita sekaligus belajar banyak hal dalam perjalanan kami sebagai band,” ungkap Amo, vokalis dan gitaris Silly Fragments.

Menurut mereka, Gelombang Lokal menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki ruang yang aman dan suportif untuk berkembang tanpa dibatasi oleh genre maupun stereotip tertentu.

Merah. (Foto: Shockss Record)

Cerminan Keragaman Musik Malang

Terpilihnya Merah, Monkey Rude, dan Silly Fragments menunjukkan bahwa perkembangan musik Malang saat ini tidak bergerak dalam satu warna. Alternative rock modern, ska reggae yang tumbuh dari semangat komunitas, hingga dream pop generasi baru dapat hidup berdampingan dalam satu ekosistem yang sehat dan saling mendukung.

Melalui Gelombang Lokal 2026, semangat kolaborasi dan apresiasi terhadap pelaku kreatif lokal kembali dipertemukan dalam satu panggung yang tidak hanya menghadirkan musik, tetapi juga membuka ruang dialog dan jejaring bagi para pelaku industri kreatif di Kota Malang. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ArtisBandmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

DPRD Kota Malang Soroti Dugaan Makanan Basi yang Bikin Siswa Muntah

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

BERITA LAINNYA

DPRD Kota Malang Soroti Dugaan Makanan Basi yang Bikin Siswa Muntah

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved