email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 11 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

by Sudasir Al Ayyubi
25 Juni 2026

JAVASATU.COM- Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menegaskan masa depan Kabupaten Gresik sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan kapasitas aparatur desa dan sinkronisasi program pembangunan agar selaras dengan arah pembangunan kabupaten.

Foto: Ist

Pernyataan tersebut disampaikan Alif saat membuka kegiatan Klinik Desaku: Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Kamis (25/6/2026).

“Pemerintahan desa bukan pemerintahan yang paling bawah, tetapi yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu desa menjadi ujung tombak keberhasilan pembangunan,” ujar Alif.

Alif menjelaskan, Kabupaten Gresik memiliki 330 desa yang tersebar di 18 kecamatan serta 26 kelurahan. Dari sekitar 1,3 juta penduduk Gresik, sekitar 88 persen tinggal di wilayah pedesaan. Kondisi tersebut menjadikan desa sebagai faktor strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Menurutnya, desa tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai objek pembangunan. Desa harus menjadi subjek yang aktif mengembangkan potensi wilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan daerah harus dimulai dari desa. Karena mayoritas masyarakat Gresik tinggal di desa, maka masa depan Gresik juga ditentukan oleh keberhasilan pembangunan desa,” katanya.

Untuk mewujudkan pembangunan yang terintegrasi, Alif menekankan pentingnya sinkronisasi seluruh dokumen perencanaan, mulai dari RPJMD Kabupaten, RKPD, Renstra Kecamatan, RPJM Desa, RKP Desa hingga APBDes. Menurutnya, seluruh program harus berjalan dalam satu arah agar pembangunan lebih efektif dan tepat sasaran.

Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, mulai dari program yang tumpang tindih, data antarinstansi yang belum sinkron, hingga perbedaan prioritas pembangunan di masing-masing wilayah.

“Data kemiskinan, data stunting, data infrastruktur desa, semuanya harus dipastikan akurat. Dari data yang akurat akan lahir kebijakan yang tepat dan penggunaan anggaran yang efektif,” tegasnya.

Alif menambahkan, pembangunan desa juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Nawakarsa Gresik Baru. Berbagai program di tingkat desa diharapkan mampu mendukung pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sektor kesehatan dan investasi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi pembangunan melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas.

“Pembangunan desa tidak bisa dikerjakan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik, Riyan Pramana Swanda mengatakan kegiatan Klinik Desaku digelar untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menghadapi dinamika regulasi yang terus berkembang, khususnya setelah terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

Menurutnya, pemerintah desa dituntut semakin adaptif dalam menjalankan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif.

BacaJuga :

Junrejo Culture Carnival 2026 Meriah, Budaya dan ‘Sound Horeg’ Berpadu

Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Desa Belung Hias Gang Sunan Gunungjati dengan Lampu Merah Putih

“Sekretaris desa yang hadir hari ini adalah motor utama penggerak yang ada di desa. Karena itu peningkatan kapasitas dan pemahaman regulasi menjadi hal yang sangat penting,” kata Riyan.

Ia menambahkan, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung pembangunan desa melalui berbagai kebijakan, termasuk pengalokasian dana desa dan bagi hasil pajak daerah sebagai instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga tingkat desa. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa KitaKabupaten GresikPemerintahpemerintahanPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Kafilah Gresik Mulai Digembleng Jelang MTQ Jatim 2027

6.426 Botol Miras Dimusnahkan Polres Majalengka, Disita dari Warung hingga Gudang

Motor Petani Gresik Dicuri Saat Panen, Kunci Kontak Ternyata Masih Menempel

Babad Pasir Luhur Bangkit di Cibun Banyumas, Anak-anak Jadi Pewaris Tradisi

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Satpol PP Gresik Bina 30 Pemilik Warung, Soroti Hiburan dan Miras

L’SIMA Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Buring Malang

Operasi Narkoba Gresik Dimulai 12 Agustus, 103 Polisi Dikerahkan

Bendera Merah Putih 120×80 Meter Dibentangkan di Gunung Cycloop Papua

Prev Next

POPULER HARI INI

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

KH Abbas Abdul Jamil Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Bupati Majalengka: Ini Perjuangan Jawa Barat

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

1.752 Napi Lapas Malang Diusulkan Dapat Remisi, 27 Langsung Bebas

Babad Pasir Luhur Bangkit di Cibun Banyumas, Anak-anak Jadi Pewaris Tradisi

BERITA LAINNYA

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Kafilah Gresik Mulai Digembleng Jelang MTQ Jatim 2027

6.426 Botol Miras Dimusnahkan Polres Majalengka, Disita dari Warung hingga Gudang

Motor Petani Gresik Dicuri Saat Panen, Kunci Kontak Ternyata Masih Menempel

Babad Pasir Luhur Bangkit di Cibun Banyumas, Anak-anak Jadi Pewaris Tradisi

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Satpol PP Gresik Bina 30 Pemilik Warung, Soroti Hiburan dan Miras

L’SIMA Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Buring Malang

Operasi Narkoba Gresik Dimulai 12 Agustus, 103 Polisi Dikerahkan

Bendera Merah Putih 120×80 Meter Dibentangkan di Gunung Cycloop Papua

Prev Next

POPULER MINGGU INI

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved