JAVASATU.COM- Sebanyak 56 kafilah Kabupaten Gresik mulai menjalani pembinaan sebagai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Timur 2027 di Kabupaten Tulungagung.

Pembinaan Kafilah MTQ Kabupaten Gresik Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di Masjid Agung Gresik, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut juga melibatkan delapan pendamping dan 12 pembina.
“Pembinaan kali ini bukan hanya untuk mempersiapkan perlombaan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang Qurani. Saya berharap adik-adik bisa menjadi idola dan generasi Qurani,” ujar Alif.
Alif meminta para kafilah tidak hanya mengejar kemampuan teknis dalam cabang yang diikuti. Menurutnya, mental, akhlak, adab, kesehatan, serta kemampuan membawa diri juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi.
“Jangan sekadar hafal dan bisa membaca, tetapi yang harus ditekankan adalah akhlak. Semoga menjadi kafilah dan generasi yang baik. Terutama para pembina, berikan contoh yang mulia,” pesannya.
Para kafilah juga diminta tidak cepat puas dengan kemampuan dan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Alif mendorong peserta menjadikan latihan sebagai kebiasaan untuk meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan di tingkat Jawa Timur.
“Kita bersyukur kemarin kita bisa menorehkan prestasi. Ke depan, kita berharap bisa meraihnya kembali. Jangan merasa cukup dengan apa yang kalian punya saat ini dan teruslah berjuang,” tegasnya.
Selain kemampuan teknis, Alif menekankan pentingnya konsistensi latihan dan kesiapan mental. Para peserta juga diminta menjaga sikap karena akan membawa nama Kabupaten Gresik dalam ajang tingkat provinsi.
“Terus belajar dan konsisten melatih diri untuk menjadi kebiasaan. Jaga akhlak dan adab. Saat lomba, kalian harus bisa membawa diri karena kalian menjadi etalase Jawa Timur,” katanya.
Alif juga mengingatkan peserta menjaga kesehatan selama menjalani pembinaan. Menurutnya, kesiapan menghadapi kompetisi harus dibangun secara menyeluruh, baik dari sisi kemampuan, fisik maupun mental.
“Jaga mental yang baik dan jangan lupa jaga kesehatan. Itu beberapa hal yang saya pesankan,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan pembinaan tersebut merupakan lanjutan dari proses seleksi kafilah yang telah dilakukan Pemkab Gresik.
Rangkaian seleksi diawali MTQ XXXII Kabupaten Gresik yang digelar di Kecamatan Balongpanggang pada 17-19 April 2026. Selanjutnya, para juara I, II dan III mengikuti seleksi kafilah pada 19 Mei 2026 di Masjid Agung Gresik.
“Hasil seleksi tersebut menjadi dasar penyusunan kafilah yang dipersiapkan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Washil.
Dari rangkaian seleksi tersebut, sebanyak 56 peserta ditetapkan mengikuti pembinaan. Mereka didampingi delapan pendamping dan 12 pembina sehingga total terdapat 76 orang yang terlibat dalam pembinaan kafilah.
Pemkab Gresik berharap pembinaan dilakukan secara berkelanjutan hingga para kafilah benar-benar siap menghadapi MTQ Jawa Timur 2027 di Kabupaten Tulungagung. (bas/arf)