JAVASATU.COM- Band rock senior asal Malang, Absolute, siap tampil dalam gelaran Rock on Fire Part 3 yang akan digelar di HI5 Lounge Anang Karaoke, Malang, pada 19 Juli 2026.
Dalam konser bertajuk tribute tersebut, Absolute akan membawakan lagu-lagu legendaris milik Iron Maiden sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu ikon heavy metal dunia.

“Hard rock dan heavy metal adalah rumahnya. Tapi panggung musik terus bergerak. Absolute harus punya cakupan yang lebih luas,” ujar vokalis Absolute, Willy, Selasa (30/6/2026).
Absolute dibentuk oleh sejumlah musisi senior Malang yang ingin menghidupkan kembali atmosfer musik rock dan heavy metal di Kota Malang.
Band ini berawal dari inisiatif Jaya ‘Burton bersama Koko Harik yang kemudian mengajak Willy, mantan personel Trilogy, kembali ke dunia musik setelah sempat memutuskan pensiun.
Formasi tersebut diperkuat Pendik dan Oceb, dua musisi yang dikenal melalui Hocky Rocki dan The Binals.
Berbekal pengalaman panjang di dunia musik, Absolute mengusung misi mengembalikan gairah panggung rock di Malang.
Sebelum tampil di Rock on Fire Part 3, Absolute telah menjalani debut melalui acara Silatuhtuockmi, sebuah pertunjukan musik rock di level kafe yang menjadi ajang membangun kekompakan personel sekaligus mengukur respons penonton.
Pada Rock on Fire Part 3 nanti, Absolute akan tampil bersama Roy, vokalis Big Panzer asal Surabaya. Kolaborasi lintas kota tersebut diproyeksikan menjadi salah satu penampilan yang dinanti para pecinta musik rock dan heavy metal.
Formasi yang akan tampil terdiri atas Pendik Roll dan Nanang Badboy di posisi gitar, Oceb pada drum, Jaya ‘Burton sebagai pemain bass, serta Willy sebagai vokalis.
Menurut pihak band, pemilihan lagu-lagu Iron Maiden bukan tanpa alasan. Selain memiliki tingkat kesulitan tinggi, karya-karya band asal Inggris tersebut dinilai menjadi representasi perkembangan musik heavy metal dunia sehingga membutuhkan penguasaan teknik dan karakter yang kuat saat dibawakan di atas panggung.
Dengan pengalaman para personelnya, Absolute optimistis mampu menghadirkan pertunjukan tribute yang tidak sekadar memainkan lagu-lagu Iron Maiden, tetapi juga membawa kembali semangat musik rock yang pernah berjaya di Kota Malang. (nuh)