Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MUI Gresik Latih Pendamping Mental Spiritual untuk RS Petrokimia

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
12 Juli 2026
0

JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mulai menyiapkan layanan pendampingan mental spiritual bagi pasien dan tenaga medis di RS Petrokimia Gresik. Langkah tersebut diawali dengan pelatihan bagi calon pendamping mental spiritual yang digelar di Ruang Rapat Kantor MUI Kabupaten Gresik, Sabtu (11/7/2026).

Foto: Javasatu.com

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan memberikan bimbingan rohani, penguatan mental, serta pendampingan ibadah bagi pasien sesuai tuntunan syariat Islam. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung proses penyembuhan pasien secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga spiritual.

Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, mengatakan pendampingan mental spiritual menjadi kebutuhan penting di lingkungan rumah sakit, terutama bagi pasien yang sedang menghadapi kondisi kesehatan yang berat.

“Alhamdulillah kita diberi kesempatan untuk melakukan pendampingan mental spiritual di RS Petrokimia. Semoga apa yang kita rencanakan bisa berjalan sukses dan kita semua mampu menjaga nama baik lembaga sebagai lembaga ulama,” ujar KH Ainur Rofiq.

Menurutnya, salah satu tugas utama pendamping adalah memastikan pasien tetap mendapatkan bimbingan dalam menjalankan kewajiban ibadah selama masa perawatan.

“Yang utama adalah mengingatkan shalat, karena shalat merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan. Meskipun dalam kondisi sakit, tetap ada tuntunan syariat yang bisa dijalankan sesuai kemampuan pasien,” tegasnya.

Materi pelatihan disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, Prof. Dr. H. Abdul Chalik, M.Ag, melalui paparan bertajuk Teknik Membimbing Spiritual-Psikologis Pasien Rumah Sakit. Ia menekankan bahwa setiap peserta harus memiliki kesiapan mental dan rasa percaya diri karena akan membawa nama baik MUI saat bertugas di rumah sakit.

“Panjenengan harus percaya diri karena hadir sebagai representasi MUI Gresik. Kita datang ke rumah sakit dengan niat mendampingi pasien agar mereka mendapatkan penguatan spiritual selama menjalani pengobatan,” kata Prof. Chalik.

Ia menjelaskan, banyak pasien yang mengalami tekanan psikologis ketika menghadapi penyakit kronis. Dalam kondisi tersebut, kehadiran pendamping mental spiritual dinilai mampu membantu pasien menemukan ketenangan dan meningkatkan semangat menjalani pengobatan.

“Penyakit kronis sering memunculkan pertanyaan tentang makna hidup, penderitaan, dan kematian. Tugas pendamping adalah membantu pasien memahami bahwa setiap ujian merupakan bagian dari kehendak Allah SWT sehingga mereka tetap memiliki harapan dan ketenangan batin,” jelasnya.

Selain memberikan penguatan spiritual, Prof. Chalik mengingatkan pentingnya etika dalam pendampingan. Pendamping diminta menghormati keyakinan, tradisi spiritual, serta kondisi psikologis setiap pasien.

“Pendamping harus menghormati kepercayaan dan tradisi spiritual pasien. Fokus utama kita adalah kepentingan pasien, bukan memaksakan pandangan pribadi,” tegasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga mendapatkan praktik pendampingan mulai dari tata cara memasuki ruang perawatan, membangun komunikasi dengan pasien dan keluarga, memberikan motivasi, hingga membimbing tayamum, salat bagi orang sakit, zikir, dan doa sesuai kondisi pasien.

Sementara itu, pengurus MUI Kabupaten Gresik yang telah berpengalaman melakukan pendampingan rohani di rumah sakit, H. Rasyid Rasminto, membagikan pengalaman lapangan kepada para peserta. Ia menilai setiap pasien membutuhkan pendekatan yang berbeda sesuai kondisi fisik maupun psikologisnya.

“Kondisi pasien tidak sama. Ada yang bisa diajak berdialog secara langsung, ada yang kondisinya berat sehingga kita lebih banyak berkomunikasi dengan keluarga. Yang terpenting adalah tetap memberikan pendampingan dengan empati,” ujarnya.

Menurut Rasyid, pendamping juga harus siap memberikan bimbingan ibadah ketika pasien belum memahami tata cara bersuci maupun salat dalam kondisi sakit.

“Dalam praktiknya, salah satu yang kami tanyakan adalah soal shalat. Jika pasien belum memahami caranya, kami membimbing tayamum dan salat sesuai ketentuan syariat bagi orang sakit,” katanya.

Pelatihan turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Kabupaten Gresik Makmun, M.Ag., serta sejumlah calon pendamping mental spiritual, di antaranya H. Hamdun Roichan, M.Si., KH Ahmad Wafiq Aunan, Hj. Nur Saidah, S.E., M.M., dan Hj. Dewi Fatimah, S.Ag. MUI Gresik berharap program ini dapat memperkuat layanan spiritual di RS Petrokimia sekaligus memberikan manfaat bagi pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis. (bas/arf)

Tags: Kabupaten GresikMUI
Previous Post

Pelatihan Salat Bersanad di Lowayu Gresik Diikuti 150 Jemaah, Hadirkan Trainer Nasional PBNU

Next Post

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

Related Posts

BKM Baitul Amin Kampung Wonobungkah Siapkan Dakwah Digital dan Ekonomi Umat
Religi

BKM Baitul Amin Kampung Wonobungkah Siapkan Dakwah Digital dan Ekonomi Umat

20 September 2026
Isa Mantap Masuk Islam di MUI Gresik, Mengaku dari Hati Nurani
Religi

Isa Mantap Masuk Islam di MUI Gresik, Mengaku dari Hati Nurani

13 September 2026
MUI Kebomas Konsisten Khataman Al-Qur’an Setiap Akhir Bulan, Ada Santunan
Religi

MUI Kebomas Konsisten Khataman Al-Qur’an Setiap Akhir Bulan, Ada Santunan

28 Agustus 2026
KH Abdul Muhshi: Maulid Nabi Bukan Sekadar Tradisi
Religi

KH Abdul Muhshi: Maulid Nabi Bukan Sekadar Tradisi

25 Agustus 2026
Haul ke-626 Sunan Gresik, Tradisi Religi yang Terus Dijaga
Religi

Haul ke-626 Sunan Gresik, Tradisi Religi yang Terus Dijaga

25 Agustus 2026
Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri
Religi

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri

22 Agustus 2026
Next Post
Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

Novel Cinta Segitiga di Langit Kediri Karya Musab Soemardjan Angkat Cinta, Restu dan Pengorbanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com