Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

Syaiful Arif by Syaiful Arif
28 Juli 2026

JAVASATU.COM- Mayoritas masyarakat Malang Raya mendukung rencana operasional Bus Trans Jatim Koridor 2 yang menghubungkan Terminal Talangagung Kepanjen, Terminal Hamid Rusdi hingga Terminal Arjosari.

Dukungan itu terungkap dalam hasil survei yang dirilis Dewan Kampung Nuswantara (DKN) bersama 10 organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan perwakilan pengemudi angkutan kota (angkot), Selasa (28/7/2026), di Gedung GKB IV Pascasarjana Kampus II Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Rilis Survei dan Deklarasi Masyarakat terhadap Bus Transjatim Koridor 2. (Foto: Javasatu.com)

Survei juga menunjukkan masyarakat mendukung integrasi angkot sebagai angkutan pengumpan (feeder) untuk memperkuat layanan transportasi publik di Malang Raya.

“Hasil survei membuktikan bahwa kekhawatiran akan munculnya konflik sosial di jalanan tidak beralasan. Bahkan 100 persen sopir angkot siap mendukung skema feeder selama kesejahteraan mereka dijamin melalui koperasi,” kata Ketua Dewan Kampung Nuswantara, Malang Raya, Ach Harun Al Rasid, mewakili konsorsium Ormas.

ADVERTISEMENT

Survei dilakukan Tim Riset Independen menggunakan metode purposive random sampling terhadap 750 responden pengguna angkutan umum di Malang Raya. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error 3,57 persen.

Hasilnya, 90,9 persen responden mendukung operasional Trans Jatim Koridor 2. Rinciannya, 54,5 persen menyatakan setuju dan 36,4 persen sangat setuju karena layanan tersebut dinilai mampu mengurangi kemacetan, menghadirkan transportasi yang aman, tepat waktu, dan terjangkau.

“Mayoritas masyarakat menginginkan transportasi publik yang lebih baik. Trans Jatim Koridor 2 diharapkan menjadi solusi mobilitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum di Malang Raya,” ujar Harun.

Survei juga mencatat dukungan penuh terhadap transformasi angkot menjadi feeder. Seluruh responden menyatakan setuju terhadap konsep tersebut, dengan 63,6 persen setuju dan 36,4 persen sangat setuju.

Skema feeder dinilai mampu menghubungkan kawasan permukiman, sekolah, hingga pusat aktivitas masyarakat menuju halte utama Bus Trans Jatim. Sebanyak 90,9 persen responden juga mendukung penyesuaian trayek feeder yang mencakup kawasan Sawojajar, Oro-Oro Dowo, Soekarno-Hatta, Sukun, Bumiayu hingga kawasan pendidikan.

Selain masyarakat umum, survei juga melibatkan sopir angkot dan pengemudi ojek online. Sebanyak 87,8 persen responden dari kelompok tersebut menilai kehadiran Trans Jatim tidak akan berdampak negatif terhadap pendapatan mereka. Bahkan seluruh responden menyatakan siap bergabung dalam skema feeder apabila kesejahteraan mereka dijamin.

“Yang dibutuhkan adalah kepastian kesejahteraan pengemudi. Jika itu terpenuhi, mereka siap menjadi bagian dari sistem transportasi terpadu,” ujar Harun.

DKN Ajukan Tiga Rekomendasi

Bersamaan dengan rilis survei, DKN bersama Ormas dan perwakilan pengemudi angkot menyampaikan tiga rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah di Malang Raya.

Pertama, pemerintah diminta segera menyiapkan regulasi dan skema pendanaan koperasi untuk menjamin pendapatan pengemudi angkot yang beralih menjadi feeder.

Kedua, pemerintah diharapkan menata ulang trayek feeder agar melayani kawasan permukiman dan sekolah tanpa tumpang tindih dengan jalur utama Bus Trans Jatim.

Ketiga, pemerintah diminta membuka ruang dialog dan pendampingan secara berkelanjutan bersama komunitas pengemudi angkutan lokal agar proses transisi menuju sistem transportasi terpadu berjalan lancar.

Akademisi: Kebijakan Harus Berbasis Data

Guru Besar Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Wahyudi, M.Si, menilai survei tersebut penting sebagai dasar penyusunan kebijakan publik yang berbasis data atau evidence-based policy.

Menurutnya, pemerintah memang harus mengetahui persepsi, kebutuhan, dan harapan masyarakat sebelum menjalankan program strategis seperti Trans Jatim Koridor 2.

“Tujuan survei ini sangat baik, yakni mengetahui kebutuhan, persepsi, dan harapan masyarakat sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data atau evidence-based policy,” ujar Wahyudi.

Ia mengatakan setiap pembangunan pasti memunculkan pro dan kontra. Namun, hal itu merupakan bagian yang wajar selama pemerintah mampu menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan di mana-mana selalu ada pro dan kontra. Yang penting tata kelolanya harus baik, transparan, dijalankan oleh orang-orang yang berintegritas sehingga tujuan meningkatkan mobilitas masyarakat benar-benar tercapai,” katanya.

Prof Wahyudi menambahkan, kehadiran Trans Jatim Koridor 2 diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas, mengurangi kemacetan, memperkuat konektivitas Malang Raya, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan melalui penggunaan transportasi publik yang lebih modern.

“Harapan kami, Trans Jatim Koridor 2 menjadi sarana untuk mempercantik tata transportasi Malang Raya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (saf)

Tags: Bus Trans JatimDewan Kampung NuswantaraJawa TimurMalang RayaSurveiTransportasi
Previous Post

Peringati Kudatuli, DPC PDIP Kabupaten Malang: Demokrasi Harus Terus Diperjuangkan

Next Post

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Related Posts

Ginofest 2026 Gresik Ditutup, 205 Inovasi Dipamerkan dan Dikompetisikan
Berita

Ginofest 2026 Gresik Ditutup, 205 Inovasi Dipamerkan dan Dikompetisikan

8 November 2026
Kapolresta Malang Kota Gandeng UB Lestarikan Budaya Lokal, Boso Walikan Dibukukan
Berita

Kapolresta Malang Kota Gandeng UB Lestarikan Budaya Lokal, Boso Walikan Dibukukan

8 November 2026
Polres Malang Mediasi Sopir Angkot soal Rambu Trans Jatim yang Dicopot
Berita

Polres Malang Mediasi Sopir Angkot soal Rambu Trans Jatim yang Dicopot

8 November 2026
TNI Temukan Black Box Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Berita

TNI Temukan Black Box Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

8 November 2026
Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir
Berita

Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir

7 November 2026
Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo
Berita

Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo

7 November 2026
Next Post
Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Pengamat Hukum Soroti Bentrokan Matraman: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com