JAVASATU.COM- Olahraga padel mulai menjadi tren baru di kalangan warga Kota Malang, Jawa Timur. Tak hanya untuk menjaga kebugaran, olahraga yang dimainkan secara berpasangan ini juga berkembang menjadi sarana bersosialisasi dan memperluas pergaulan.

Padel dinilai memiliki karakter permainan yang interaktif dan inklusif. Format permainan ganda membuat olahraga ini tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga mendorong interaksi antarpemain.
Seiring meningkatnya peminat, komunitas hingga event sosial padel mulai bermunculan di Kota Malang. Fenomena tersebut membuat padel perlahan lekat dengan gaya hidup masyarakat urban, terutama kalangan anak muda hingga generasi milenial.
Meski kerap dianggap sebagai olahraga yang membutuhkan biaya relatif tinggi, sebagian warga justru melihat padel sebagai bagian dari investasi kesehatan. Aktivitas olahraga sekaligus bersosialisasi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin menjaga kebugaran sambil membangun relasi.
Citra Ikawaty, Founder Nyonya Padel, mengatakan animo masyarakat terhadap olahraga padel di Kota Malang diharapkan terus meningkat. Pertumbuhan tersebut dinilai dapat mendorong terbentuknya ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
“Ke depan diharapkan animo masyarakat terhadap olahraga padel semakin bertumbuh, sehingga tercipta ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan,” kata Citra, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, perkembangan padel di Kota Malang menunjukkan bahwa olahraga kini tak sekadar untuk menjaga kebugaran. Padel juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersosialisasi, membangun komunitas, dan menjadi bagian dari gaya hidup. (dop/arf)