JAVASATU.COM- Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan MPR RI berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Ziarah dilakukan sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rombongan tiba di kawasan Makam Bung Karno sekitar pukul 11.35 WIB. Muzani didampingi Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto dan Eddy Soeparno, serta mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. Mereka disambut Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra.
“Kegiatan ziarah ke makam Bung Karno ini merupakan tradisi MPR RI setiap tahun menjelang peringatan kemerdekaan. Tradisi ini akan terus kami pertahankan,” ujar Ahmad Muzani.
Muzani mengatakan ziarah ke makam Bung Karno merupakan bentuk penghormatan terhadap salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia. Rangkaian ziarah juga akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Makam Bung Hatta pada Jumat mendatang.
“Bagian rangkaian tradisi ini nanti hari Jumat kita juga akan berziarah ke Makam Bung Hatta. Beliau merupakan sang proklamator, karena naskah proklamasi yang dibacakan setiap 17 Agustus atas nama bangsa Indonesia, Sukarno-Hatta,” katanya.
Menurut Muzani, momentum HUT ke-81 RI harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang berpotensi memicu disintegrasi bangsa.
Ia juga mengajak masyarakat menghargai perjuangan para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno dan Bung Hatta yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Wali Kota Blitar: Bung Karno Jadi Teladan
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan ziarah pimpinan MPR RI menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, perjuangan Bung Karno perlu terus diwariskan kepada generasi penerus, terutama dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Spirit Bung Karno tentu adalah kepemimpinan. Beliau bisa membawa kemerdekaan Indonesia dari zaman penjajahan. Atas dasar itulah pimpinan MPR RI ziarah ke sini,” kata Syauqul.
Syauqul mengatakan perjuangan Bung Karno tidak hanya penting untuk dikenang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk menjaga kemerdekaan dan persatuan bangsa.
“Meneladani, menziarahi dan mendoakan Bung Karno adalah keharusan kita sebagai anak bangsa yang mewarisi semangat perjuangan Bung Karno,” pungkasnya. (ich/arf)