JAVASATU.COM- Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri bertemu dengan Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, di Kecamatan Singosari, Kamis (29/10/2026). Pertemuan tersebut membahas komunikasi antara kepolisian dan serikat pekerja, termasuk aspirasi buruh terkait regulasi upah minimum kabupaten (UMK).

Silaturahmi yang berlangsung di kediaman Kusmantoro itu menjadi forum dialog mengenai hubungan industrial, kesejahteraan pekerja, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malang.
Rulian mengatakan komunikasi dengan kalangan pekerja penting untuk membangun hubungan yang baik sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami ingin terus menjalin komunikasi dengan teman-teman pekerja. Dengan silaturahmi seperti ini, kita bisa saling mengenal, bertukar pandangan, dan bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif,” ujar Rulian.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan UMK turut menyoroti pertimbangan pertumbuhan ekonomi daerah dan inflasi. Komunikasi antara kepolisian dan serikat pekerja diharapkan dapat menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi serta bertukar pandangan mengenai persoalan ketenagakerjaan.
Ketua DPC SPSI Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap komunikasi dengan Polres Malang terus terjalin untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan serikat pekerja.
“Kami mengapresiasi kunjungan Kapolres Malang. Semoga komunikasi dan sinergi ini terus terjaga sehingga hubungan antara Polri dan serikat pekerja semakin baik serta kondusivitas di Kabupaten Malang tetap terpelihara,” kata Kusmantoro.
Upaya membangun komunikasi dengan pekerja juga menjadi perhatian Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Dalam pertemuan dengan pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur pada Rabu (28/10/2026), Kapolda menyebut serikat pekerja sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan mengawal aspirasi buruh.
Kapolda juga mendorong penyediaan ruang dialog terbuka untuk membahas aspirasi pekerja, khususnya terkait kesejahteraan. Ia meminta para kapolres mengagendakan pertemuan rutin dengan serikat pekerja di wilayah masing-masing.
Komunikasi tersebut, menurut keterangan dalam kegiatan itu, sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui Commander Wish, yang mendorong kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk memahami aspirasi dan membantu mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
Selain itu, Polri juga mengusung program Jogo Omah yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan mulai dari keluarga dan lingkungan, serta program Poliran atau Polisi Peduli Pengangguran yang berkaitan dengan dukungan terhadap iklim usaha dan lapangan kerja.
“Menjaga keamanan membutuhkan peran semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk terus membangun kepedulian dan kerja sama di lingkungannya masing-masing, sehingga situasi yang aman dan kondusif dapat kita jaga bersama,” tegas Rulian. (agb/arf)






