email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Apa itu Angina Pictoris? Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

by Sudasir Al Ayyubi
22 Februari 2021

Javasatu,Gresik- Angina Pictoris atau masyarakat sering menyebut Angin Duduk, ini penjelasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr Ummi Khoiroh. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr Saifudin Ghozali melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Ummi Khoiroh menjelaskan, serangan jantung atau angin duduk disebabkan karena aliran oksigen ke jantung berkurang akibat darah yang terlalu kental.

“Darah yang mengental tersebut di sebabkan karena adanya kolesterol yang tinggi dalam darah yang di sebabkan karena pola makan yang tidak sehat, serta kurang olahraga” tutur dr Ummi, Senin (22/2/2021).

dr Ummi menjelaskan, sejumlah penyebab seperti, pola makan yang tidak sehat, makan makanan yang kurang mengandung serat (sayur dan buah) sering mengkonsumsi makanan instan (junk food) serta mengandung banyak perasa.

“Sedangkan Angina Pectoris, orang-orang kita dulu biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk. Angina Pectoris gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit berat, tak mengherankan, penyakit ini cenderung di sepelekan, masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa” papar dr Ummi.

Menurut dr Ummi, yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama.

“Keluhan biasanya nyeri di dada bagian atas, nyeri pada bahu sampai lengan serta tubuh menjadi lemas dan nyeri pada seluruh tubuh” terang dr Ummi.

BacaJuga :

PMI, Puskesmas dan Warga Selodakon Jember Bersatu Perangi DBD

Kader Posyandu Kebungson Diuji, Kompetensi Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Selanjutnya, dikatakan dr Ummi, penanganan pertama atau sementara, minum air hangat, minum obat pengencer darah atau penurun kolesterol periksa ke dokter sesegera mungkin.

Masih kata dr Ummi, bila nyeri dada sudah sering muncul maka akan di lakukan pemasangan ring atau bypass pada jantung artinya sudah kronis.

Ummi mengungkapkan, perbedaan serangan jantung dengan angin duduk adalah kondisi jantung yang sudah mulai protes karena kekurangan oksigen, penyakit angina pectoris dalam bahasa medis (angin duduk) itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman berkepanjangan yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung.

“Akibatnya jantung membutuhkan banyak oksigen, karena jantung tidak bisa memompa dengan sempurna, maka pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin pada kulit. Sedangkan serangan jantung itu lebih fatal lagi bahkan bisa berakibat kematian” ungkap Ummi.

dr Ummi imbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan cara konsumsi makanan sehat dan rajin olahraga terutama di masa pandemi. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gresik Tembus Tiga Besar Nasional Perlindungan Anak

Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik Santuni 185 Yatim

Perang Informasi dan Kognitif Jelang Indonesia Emas 2045

Gubernur Khofifah Dorong JMSI Jatim Ciptakan Media Berkualitas

Polresta Malang Kota Prioritaskan SIM Difabel bagi Driver Ojol

Terdakwa di PN Malang Bentak Hakim saat Sidang Perdana

Menteri PPPA Apresiasi Polres Gresik Ungkap Cepat Kasus Kekerasan Seksual Anak

SiLPA APBD Kota Batu 2025 Capai Rp126 Miliar, Ini Penjelasan Pemkot

QR Code Jadi Senjata Baru Awasi Hotel hingga Tempat Hiburan di Kota Malang

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Prev Next

POPULER HARI INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

BERITA LAINNYA

Gresik Tembus Tiga Besar Nasional Perlindungan Anak

Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik Santuni 185 Yatim

Perang Informasi dan Kognitif Jelang Indonesia Emas 2045

Gubernur Khofifah Dorong JMSI Jatim Ciptakan Media Berkualitas

Polresta Malang Kota Prioritaskan SIM Difabel bagi Driver Ojol

Terdakwa di PN Malang Bentak Hakim saat Sidang Perdana

Menteri PPPA Apresiasi Polres Gresik Ungkap Cepat Kasus Kekerasan Seksual Anak

SiLPA APBD Kota Batu 2025 Capai Rp126 Miliar, Ini Penjelasan Pemkot

QR Code Jadi Senjata Baru Awasi Hotel hingga Tempat Hiburan di Kota Malang

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved