Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Desa Pujiharjo Malang Terancam Banjir Akibat Sampah dan Pendangkalan Sungai

Warga Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan untuk Melakukan Normalisasi

Agung Baskoro by Agung Baskoro
18 Juni 2021
3

Javasatu,Malang- Sampah hutan dan kebun mengancam bencana banjir di Dusun Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Karena, akibat tumpukan sampah itu menimbulkan pendangkalan Sungai Tundo yang ada di desa setempat.

Kondisi Sungai Tundo yang banyak tumpukan sampah hutan dan kebun. (Foto: Istimewa)

Mantan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso mengungkapkan, akibat sampah yang menumpuk dan menyebabkan pendangkalan di Sungai Tundo itu menjadi ancaman bencana banjir.

“Sampah ini dari hutan dan kebun serta warga, ya begini kondisinya, kalau hujan deras air selalu meluap” kata Mantan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso kepada awak media saat menunjukkan tumpukan sampah di bawah jembatan Dusun Sipelot, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Pujiharjo, air di Sungai Tundo meluap dan terjadi bencana banjir. Apalagi, terlihat tinggi antara daratan dengan permukaan air nyaris sama.

“Sebab itu kami meminta kepada pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai agar air di Sungai Tundo tidak meluap lagi soalnya air dengan daratan hampir sepadan” terang Hendik.

“Di sini ini kalau hujan lebih dari 2 jam, pasti air meluap dan terjadi banjir” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pengerukan terkahir dilakukan pada 2 bulan lalu, tetapi tidak tuntas sehingga sungai masih dangkal dan tumpukan sampah belum bersih.

“Dua bulan lalu kami dapat pinjaman alat dari Dinas PU Sumber Data Air dan BPBD selama seminggu untuk mengeruk sungai ini” ungkap Hendik.

Tetapi, belum tuntas dilakukan pengerukan, kata Hendik, alat berat sudah diambil untuk penanganan di lokasi terdampak gempa bumi. Sehingga dari target pengerukan sepanjang 1 kilometer, baru dilakukan pengerukan sepanjang 200 meter saja.

“Itupun tidak ada bronjong dan dinding penahan air, jadi ya begini lagi kondisi sungai” tegas dia.

Sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Malang untuk kembali melakukan pengerukan dan normalisasi sungai agar Sungai Tundo tidak semakin dangkal. Ia khawatir bencana alam terjadi saat hujan deras terjadi. (Agb/Saf)

Tags: Banjir Malangdesa pujiharjoDusun SipelotMalang SelatanRencana Kedaruratan
Previous Post

Olahraga Rutin di Masa Pandemi, Dinkes Gresik Sebut untuk Jaga Imun Tubuh

Next Post

Pelajar MAN 1 Gresik Tanam Mangrove di DAS Randuboto Sidayu

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post
Pelajar MAN 1 Gresik Tanam Mangrove di DAS Randuboto Sidayu

Pelajar MAN 1 Gresik Tanam Mangrove di DAS Randuboto Sidayu

Comments 3

  1. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Noktah Merah
  2. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Imperium Daily
  3. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Beritaloka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Siapkan Roadshow ke Jember
  • Kapolres Malang Ajak HMI Jadi Jembatan Aspirasi Warga
  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com