email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Desa Pujiharjo Malang Terancam Banjir Akibat Sampah dan Pendangkalan Sungai

Warga Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan untuk Melakukan Normalisasi

by Agung Baskoro
18 Juni 2021

Javasatu,Malang- Sampah hutan dan kebun mengancam bencana banjir di Dusun Sipelot, Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Karena, akibat tumpukan sampah itu menimbulkan pendangkalan Sungai Tundo yang ada di desa setempat.

Kondisi Sungai Tundo yang banyak tumpukan sampah hutan dan kebun. (Foto: Istimewa)

Mantan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso mengungkapkan, akibat sampah yang menumpuk dan menyebabkan pendangkalan di Sungai Tundo itu menjadi ancaman bencana banjir.

“Sampah ini dari hutan dan kebun serta warga, ya begini kondisinya, kalau hujan deras air selalu meluap” kata Mantan Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso kepada awak media saat menunjukkan tumpukan sampah di bawah jembatan Dusun Sipelot, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Pujiharjo, air di Sungai Tundo meluap dan terjadi bencana banjir. Apalagi, terlihat tinggi antara daratan dengan permukaan air nyaris sama.

“Sebab itu kami meminta kepada pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai agar air di Sungai Tundo tidak meluap lagi soalnya air dengan daratan hampir sepadan” terang Hendik.

“Di sini ini kalau hujan lebih dari 2 jam, pasti air meluap dan terjadi banjir” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pengerukan terkahir dilakukan pada 2 bulan lalu, tetapi tidak tuntas sehingga sungai masih dangkal dan tumpukan sampah belum bersih.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Dua bulan lalu kami dapat pinjaman alat dari Dinas PU Sumber Data Air dan BPBD selama seminggu untuk mengeruk sungai ini” ungkap Hendik.

Tetapi, belum tuntas dilakukan pengerukan, kata Hendik, alat berat sudah diambil untuk penanganan di lokasi terdampak gempa bumi. Sehingga dari target pengerukan sepanjang 1 kilometer, baru dilakukan pengerukan sepanjang 200 meter saja.

“Itupun tidak ada bronjong dan dinding penahan air, jadi ya begini lagi kondisi sungai” tegas dia.

Sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Malang untuk kembali melakukan pengerukan dan normalisasi sungai agar Sungai Tundo tidak semakin dangkal. Ia khawatir bencana alam terjadi saat hujan deras terjadi. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Banjir Malangdesa pujiharjoDusun SipelotMalang SelatanRencana Kedaruratan

Comments 3

  1. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Noktah Merah
  2. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Imperium Daily
  3. Ping-balik: Lagi-lagi Kebon Pala Kebanjiran Akibat Kali Ciliwung Meluap - Beritaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

RUU Polri Ubah Batas Pensiun, Analis: Strategis dan Rasional

Warkop Keraton, Hadirkan Nuansa Rumah Khas Blitar Era 1980-an

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

Jelang Sura Agung, Polres Gresik Larang Konvoi dan Bawa Sajam

Prev Next

POPULER HARI INI

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

RUU Polri Ubah Batas Pensiun, Analis: Strategis dan Rasional

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

BERITA LAINNYA

Ibrahim Mbaye, Aset Akademi PSG yang Bersinar di Tim Utama

SMP Negeri 1 Gresik Lahirkan Puluhan Hafiz dan Hafizah

Pawsicles Bawa Nostalgia Cinta SMA Lewat ‘Bittersweet Memories’

MUI Gresik Matangkan Strategi Program 2026, Perkuat Kolaborasi Antar Komisi

DPRD Kabupaten Malang: Digitalisasi UMKM Harus Diimbangi Kualitas Produk

Guru Besar UIN Malang: Hari Lingkungan Hidup Sedunia Momentum “Taubat Ekologi”

RUU Polri Ubah Batas Pensiun, Analis: Strategis dan Rasional

Warkop Keraton, Hadirkan Nuansa Rumah Khas Blitar Era 1980-an

TK Siti Maryam Depok Kenalkan Aksi Iklim Sejak Usia Dini

Jelang Sura Agung, Polres Gresik Larang Konvoi dan Bawa Sajam

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved