Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Menindaklanjuti Inmendagri, PTM Terbatas di Gresik Tetap Digelar 50 Persen

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
2 November 2021

JAVASATU-GRESIK- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas masih dilakukan di Kabupaten Gresik. Karena sesuai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto. (Foto: Dok/Javasatu.com)

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S Hariyanto mengatakan, menindaklanjuti dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) sehingga Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih tetap digelar dengan 50 persen masuk dan daring.

“Kami mengacu dari Inmendagri untuk PTM terbatas tetap 50 persen untuk siswa masuk dan siswanya daring,”katanya, Selasa (2/10/2021).

Dikatakan juga sebenarnya melihat trend Covid-19 di Kabupaten Gresik yang sudah landai dan rencananya pada awal November 2021 untuk PTM terbatas bisa masuk 100 persen.

ADVERTISEMENT

Namun dengan Inmendagri tentang Nomor 53 Tahun 2021, sehingga tidak bisa masuk 100 persen untuk PTM terbatas.

“Jadi kalau kemarin acuanya dari 4 Menteri namun sekarang langsung dari Inmendagri. Jadi masih tetap 50 persen PTM terbatas,”ucapnya.

Sementara setiap sekolahan sudah dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) dalam pemantauan PTM terbatas.

“Untuk itu setiap sekolahan sudah dilakukan Monev setiap Minggu untuk dilakukan pelaporan dan sampai saat ini semua PTM terbatas berjalan lancar,”terangnya.

Lebih lanjut, berharap untuk setiap lembaga tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) ketat dan siswa yang PTM terbatas juga tetap Prokes).

“Berharap untuk PTM terbatas tetap Prokes ketat agar terbebas dari Covid-19 dan untuk jumlah sekolah Di Kabupaten Gresik yaitu SDN sebanyak 398, SMPN ada 34 dan TK pembina ada 34,”ungkapnya. (Bas/Nuh)

Tags: Dispendik GresikInmendagri PTMKadispendik GresikPTM GresikS. Hariyanto
Previous Post

Gelar FGD Kedua, Wali Kota Malang Sutiaji Kawal DED RTH Buring

Next Post

Wali Kota Sutiaji Kedepankan Spirit Majukan Prestasi Arek Malang

Related Posts

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren
Pemerintahan

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren

7 November 2026
Cegah Pelecehan di Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Minta SOP Diperjelas
Pendidikan

Cegah Pelecehan di Sekolah, Ketua DPRD Kota Malang Minta SOP Diperjelas

5 November 2026
Kanwil Kemenag Jatim Nilai Program SRC di SMPN 2 Gresik
Pendidikan

Kanwil Kemenag Jatim Nilai Program SRC di SMPN 2 Gresik

5 November 2026
DPRD Soroti Kekurangan 3.179 ASN Sektor Pendidikan di Kabupaten Malang
Pendidikan

DPRD Soroti Kekurangan 3.179 ASN Sektor Pendidikan di Kabupaten Malang

4 November 2026
KKG Dukun Gresik Siapkan Telaah Soal SAS Ganjil untuk Kelas 1-6
Pendidikan

KKG Dukun Gresik Siapkan Telaah Soal SAS Ganjil untuk Kelas 1-6

4 November 2026
Disdik Kabupaten Malang Soroti Data Bangunan Sekolah Tak Sesuai Kondisi Lapangan
Pendidikan

Disdik Kabupaten Malang Soroti Data Bangunan Sekolah Tak Sesuai Kondisi Lapangan

3 November 2026
Next Post
Wali Kota Sutiaji Kedepankan Spirit Majukan Prestasi Arek Malang

Wali Kota Sutiaji Kedepankan Spirit Majukan Prestasi Arek Malang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com