email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

43 Truk DLH Kota Malang Layani 74 TPS, Anggaran BBM Kurang Rp4 Miliar

by Sugi Hartono
4 September 2026

JAVASATU.COM- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang harus mengandalkan 43 truk pengangkut sampah untuk melayani 74 tempat pembuangan sementara (TPS). Beban pelayanan tersebut diperberat dengan lima truk yang mengalami kerusakan berat serta kekurangan anggaran bahan bakar minyak (BBM) sekitar Rp4 miliar hingga akhir 2026.

Truk pengangkut sampah milik DLH Kota Malang. (Foto: Ist/Javasatu.com)

Dari total sekitar 90 kendaraan yang dimiliki DLH Kota Malang, sebanyak 48 armada merupakan truk yang khusus digunakan untuk mengangkut sampah dari TPS. Namun, lima truk di antaranya mengalami kerusakan berat dan tidak dapat beroperasi.

“Dari 48 truk yang khusus digunakan untuk pengangkutan sampah, ada lima yang mengalami kerusakan berat. Sehingga yang saat ini dapat dioperasikan sekitar 43 truk untuk melayani 74 TPS,” ujar Plt Kepala DLH Kota Malang Drs. Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, M.AP, Jumat (4/9/2026).

Puluhan armada tersebut harus melayani TPS yang tersebar di berbagai wilayah Kota Malang. Frekuensi pengangkutan pada masing-masing TPS berada pada kisaran dua hingga empat kali.

“Dengan 43 truk yang beroperasi, pelayanan harus mencakup 74 TPS dengan frekuensi pengangkutan sekitar dua sampai empat kali,” katanya.

Kondisi armada tersebut membuat kebutuhan BBM menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pengangkutan sampah. Semakin tinggi intensitas perjalanan, semakin besar pula kebutuhan bahan bakar yang harus disiapkan DLH.

Untuk operasional pengangkutan sampah selama satu tahun, DLH Kota Malang memperkirakan membutuhkan anggaran BBM sekitar Rp13 miliar. Sementara alokasi dalam APBD murni 2026 hanya sekitar Rp8 miliar.

“Untuk kebutuhan BBM operasional pengangkutan sampah selama satu tahun diperkirakan sekitar Rp13 miliar, sedangkan yang tersedia dalam APBD murni sekitar Rp8 miliar,” jelas Raymond.

Artinya, terdapat kekurangan kebutuhan anggaran sekitar Rp5 miliar berdasarkan perhitungan kebutuhan dan alokasi awal. DLH kemudian merencanakan tambahan anggaran sekitar Rp4 miliar melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 untuk menopang operasional hingga penghujung tahun.

“Tambahan anggaran sekitar Rp4 miliar melalui PAK 2026 diprioritaskan untuk menutup kebutuhan BBM armada pengangkut sampah, bukan untuk perawatan taman,” tegasnya.

Dengan anggaran BBM yang tersedia saat ini, DLH memperkirakan operasional armada hanya dapat bertahan hingga September. Tambahan anggaran diperlukan agar frekuensi pengangkutan sampah tetap dapat dipertahankan pada sisa tahun anggaran.

BacaJuga :

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

“Anggaran yang tersedia diperkirakan hanya mampu menopang operasional sampai September. Karena itu, tambahan anggaran dibutuhkan untuk menjaga pelayanan pengangkutan sampah sampai akhir tahun,” ujar Raymond.

Keterbatasan armada dan kebutuhan BBM tersebut membuat setiap kendaraan yang masih beroperasi harus dimaksimalkan. Pengurangan frekuensi pengangkutan berpotensi membuat sampah berada lebih lama di TPS.

“Keberlanjutan dukungan anggaran BBM berkaitan langsung dengan kelancaran pelayanan persampahan. Armada yang masih beroperasi harus dimaksimalkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Menurut Raymond, persoalan pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan jumlah kendaraan. Kondisi armada dan dukungan biaya operasional menjadi dua faktor penting untuk memastikan pengangkutan sampah dari TPS berlangsung sesuai jadwal.

“Pengelolaan persampahan tidak hanya bergantung pada keberadaan armada. Dukungan biaya operasional, terutama BBM, juga sangat menentukan agar pelayanan tetap berjalan,” jelasnya.

Petugas DLH Kota Malang mengangkut sampah di kawasan Alun-Alun Merdeka Kota Malang. (Foto: Ist/Javasatu.com)

DLH Kota Malang berharap tambahan anggaran sekitar Rp4 miliar melalui PAK 2026 dapat terealisasi. Dengan dukungan tersebut, 43 truk yang masih beroperasi dapat terus dimaksimalkan untuk melayani 74 TPS hingga akhir tahun.

“Harapannya tambahan anggaran dapat terealisasi sehingga operasional pengangkutan sampah tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” pungkas Raymond.

Sementara itu, lima truk yang mengalami kerusakan berat masih menjadi pekerjaan lain bagi DLH Kota Malang. Perbaikan dan penambahan dukungan armada diperlukan agar beban 74 TPS tidak sepenuhnya bertumpu pada 43 truk yang saat ini beroperasi. (har/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Anggaran PemerintahDLH Kota MalangKota Malangpemkot malangsampah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Hercules TNI AU Bawa 500 Koli APD untuk Penanganan Karhutla Kalsel

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved