email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 17 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

50 Hari Lebih Pascagempa Cianjur, Kondisi Penyintas Memprihatinkan: Tinggal di Tenda Darurat, Kesulitan Air Bersih

by Yondi Ari
17 Januari 2023

JAVASATU.COM- Gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022 meninggalkan duka yang mendalam. Sebanyak 600 orang dilaporkan meninggal dunia dan 59.889 rumah rusak akibat bencana alam tersebut.

50 Hari Lebih Pascagempa Cianjur, Kondisi Penyintas Memprihatinkan: Tinggal di Tenda Darurat, Kesulitan Air Bersih. (Foto: Humas GUSDURian Peduli)

Sudah 50 hari lebih pascagempa Cianjur terjadi, para penyintas masih bertahan di pengungsian, terutama yang rumahnya rusak berat. Sebagian dari mereka ada yang memilih kembali ke rumahnya dengan mendirikan tenda darurat.

Selain masih bertahan di tenda darurat, kondisi para penyintas gempa Cianjur saat ini kesulitan akses air bersih dan keterbatasan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Khususnya di Kampung Kemang Wetan, Tapos, Cigambreng, dan Mumunggang.

Kondisi tersebut merupakan temuan dari GUSDURian Peduli selama mendampingi penyintas gempa Cianjur sampai itu. Merespon hal itu, GUSDURian Peduli pun berupaya memberikan berbagai bantuan, seperti membangun shelter atau tenda darurat yang layak, pipanisasi dan MCK.

Sampai saat ini, total ada 121 unit shelter di 6 kampung yang sudah dibangun GUSDURian Peduli. Rinciannya, di Kampung Pasir Tunagan 41 unit, Kemang Wetan 11 unit, Buni Pasir 16 unit, Rasid 15 unit, Pawenang 21 unit, dan Tapos 17 unit.

Sementara, untuk jumlah penerima manfaat dari pembangunan shelter ini total sebanyak 600 jiwa. Rinciannya, di Kampung Pasir Tunagan 208 jiwa, Kemang Wetan 50 jiwa, Buni Pasir 84 jiwa, Rasid 100 jiwa, Pawenang 86 jiwa, dan Tapos 72 jiwa.

Koordinator Penanggulangan Bencana GUSDURian Peduli, Wahyu Sugeng Triadi, mengatakan bahwa pembangunan 121 shelter tersebut tidak hanya dilakukan oleh relawan, melainkan juga melibatkan para penyintas gempa Cianjur.

BacaJuga :

Laznas Nurul Hayat Bangun 28 Rumah Korban Gempa Bawean

Forum Zakat Gresik Bagikan Daging Kurban kepada Warga Desa Selodingin

Menurut Wahyu, dilibatkannya para penyintas gempa Cianjur tersebut karena aksi kemanusiaan yang dilakukan GUSDURian Peduli berbasis partisipatif, gotong royong, adaptif dan berkearifan lokal.

Artinya, kata dia, setiap kerja-kerja kemanusian GUSDURian Peduli dalam bencana alam gempa Cianjur ini dilakukan berdasarkan musyawarah dan keputusan bersama dengan para penyintas.

Wahyu mencontohkan salah satu upaya tersebut yakni dengan membentuk Tim Kampung Siaga Bencana di RT 02 Kampung Pasir Tunagan, RT 04/05 Kampung Kemang Wetan, Kampung Buni Pasir, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang.

Dibentuknya Tim Kampung Siaga Bencana tersebut, kata dia, bertujuan untuk mengorganisir para penyintas gempa Cianjur agar dapat mengelola tanggap darurat hingga pemulihan secara mandiri.

”Total ada 121 shelter yang telah kita bangun bersama Tim Kampung Siaga Bencana di masing-masing wilayah. Saat ini, sudah dihuni oleh 600 jiwa penyintas gempa Cianjur,” kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya.

Selain membangun shelter, lanjut Wahyu, GUSDURian Peduli bersama para penyintas juga gotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta membangun pipanisasi di beberapa daerah yang kesulitan air bersih dan fasilitas MCK.

Wahyu mengungkapkan, akses air baku dan MCK sangat dibutuhkan. Hal itu karena banyak akses air bersih yang terganggu setelah gempa Cianjur, juga keterbatasan akses air bersih yang belum memadai, bahkan sebelum gempa.

Saat ini, dia mengatakan baru 2 kampung yang telah dibangun pipanisasi oleh GUSDURian Peduli bersama penyintas gempa Cianjur, yaitu Kampung Buni Pasir dan Kemang Wetan.

”Sampai saat ini, total kurang lebih ada 1.000 jiwa yang telah menerima manfaat dari intervensi GUSDURian Peduli dalam respon gempa Cianjur, baik dari sektor shelter dan AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan),” ungkapnya.

Meski demikian, bantuan berupa shelter dan AMPL itu menurutnya masih kurang memadai, karena beberapa penyintas gempa Cianjur di daerah lain juga mengalami kesulitan air bersih dan belum memadainya fasilitas MCK.

”Untuk pembangunan fasilitas MCK sendiri, GUSDURian Peduli telah membangun di beberapa lokasi, diantaranya seperti di Kampung Rasid, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang” ucapnya.

Selain membangun shelter dan pipanisasi, GUSDURian Peduli bersama lembaga dan organisasi lainnya juga memberikan bantuan berupa sembako, makanan, ringan, torren, serta pelayanan medis dan psikososial.

Meski telah mengupayakan berbagi bantuan tersebut, Wahyu mengungkapkan, masih ada sejumlah kebutuhan mendesak para penyintas gempa Cianjur yang belum terpenuhi, diantaranya shelter, pangan, air bersih, MCK, serta alas tidur.

”Yang paling dibutuhkan saat ini shelter, akses air bersih, MCK, dan pangan. Bahkan, kondisi kampung yang sangat minim MCK mengakibatkan penyintas harus berbagi MCK di mushola, atau sampai harus mencuci pakaian di kolam kotor yang terhubung dengan pembuangan dari tempat lain,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan temuan di lapangan, Wahyu mengungkapkan bahwa juga diperlukan MCK khusus disabilitas dan lansia. Menurutnya, mereka kesulitan mengakses MCK yang tersedia saat ini.

”Ada penyintas gempa Cianjur yang membutuhkan akses MCK ramah disabilitas dan lansia. Kondisi penyintas disabilitas dan lansia tidak dapat berjalan sendiri, sehingga perlu dukungan kursi roda,” tandasnya.

Oleh karena itu, merespon kondisi penyintas gempa Cianjur yang memprihatinkan di tenda darurat, GUSDURian Peduli masih terus membuka donasi dari Orang baik untuk membantu kebutuhan mendesak mereka saat ini.

(Foto: Humas GUSDURian Peduli)

Bagi yang ingin membantu para penyintas gempa Cianjur bisa menyalurkan bantuannya melalui GUSDURian Peduli melalui rekening BCA Cabang Kaliurang di Nomor Rekening – 8610603999 atas nama Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli.

Agar mudah diidentifikasi, tambahkan kode O21 di akhir nominal. Contoh; Rp.500.021. Kemudian, bantuan tersebut bisa dikonfirmasi melalui nomor hotline GUSDURian Peduli 0822-9999-1117.

Bagi yang ingin menyumbangkan barang, bisa langsung dikirim ke Pos Respons Gempa Cianjur GUSDURian Peduli di Jl. H. Ir. Juanda, No. 22, Rt.02 Rw. 01, Kelurahan Limbangan Sari, Cianjur, Jawa Barat, 43216 (Sebelah Indomaret).

Untuk koordinasi hubungi Oktaria Indra Jaya 081289791787 atau Muhammad Musthofa 087716912101. Donasi juga bisa disalurkan melalui platform Kitabisa.com di https://kitabisa.com/gdpedulicianjur

Bantuan donatur akan dibelikan berbagai kebutuhan mendesak korban gempa Cianjur, dan didistribusikan terutama ke area yang sulit di jangkau atau masih sangat terbatas mendapatkan bantuan.

Penggunaan donasi dan penyalurannya akan dipublikasikan dari waktu ke waktu melalui media sosial GUSDURian Peduli, twitter: @gusdurianpeduli dan Instagram: @gusdurian.peduli. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Gempa CianjurGUSDURian
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

RAT 2025 KSPPS Al-Karimi Berkah Mandiri Gresik, Soroti Penurunan SHU

MUI Gresik Minta Perusahaan Fasilitasi Ibadah Karyawan saat Ramadan

Fatwa MUI Haramkan Buang Sampah ke Sungai, BRUIN Soroti EPR

RAT XXI BMT Mandiri Sejahtera Jatim Bahas Ekspansi Usaha 2026

Pengurus DMI-PRIMA Manyar Dilantik, Siap Kawal Dampak Sosial KEK Gresik

Pelatihan dan Uji Kompetensi Chef Program MBG Kembali Digelar di Blitar

HUT Ke-3 SUARA3NEWS Luncurkan Zona Hukum untuk Masyarakat

Golkar Kota Malang Siap Garap Pemilih Muda di 2029 Usai Dilantik Bahlil

Bahlil Lantik DPD II Golkar se-Jatim, Bidik 73 Persen Pemilih Muda di 2029

Hariyanto Pimpin IKA Unesa Gresik, Aminatun Habibah Dewan Pembina

Prev Next

POPULER HARI INI

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

RAT 2025 KSPPS Al-Karimi Berkah Mandiri Gresik, Soroti Penurunan SHU

Hariyanto Pimpin IKA Unesa Gresik, Aminatun Habibah Dewan Pembina

RAT XXI BMT Mandiri Sejahtera Jatim Bahas Ekspansi Usaha 2026

BERITA LAINNYA

Pelatihan dan Uji Kompetensi Chef Program MBG Kembali Digelar di Blitar

Golkar Kota Malang Siap Garap Pemilih Muda di 2029 Usai Dilantik Bahlil

Bahlil Lantik DPD II Golkar se-Jatim, Bidik 73 Persen Pemilih Muda di 2029

Reconcile Rilis EP Left Me Lost, Angkat Tema Kehilangan dan Krisis Arah Hidup

Trisouls Bawa Nuansa 90-an di “Sementara atau Selamanya”

Gotong Royong TNI dan Warga Blora Wujudkan Jalan Rabat Beton

SeaBank: Gaya Hidup Anak Muda 2026, Nikmati Hidup Uang Tetap Aman

Alun-alun Wonosobo Dibersihkan Kodim dan Pemda Dukung ASRI

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

IPJI Tetapkan Pengurus DPP 2025–2030, Fokus Legalitas dan Digitalisasi Organisasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved