JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai menerapkan prinsip frugal living atau hidup hemat dan bijaksana sebagai pola kerja aparatur sipil negara (ASN) sepanjang tahun 2026. Kebijakan ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso saat memimpin apel ASN di halaman Balai Kota Malang, Senin (5/1/2026).

Sekda Erik menegaskan, Pemkot Malang secara bertahap meninggalkan budaya birokrasi lama yang dinilai tidak lagi relevan dan tidak efisien. ASN diminta mengedepankan efektivitas, efisiensi, serta orientasi hasil dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan.
“Kita harus meninggalkan kebiasaan birokrasi lama yang tidak relevan. Mulai 2026 ini, prinsip frugal living harus menjadi cara kerja ASN agar pemerintahan berjalan lebih efisien, efektif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Erik.
Menurutnya, penerapan frugal living bukan sekadar penghematan anggaran, melainkan perubahan cara berpikir dan bekerja birokrasi agar lebih adaptif terhadap tantangan pelayanan publik. Setiap program diminta direncanakan secara matang dan dijalankan tanpa pemborosan sejak awal tahun anggaran.
Sebagai apel perdana tahun 2026, Sekda menegaskan seluruh perangkat daerah harus memastikan kegiatan sudah berjalan sejak 1 Januari, tanpa keterlambatan akibat perencanaan yang belum sinkron.
“Pastikan sejak 1 Januari, seluruh kegiatan sudah mengalir dan berjalan sesuai perencanaan. Tidak boleh ada program yang tersendat,” tegasnya.
Selain menekankan efisiensi kerja, Sekda Erik juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk mengecek dan menuntaskan administrasi kegiatan tahun 2025, khususnya berkas pertanggungjawaban yang belum selesai. Ia meminta agar tidak ada persoalan administrasi yang terbawa ke tahun berjalan.
“Silakan dicek kembali kegiatan tahun kemarin. Jika masih ada administrasi atau pertanggungjawaban yang belum tuntas, segera diselesaikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Erik turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik ASN, terutama di tengah kondisi cuaca yang dinamis. Menurutnya, tubuh yang sehat menjadi modal utama dalam menjaga kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta seluruh ASN menjaga kesehatannya masing-masing. Tugas dan tanggung jawab ke depan membutuhkan kesiapan fisik yang optimal,” katanya.
Menutup arahannya, Sekda Kota Malang menegaskan bahwa integritas dan disiplin tetap menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas ASN. Seluruh aparatur diminta mematuhi ketentuan yang berlaku dan bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Integritas dan disiplin adalah kunci. Patuhi aturan dan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (arf)