JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) 2026 dengan menobatkan pasangan Serry Satya dan Chandra Ari sebagai juara pertama. Ajang yang berlangsung pada Minggu (12/4/2026) ini diikuti 20 finalis terbaik dari total 109 peserta yang telah melalui seleksi ketat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing di tengah berbagai tantangan zaman.
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menegaskan generasi muda merupakan aset penting dalam pembangunan daerah sehingga perlu dipersiapkan secara matang.
“Generasi muda merupakan investasi strategis bagi masa depan daerah. Mereka harus dipersiapkan menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menghindari perilaku berisiko,” ujar Wabup dalam keteranga tertulis.
Selain juara pertama, posisi juara kedua diraih oleh Shesa Nayla dan Raditya Moreno, sementara juara ketiga diraih oleh Fahri Zaidan dan Syirilla Syila. Adapun juara favorit diraih Alexandria Azzahra dan Billy Ardo, juara advokasi oleh Adi Bachtiar dan Siti Aisyah, serta juara berbakat oleh Vito Dwi dan Inggrit Sally.
Pemkab Gresik mencatat sejumlah tantangan yang masih dihadapi remaja, seperti risiko pernikahan usia dini, pergaulan berisiko, hingga dampak negatif perkembangan digital. Meski demikian, angka dispensasi pernikahan di Gresik menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir.
Ketua TP PKK Kabupaten Gresik sekaligus Bunda Genre, Nurul Haromaini, menekankan pentingnya peran Duta Genre sebagai agen perubahan di kalangan remaja.
“Duta Genre diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan generasi muda, serta menjadi motivator bagi teman sebayanya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik, dr. Titik Ernawati, menyebut program Genre menjadi bagian penting dalam edukasi remaja, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan.
“Duta Genre berperan sebagai edukator, konselor, dan influencer dalam menyosialisasikan program kepada masyarakat, khususnya remaja,” jelasnya.
Melalui ajang ini, Pemkab Gresik berharap lahir generasi muda unggul yang mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus menyongsong Indonesia Emas. (bas/nuh)