JAVASATU.COM- Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengajak seluruh personel Polri untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menjaga persatuan bangsa dan melawan paham intoleransi serta radikalisme. Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Mapolres Gresik, Senin (1/6/2026).

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata AKBP Ramadhan Nasution saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Upacara yang digelar di Mapolres Gresik, Jalan Dr Wahidin SHD Nomor 214, Kecamatan Kebomas, itu diikuti Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, para pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Gresik.
Sebanyak 10 peleton pasukan gabungan turut ambil bagian dalam upacara tersebut. Mereka terdiri dari unsur perwira, staf Polres, personel Polsek jajaran, Satlantas, Satpolair, Satsamapta, Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam, Polwan hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Gresik.
Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolres menegaskan tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan peran Pancasila tidak hanya sebagai pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai pedoman moral dalam membangun perdamaian dunia.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila telah menjadi landasan Indonesia dalam berbagai kiprah internasional, termasuk melalui pengiriman pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan upaya penyelesaian konflik di berbagai kawasan.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, bukan sekadar simbol atau slogan.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat Pancasila harus tercermin dalam kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, menjunjung keadilan sosial, serta memberikan perlindungan kepada kelompok yang rentan. Karena itu, seluruh elemen bangsa, termasuk jajaran kepolisian, memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Seluruh elemen bangsa harus terus menjaga persatuan dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang dapat memecah belah bangsa,” ujarnya.
Menutup amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution mengajak seluruh peserta upacara untuk terus menjaga semangat nasionalisme dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku, Merdeka!” serunya. (bas/nuh)