email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Haul ke-134 KH Abdul Karim Gresik, Gus Yusuf Ingatkan Berkah di Tengah Krisis

by Syafik Hoo
1 Juni 2026

JAVASATU.COM- Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai semakin tidak menentu, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, mengingatkan pentingnya mencari keberkahan dalam hidup. Pesan itu disampaikannya saat mengisi pengajian umum pada puncak Haul ke-134 KH Abdul Karim di Pondok Pesantren Alkarimi, Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Minggu (31/5/2026).

Gus Yusuf (tengah) saat hadir di Haul ke-134 KH Abdul Karim Gresik. (Foto: Javasatu.com)

“Keberkahan itu sangat penting. Sebab, berkah berarti bertambahnya kebaikan. Memang tidak terlihat secara kasat mata, tetapi manfaatnya dapat dirasakan dalam kehidupan. Makna keberkahan adalah semakin bertambahnya kebaikan dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yusuf di hadapan ribuan jemaah yang memadati Lapangan Timur YPP Alkarimi.

Puncak haul pendiri Pondok Pesantren Alkarimi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri santri, alumni, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah. Pengajian yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Al Karimi TV itu menjadi momentum refleksi tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Dalam ceramahnya, Gus Yusuf menyoroti kondisi masyarakat yang saat ini dihadapkan pada berbagai ketidakpastian, mulai dari fluktuasi harga kebutuhan pokok hingga situasi ekonomi yang sulit diprediksi. Karena itu, ia mengajak jemaah untuk tidak hanya fokus mengejar banyaknya rezeki, tetapi juga keberkahannya.

“Hari ini banyak hal yang tidak menentu. Harga kebutuhan pokok sering berubah dan kondisi ekonomi juga tidak pasti. Karena itu, yang perlu dicari bukan hanya banyaknya rezeki, tetapi keberkahannya. Sedikit namun berkah akan terasa cukup,” katanya.

Menurut Gus Yusuf, salah satu jalan memperoleh keberkahan adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga hubungan dengan orang-orang saleh serta para ulama. Ia menegaskan bahwa keberkahan hidup tidak bisa dilepaskan dari kedekatan seseorang dengan nilai-nilai agama.

“Bersandarlah kepada Allah. Jika merasa belum mampu karena banyak kekurangan, maka dekatilah orang-orang yang dekat dengan Allah, yakni para ulama dan orang-orang saleh,” tuturnya.

Ia juga mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga tradisi menghormati ulama, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Menurutnya, ketenangan hidup dapat diraih dengan tetap terhubung kepada para kiai dan masyayikh yang menjadi pewaris ilmu para nabi.

Selain berbicara tentang keberkahan, Gus Yusuf mengulas makna haul sebagai bagian dari birrul walidain atau berbakti kepada orang tua. Ia menjelaskan bahwa bakti kepada orang tua tidak berhenti setelah mereka wafat, melainkan dapat diwujudkan melalui doa, sedekah, dan amal saleh yang diniatkan untuk mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yusuf juga mengingatkan para alumni pesantren agar terus menjaga hubungan dengan guru serta menyebarkan ilmu yang telah diperoleh selama mondok. Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab meneruskan tradisi keilmuan pesantren kepada masyarakat.

“Menjadi santri adalah anugerah yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, ilmu yang diperoleh di pesantren harus dijaga dan disebarkan agar terus memberi manfaat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak para alumni untuk mengirimkan putra-putrinya ke pesantren sebagai bentuk penghormatan kepada guru sekaligus upaya menjaga keberlangsungan pendidikan Islam.

BacaJuga :

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

“Selama anak-anak masih mengaji dan pesantren tetap hidup, insyaallah tradisi keilmuan Islam akan terus terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Alkarimi sekaligus Shohibul Haul, KH Abdul Muhshi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah yang hadir dalam peringatan Haul ke-134 KH Abdul Karim.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh jemaah. Semoga majelis haul ini membawa keberkahan bagi kita semua. Kami juga berharap seluruh civitas akademika YPP Alkarimi diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mendidik serta membimbing para santri,” ujarnya.

Rangkaian puncak haul juga diisi pembacaan manaqib dan sejarah perjuangan KH Abdul Karim yang disampaikan Gus Ahmad Musfis Salam. Dalam pemaparannya, Ketua RMINU Gresik itu mengulas perjalanan dakwah KH Abdul Karim dalam membangun Pondok Pesantren Alkarimi hingga menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang berpengaruh di Kabupaten Gresik. (hoo/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HaulKabupaten GresikKecamatan DukunPonpes Al-Karimi Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER HARI INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Bakorwil Malang Selesaikan Sengketa Aset Pemprov Jatim Tanpa Penggusuran

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

BERITA LAINNYA

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Program RTLH Jadi Strategi Pemkab Gresik Percepat Pengentasan Kemiskinan

Skadron Udara 11 Cetak Prestasi, Pilot Sukhoi Tembus 1.000 Jam Terbang

Sampah Kota Malang Capai 700 Ton per Hari, Dosen UB Dorong Pengelolaan Plastik Berbasis Ekoteologi

Garda Pemuda NasDem Kota Malang Hadiri Kongres II, Suyadi Dorong Restorasi Nyata Menuju Pemilu 2029

Penyelesaian Aset Simpang Ijen Kota Malang Tunggu Pergub dan Tarif Retribusi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved