email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Haul ke-134 KH Abdul Karim Gresik, Gus Yusuf Ingatkan Berkah di Tengah Krisis

by Syafik Hoo
1 Juni 2026

JAVASATU.COM- Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai semakin tidak menentu, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, mengingatkan pentingnya mencari keberkahan dalam hidup. Pesan itu disampaikannya saat mengisi pengajian umum pada puncak Haul ke-134 KH Abdul Karim di Pondok Pesantren Alkarimi, Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Minggu (31/5/2026).

Gus Yusuf (tengah) saat hadir di Haul ke-134 KH Abdul Karim Gresik. (Foto: Javasatu.com)

“Keberkahan itu sangat penting. Sebab, berkah berarti bertambahnya kebaikan. Memang tidak terlihat secara kasat mata, tetapi manfaatnya dapat dirasakan dalam kehidupan. Makna keberkahan adalah semakin bertambahnya kebaikan dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yusuf di hadapan ribuan jemaah yang memadati Lapangan Timur YPP Alkarimi.

Puncak haul pendiri Pondok Pesantren Alkarimi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri santri, alumni, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah. Pengajian yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Al Karimi TV itu menjadi momentum refleksi tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Dalam ceramahnya, Gus Yusuf menyoroti kondisi masyarakat yang saat ini dihadapkan pada berbagai ketidakpastian, mulai dari fluktuasi harga kebutuhan pokok hingga situasi ekonomi yang sulit diprediksi. Karena itu, ia mengajak jemaah untuk tidak hanya fokus mengejar banyaknya rezeki, tetapi juga keberkahannya.

“Hari ini banyak hal yang tidak menentu. Harga kebutuhan pokok sering berubah dan kondisi ekonomi juga tidak pasti. Karena itu, yang perlu dicari bukan hanya banyaknya rezeki, tetapi keberkahannya. Sedikit namun berkah akan terasa cukup,” katanya.

Menurut Gus Yusuf, salah satu jalan memperoleh keberkahan adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga hubungan dengan orang-orang saleh serta para ulama. Ia menegaskan bahwa keberkahan hidup tidak bisa dilepaskan dari kedekatan seseorang dengan nilai-nilai agama.

“Bersandarlah kepada Allah. Jika merasa belum mampu karena banyak kekurangan, maka dekatilah orang-orang yang dekat dengan Allah, yakni para ulama dan orang-orang saleh,” tuturnya.

Ia juga mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk terus menjaga tradisi menghormati ulama, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Menurutnya, ketenangan hidup dapat diraih dengan tetap terhubung kepada para kiai dan masyayikh yang menjadi pewaris ilmu para nabi.

Selain berbicara tentang keberkahan, Gus Yusuf mengulas makna haul sebagai bagian dari birrul walidain atau berbakti kepada orang tua. Ia menjelaskan bahwa bakti kepada orang tua tidak berhenti setelah mereka wafat, melainkan dapat diwujudkan melalui doa, sedekah, dan amal saleh yang diniatkan untuk mereka.

BacaJuga :

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yusuf juga mengingatkan para alumni pesantren agar terus menjaga hubungan dengan guru serta menyebarkan ilmu yang telah diperoleh selama mondok. Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab meneruskan tradisi keilmuan pesantren kepada masyarakat.

“Menjadi santri adalah anugerah yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, ilmu yang diperoleh di pesantren harus dijaga dan disebarkan agar terus memberi manfaat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak para alumni untuk mengirimkan putra-putrinya ke pesantren sebagai bentuk penghormatan kepada guru sekaligus upaya menjaga keberlangsungan pendidikan Islam.

“Selama anak-anak masih mengaji dan pesantren tetap hidup, insyaallah tradisi keilmuan Islam akan terus terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Alkarimi sekaligus Shohibul Haul, KH Abdul Muhshi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah yang hadir dalam peringatan Haul ke-134 KH Abdul Karim.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh jemaah. Semoga majelis haul ini membawa keberkahan bagi kita semua. Kami juga berharap seluruh civitas akademika YPP Alkarimi diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mendidik serta membimbing para santri,” ujarnya.

Rangkaian puncak haul juga diisi pembacaan manaqib dan sejarah perjuangan KH Abdul Karim yang disampaikan Gus Ahmad Musfis Salam. Dalam pemaparannya, Ketua RMINU Gresik itu mengulas perjalanan dakwah KH Abdul Karim dalam membangun Pondok Pesantren Alkarimi hingga menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang berpengaruh di Kabupaten Gresik. (hoo/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HaulKabupaten GresikKecamatan DukunPonpes Al-Karimi Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

DOR Kepanjen, ASN Tak Lapor Cerai Terancam Kembalikan Tunjangan Puluhan Juta

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Polres Gresik Rawat Toleransi di Empat Rumah Ibadah

Syahravi Cerita Pengalaman Pribadi di Lagu “Salah Paham (Lagi)” Bareng Rinni

Pemeriksaan di Polres Malang Kini Terekam Audio-Video

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Mbak Wali Ingin Pramuka Garuda Kota Kediri Cetak Generasi Tangguh

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

Prev Next

POPULER HARI INI

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

PLN Bantah Isu Blackout, Listrik di Jawa Dipastikan Aman

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

BERITA LAINNYA

DOR Kepanjen, ASN Tak Lapor Cerai Terancam Kembalikan Tunjangan Puluhan Juta

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Polres Gresik Rawat Toleransi di Empat Rumah Ibadah

Syahravi Cerita Pengalaman Pribadi di Lagu “Salah Paham (Lagi)” Bareng Rinni

Pemeriksaan di Polres Malang Kini Terekam Audio-Video

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Mbak Wali Ingin Pramuka Garuda Kota Kediri Cetak Generasi Tangguh

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PLN Bantah Isu Blackout, Listrik di Jawa Dipastikan Aman

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved