JAVASATU.COM- Sebanyak 20 warga binaan Lapas Kelas I Malang yang dijadwalkan bebas pada 17 Agustus 2026 mengikuti bakti sosial dengan membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan yang segera menjalani proses reintegrasi sosial.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan semangat mengabdi kepada masyarakat. Mereka yang mengikuti kegiatan ini adalah warga binaan yang akan segera kembali ke keluarga dan lingkungannya,” ujar Kalapas Kelas I Malang Christo Victor Nixon Toar.
Puluhan warga binaan tersebut merupakan penerima Remisi Umum HUT ke-81 RI yang masa pidananya berakhir pada 17 Agustus 2026. Mereka diberangkatkan menggunakan kendaraan Transpas menuju lokasi dengan mengenakan pakaian kerja berwarna biru.
Di TPU Buring, para warga binaan melakukan kerja bakti berupa pembersihan area makam dan pengecatan sejumlah fasilitas di lingkungan TPU. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Pelaksanaan kegiatan mendapat pengamanan dan pengawasan dari jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas serta petugas keamanan dan ketertiban Lapas Kelas I Malang. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan di luar lapas berjalan aman, tertib dan sesuai prosedur.
Christo mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempersiapkan warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kesempatan, dukungan, dan kepercayaan kepada mereka agar dapat menjalani proses reintegrasi dengan baik. Ketika masyarakat menerima, maka peluang mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik juga akan semakin besar,” katanya.
Kegiatan itu mendapat sambutan dari Pemerintah Kelurahan Buring dan masyarakat setempat. Lurah Buring Bambang Heryyanto bersama warga RW I dan RW X turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Bambang mengapresiasi Lapas Kelas I Malang yang memilih wilayah Buring sebagai lokasi bakti sosial. Ia juga mendoakan warga binaan yang segera bebas dapat diterima kembali oleh masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lapas Kelas I Malang beserta seluruh warga binaan yang dengan penuh semangat melaksanakan kerja bakti di tengah cuaca yang cukup terik. Semoga kebaikan ini menjadi bekal yang membawa manfaat,” ungkap Bambang.
Salah seorang warga binaan peserta kegiatan, MF, mengaku mendapat pengalaman berharga dari kegiatan di luar lapas. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memulai kehidupan baru setelah bebas.
“Saya senang bisa ikut berpartisipasi memperingati Hari Kemerdekaan dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat. Bisa ikut membersihkan makam dan membantu lingkungan membuat saya merasa lebih percaya diri untuk kembali ke masyarakat,” tutur MF.
Setelah kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga sekitar. Bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Malang mendorong pembinaan yang humanis sekaligus mempersiapkan warga binaan kembali berinteraksi dan berkontribusi positif di masyarakat. (dop/arf)