email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MUI Gresik Bekali Siswa SMPN 2 soal Bahaya Pergaulan Bebas

by Sudasir Al Ayyubi
10 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mengingatkan pelajar SMPN 2 Gresik agar menjaga diri dan pergaulan di usia remaja. Pesan tersebut disampaikan dalam program MUI Gresik Goes to School yang digelar di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Senin (10/8/2026).

Dok: MUI Gresik

Kegiatan yang digagas Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Kabupaten Gresik itu mengusung tema “Membina Karakter, Menginspirasi Generasi”. Edukasi diberikan untuk memperkuat pemahaman agama, membangun karakter, serta mencegah pelajar terjerumus dalam perilaku yang berisiko terhadap masa depan.

“Nasihat kami dari MUI yang pertama adalah mari jaga shalatnya,” tutur Ketua MUI Kabupaten Gresik Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga, Nyai Hj. Hajar Idris.

Hajar mengatakan salat dapat menjadi salah satu benteng bagi remaja dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif. Ia mengutip Surat Al-‘Ankabut ayat 45 yang menjelaskan fungsi shalat dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar.

“Dengan keberkahan shalat, insyaallah anak-anak terbentengi dari perbuatan maksiat,” ujarnya.

Selain menjaga ibadah, Hajar meminta siswa menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, keduanya berperan penting dalam membentuk karakter sekaligus membimbing pelajar agar mampu mengambil keputusan yang tepat selama masa remaja.

Hajar juga mengingatkan siswa mengenai risiko pergaulan bebas dan hubungan seksual sebelum menikah. Pesan itu disampaikan berdasarkan pengalaman MUI Gresik saat memberikan Bimbingan Konseling kepada pemohon dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Gresik.

“Kami melihat begitu tragisnya ketika MUI Gresik melakukan Bimbingan Konseling Pemohon Dispensasi Nikah di PA Gresik. Anak-anak yang masih berusia belasan tahun sudah hamil,” ungkapnya.

Ia meminta pelajar SMPN 2 Gresik tidak terjerumus dalam persoalan serupa. Menurutnya, masa remaja seharusnya digunakan untuk membangun karakter, menjaga kehormatan diri, dan mempersiapkan masa depan.

“Semoga para siswa-siswi SMPN 2 Gresik jangan sampai melakukannya sebelum menikah,” pesannya.

Hajar juga mengingatkan siswa agar tidak terburu-buru mengambil keputusan menikah pada usia anak. Ia menyebut ketentuan hukum perkawinan di Indonesia menetapkan usia minimal perkawinan 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.

“Kepada anak-anak, jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah pada usia anak, karena dapat membawa risiko terhadap kesiapan fisik maupun psikis. Kami juga berpesan untuk jaga diri dan jaga hati,” tegas Hajar.

Dalam kesempatan tersebut, Hajar mengapresiasi kebijakan UPT SMP Negeri 2 Gresik yang menerapkan pemisahan kelas siswa laki-laki dan perempuan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu upaya menjaga pergaulan pelajar.

BacaJuga :

MA Al-Karimi Gresik Bekali Siswa Hadapi Tantangan Pergaulan Remaja

SMPN 10 Gresik Luncurkan SIPINTER-MBG untuk Tekan Food Waste

“Alhamdulillah SMPN 2 Gresik kelasnya sudah pisah antara laki-laki dan perempuan. Ini luar biasa dan harus diapresiasi. Semoga ini bisa menjaga para siswa demi kemaslahatan kalian sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik H. Mohammad Salim, M.Pd.I., mengapresiasi kegiatan MUI Goes to School. Menurutnya, program tersebut memberikan edukasi yang relevan bagi siswa, terutama pelajar perempuan.

“Kami selaku Kepala UPT SMPN 2 Gresik sangat berterima kasih kepada MUI Kabupaten Gresik, terutama Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga, yang telah memberikan kegiatan inspiratif dalam bentuk MUI Goes to School,” ujarnya.

Salim menyebut materi keputrian menjadi salah satu bekal penting bagi siswi untuk menghadapi masa depan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, terutama anak-anak perempuan yang butuh pengetahuan keputrian. Semoga anak-anak bisa memperoleh manfaat dari kegiatan ini, terutama bekal untuk masa depannya,” tutur Salim yang juga merupakan Anggota Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Kabupaten Gresik Hj. Endang Herawaty, S.Psi., serta jajaran Hj. Tulus Ujiati, M.Pd.I., dr. Hj. Muzammila, dan Hj. Dewi Fatimah, S.Ag. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikMUIPelajarpendidikan

Comments 1

  1. duwi ramadani 9G says:
    1 bulan ago

    seru banget tadi MUI GOES TO SCHOOL

    Memuat...
    Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ojol Maxim Sukabumi Demo ke DPRD, Tuntut Tarif dan Perlindungan Hukum

PDPM Kabupaten Malang Minta Kasus Hukum Tak Kalah oleh Polemik Bendungan Lahor

Kejurprov PERSANI Jatim 2026 di Kediri, Pemkab Bidik Atlet Senam untuk Porprov

Adeng Laporkan Fredy Jonathan Terkait Pernyataan Kasus Pasar Karangploso

Sopir Angkutan Tewas, TNI Kejar Pelaku Pembakaran di Papua Pegunungan

Target Bongkar Ratoon Tebu Kabupaten Malang Naik Jadi 10.454 Hektare

Ganja 10,8 Kg Disembunyikan di Tangki Vespa, Terbongkar di Gresik

Mahasiswi di Malang Diduga Dilecehkan Pengendara Motor, Polisi Cek CCTV

Mega Science Center Jatim Park Group, Ada AI hingga Sensasi Jalan di Bulan

Nelayan Tayu Pati Tenggelam di Perairan Juwana, Satu Tewas Satu Hilang

Prev Next

POPULER HARI INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Camat Driyorejo Amri Minta Pelayanan Warga Lebih Cepat dan Tepat

Pemkot Malang Akan Telusuri Ulang 39 Bidang Aset di Ciptomulyo

Maulid Nabi, Warga Jalan Cendrawasih Tebuwung Perkuat Kebersamaan

Adeng Laporkan Fredy Jonathan Terkait Pernyataan Kasus Pasar Karangploso

BERITA LAINNYA

Ojol Maxim Sukabumi Demo ke DPRD, Tuntut Tarif dan Perlindungan Hukum

PDPM Kabupaten Malang Minta Kasus Hukum Tak Kalah oleh Polemik Bendungan Lahor

Kejurprov PERSANI Jatim 2026 di Kediri, Pemkab Bidik Atlet Senam untuk Porprov

Adeng Laporkan Fredy Jonathan Terkait Pernyataan Kasus Pasar Karangploso

Sopir Angkutan Tewas, TNI Kejar Pelaku Pembakaran di Papua Pegunungan

Target Bongkar Ratoon Tebu Kabupaten Malang Naik Jadi 10.454 Hektare

Ganja 10,8 Kg Disembunyikan di Tangki Vespa, Terbongkar di Gresik

Mahasiswi di Malang Diduga Dilecehkan Pengendara Motor, Polisi Cek CCTV

Mega Science Center Jatim Park Group, Ada AI hingga Sensasi Jalan di Bulan

Nelayan Tayu Pati Tenggelam di Perairan Juwana, Satu Tewas Satu Hilang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d