email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 11 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

MUI Gresik Bekali Siswa SMPN 2 soal Bahaya Pergaulan Bebas

by Sudasir Al Ayyubi
10 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik mengingatkan pelajar SMPN 2 Gresik agar menjaga diri dan pergaulan di usia remaja. Pesan tersebut disampaikan dalam program MUI Gresik Goes to School yang digelar di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Senin (10/8/2026).

Dok: MUI Gresik

Kegiatan yang digagas Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Kabupaten Gresik itu mengusung tema “Membina Karakter, Menginspirasi Generasi”. Edukasi diberikan untuk memperkuat pemahaman agama, membangun karakter, serta mencegah pelajar terjerumus dalam perilaku yang berisiko terhadap masa depan.

“Nasihat kami dari MUI yang pertama adalah mari jaga shalatnya,” tutur Ketua MUI Kabupaten Gresik Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga, Nyai Hj. Hajar Idris.

Hajar mengatakan salat dapat menjadi salah satu benteng bagi remaja dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif. Ia mengutip Surat Al-‘Ankabut ayat 45 yang menjelaskan fungsi shalat dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar.

“Dengan keberkahan shalat, insyaallah anak-anak terbentengi dari perbuatan maksiat,” ujarnya.

Selain menjaga ibadah, Hajar meminta siswa menghormati orang tua dan guru. Menurutnya, keduanya berperan penting dalam membentuk karakter sekaligus membimbing pelajar agar mampu mengambil keputusan yang tepat selama masa remaja.

Hajar juga mengingatkan siswa mengenai risiko pergaulan bebas dan hubungan seksual sebelum menikah. Pesan itu disampaikan berdasarkan pengalaman MUI Gresik saat memberikan Bimbingan Konseling kepada pemohon dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Gresik.

“Kami melihat begitu tragisnya ketika MUI Gresik melakukan Bimbingan Konseling Pemohon Dispensasi Nikah di PA Gresik. Anak-anak yang masih berusia belasan tahun sudah hamil,” ungkapnya.

Ia meminta pelajar SMPN 2 Gresik tidak terjerumus dalam persoalan serupa. Menurutnya, masa remaja seharusnya digunakan untuk membangun karakter, menjaga kehormatan diri, dan mempersiapkan masa depan.

“Semoga para siswa-siswi SMPN 2 Gresik jangan sampai melakukannya sebelum menikah,” pesannya.

Hajar juga mengingatkan siswa agar tidak terburu-buru mengambil keputusan menikah pada usia anak. Ia menyebut ketentuan hukum perkawinan di Indonesia menetapkan usia minimal perkawinan 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan.

BacaJuga :

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Yudisium Akbar Heppie UIBU Malang Diikuti 1.106 Mahasiswa

“Kepada anak-anak, jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah pada usia anak, karena dapat membawa risiko terhadap kesiapan fisik maupun psikis. Kami juga berpesan untuk jaga diri dan jaga hati,” tegas Hajar.

Dalam kesempatan tersebut, Hajar mengapresiasi kebijakan UPT SMP Negeri 2 Gresik yang menerapkan pemisahan kelas siswa laki-laki dan perempuan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu upaya menjaga pergaulan pelajar.

“Alhamdulillah SMPN 2 Gresik kelasnya sudah pisah antara laki-laki dan perempuan. Ini luar biasa dan harus diapresiasi. Semoga ini bisa menjaga para siswa demi kemaslahatan kalian sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik H. Mohammad Salim, M.Pd.I., mengapresiasi kegiatan MUI Goes to School. Menurutnya, program tersebut memberikan edukasi yang relevan bagi siswa, terutama pelajar perempuan.

“Kami selaku Kepala UPT SMPN 2 Gresik sangat berterima kasih kepada MUI Kabupaten Gresik, terutama Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga, yang telah memberikan kegiatan inspiratif dalam bentuk MUI Goes to School,” ujarnya.

Salim menyebut materi keputrian menjadi salah satu bekal penting bagi siswi untuk menghadapi masa depan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, terutama anak-anak perempuan yang butuh pengetahuan keputrian. Semoga anak-anak bisa memperoleh manfaat dari kegiatan ini, terutama bekal untuk masa depannya,” tutur Salim yang juga merupakan Anggota Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga MUI Kabupaten Gresik Hj. Endang Herawaty, S.Psi., serta jajaran Hj. Tulus Ujiati, M.Pd.I., dr. Hj. Muzammila, dan Hj. Dewi Fatimah, S.Ag. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikMUIPelajarpendidikan

Comments 1

  1. duwi ramadani 9G says:
    1 hari ago

    seru banget tadi MUI GOES TO SCHOOL

    Memuat...
    Reply

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

SPPG di Kabupaten Malang Bisa Kena Suspend, Ini Penyebabnya

Lenis Kogoya Minta TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

Polisi Bongkar Peredaran 26 Ribu Obat Keras di Majalengka, Tramadol Jadi Sorotan

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Kafilah Gresik Mulai Digembleng Jelang MTQ Jatim 2027

Prev Next

POPULER HARI INI

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

Babad Pasir Luhur Bangkit di Cibun Banyumas, Anak-anak Jadi Pewaris Tradisi

Lenis Kogoya Minta TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

BERITA LAINNYA

Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Bikin Poster Digital Pakai AI

Ateng Sutisna Dorong Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak di Era Digital

Bakorwil Malang Tekankan ASN Tak Sekadar Kerja, tapi Beri Dampak ke Masyarakat

Gresik Tanam 10.000 Mangrove, Amankan Pesisir dan Ekonomi Warga

Panglima TNI: Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan

SPPG di Kabupaten Malang Bisa Kena Suspend, Ini Penyebabnya

Lenis Kogoya Minta TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

Polisi Bongkar Peredaran 26 Ribu Obat Keras di Majalengka, Tramadol Jadi Sorotan

Kapolresta Malang Kota Ajak Aremania-Bonek Ciptakan Iklim Sepak Bola Kondusif

Kafilah Gresik Mulai Digembleng Jelang MTQ Jatim 2027

Prev Next

POPULER MINGGU INI

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d