email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mitra MBG Soroti Tata Kelola BGN, Minta Pimpinan Baru Segera Berbenah

by Hendrawan
7 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD Gemas) meminta pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) segera membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mitra menilai kebijakan yang berubah-ubah dan petunjuk teknis yang belum jelas masih menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaan program di lapangan.

Dok: HMD Gemas

Ketua Umum HMD Gemas, Prof Dr Drs Yadiman SH MH, mengatakan persoalan tersebut terutama berkaitan dengan konsistensi kebijakan dan mekanisme pertanggungjawaban mitra dapur MBG.

“Sistem tata kelolanya masih banyak kelemahan di sana-sini,” kata Yadiman saat ditemui di sela pelantikan DPD HMD Gemas DIY-Jateng di The Jogja Hotel, Kamis (6/8/2026).

Menurut Yadiman, ketidakkonsistenan kebijakan BGN membuat mitra dapur kesulitan menerjemahkan aturan ke dalam pelaksanaan teknis. Salah satu contoh yang disorot adalah kebijakan terkait pemberian susu dalam program MBG.

“Contohnya misalnya susu. Di satu sisi pimpinan menyarankan, tapi di jalan lain dilarang. Tidak konsisten. Akhirnya di lapangan persepsinya lain-lain, samar-samar,” ujarnya.

Karena itu, HMD Gemas meminta BGN menyusun setiap petunjuk teknis maupun surat edaran dengan melibatkan masukan dari pelaksana di lapangan. Menurut Yadiman, pendekatan tersebut diperlukan agar kebijakan yang diterbitkan benar-benar dapat diterapkan oleh mitra.

“Setiap petunjuk teknis atau SE harus aspiratif. Harus dari bawah, jangan top-down, tapi bottom-up. Supaya bisa implementatif, di lapangan bisa dieksekusi dan diterima,” tegasnya.

HMD Gemas juga mengusulkan adanya mekanisme khusus untuk membantu mitra menyelesaikan persoalan administrasi dan perizinan SPPG. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah kebijakan lintas kementerian agar proses pemenuhan persyaratan dapat dilakukan secara lebih jelas dan terkoordinasi.

“BGN juga harus melakukan upaya-upaya strategis untuk membuat mekanisme diskresi kebijakan, misalnya SKB Menteri, dalam konteks kelengkapan administratif terkait perizinan SPPG,” ujar Yadiman.

Selain administrasi, HMD Gemas menyoroti pembagian tanggung jawab antara yayasan atau mitra pengelola SPPG dengan kepala SPPG yang menjalankan operasional. Mereka menilai ketidakjelasan pembagian kewenangan dapat menimbulkan persoalan administrasi hingga hukum.

“Kami yang tanda tangan, rekening kita, tapi yang mengelola Kepala SPPG. Ini menjadi anomali. Pertanggungjawaban hukumnya siapa? Administrasinya siapa? Pertanggungjawaban keuangan kalau ada masalah nanti siapa?” kata Yadiman.

Berbagai persoalan tersebut akan disampaikan HMD Gemas kepada BGN sebagai bahan evaluasi. Mereka meminta adanya aturan yang lebih jelas mengenai mekanisme pelaksanaan, hak, kewajiban, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam program MBG.

“Sehingga jelas nanti aturannya seperti apa, mekanismenya seperti apa, dan apa yang menjadi hak dan kewajiban kita,” pungkas Yadiman.

BacaJuga :

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Selain konsistensi kebijakan, HMD Gemas menyoroti persoalan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sekretaris Jenderal HMD Gemas, Yusuf Supriadi, mengatakan percepatan operasional pada awal program membuat sejumlah SPPG berjalan sebelum seluruh persyaratan administratif terpenuhi.

“Awal-awal digenjot dengan percepatan sehingga saat ini kami terus-menerus diminta melengkapi persyaratan administratif tersebut,” kata Yusuf.

Menurutnya, persoalan menjadi rumit karena permintaan kelengkapan administrasi tidak selalu disertai petunjuk teknis yang spesifik. Kondisi itu membuat mitra kesulitan memastikan dokumen apa saja yang wajib dipenuhi.

“Saat ini mitra terus diminta melengkapi persyaratan administrasi tanpa juknis yang jelas dari BGN. Kami dan rekan-rekan bingung. Tahunya harus ada ini, harus ada itu, tetapi tidak ada arahan yang lebih spesifik,” ujarnya.

Yusuf menilai komunikasi kebijakan antara BGN dan mitra perlu diperbaiki. Menurutnya, sebagai lembaga penyelenggara negara, setiap kebijakan yang menyangkut pelaksanaan program harus disampaikan secara jelas dan melalui pertimbangan yang matang.

“BGN adalah salah satu penyelenggara negara. Pernyataan pejabat tanpa komunikasi dan pertimbangan yang matang seharusnya tidak terjadi. Kalau ini terus begini, ada kebuntuan komunikasi, ke depan akan menjadi problem terus-menerus,” katanya. (wan/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Badan Gizi NasionalBGNHMD GEMASMakan Bergizi Gratismbg

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Gresik Integrasikan Data Warga, Akses Tetap Dijaga

Djoko Suyanto Titip Pesan untuk Prajurit TNI: Jaga Kehormatan dan Pengabdian

Hendropriyono Pesan TNI Perkuat Kemampuan Tempur Ikuti Teknologi

Prev Next

POPULER HARI INI

Agum Gumelar Ingatkan Prajurit TNI Pegang Teguh Sapta Marga

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

BERITA LAINNYA

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Gresik Integrasikan Data Warga, Akses Tetap Dijaga

Djoko Suyanto Titip Pesan untuk Prajurit TNI: Jaga Kehormatan dan Pengabdian

Hendropriyono Pesan TNI Perkuat Kemampuan Tempur Ikuti Teknologi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved