JAVASATU.COM- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan agar Operasi Bantuan Kemanusiaan untuk masyarakat Gaza dilanjutkan, meski sebelumnya direncanakan berakhir pada 28 Agustus 2025. Perpanjangan ini ditegaskan sebagai bentuk konsistensi Indonesia dalam membantu rakyat Gaza yang terdampak konflik.

Dengan bergabungnya pesawat Hercules C-130 A-1343 yang tiba di Yordania pada Kamis (28/8/2025), Satgas Garuda Merah Putih II semakin siap menyalurkan bantuan. Hingga Jumat (29/8/2025), total logistik yang sudah diterjunkan mencapai 91,4 ton atau 520 bundel melalui metode airdrop.
Selain itu, dua pesawat C-130 J Super Hercules TNI AU A-1339 dan A-1344 disiagakan di pangkalan, menunggu izin terbang untuk melanjutkan misi berikutnya. Semangat dan dedikasi prajurit Satgas disebut tetap terjaga, mencerminkan komitmen penuh TNI membantu warga Gaza.
Rencana selanjutnya, tiga pesawat Hercules akan melaksanakan ferry flight menuju Mesir pada 31 Agustus 2025. Kemudian, konsolidasi dengan Angkatan Udara Mesir dijadwalkan pada 1 September 2025, sebelum misi airdrop berlangsung mulai 2 hingga 20 September 2025.
“Perpanjangan operasi ini dan tambahan armada memperkuat komitmen Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional. TNI hadir bukan hanya sebagai garda pertahanan, tapi juga sebagai duta bangsa dalam diplomasi pertahanan dan solidaritas global,” tegas Panglima TNI.
Satgas Garuda Merah Putih II akan terus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan, memastikan masyarakat Gaza tetap mendapat dukungan dari Indonesia. (arf)