email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Peziarah Keberatan Ongkos Angkot Jika Terminal Bus Wisata Religi Lumpur Tak Difungsikan

Simak Cara KaDishub Gresik Menanggapi Keluhan Pedagang

by Sudasir Al Ayyubi
23 Oktober 2020
TAK DIFUNGSIKAN: Kondisi Terminal Bus Wisata Religi Syekh Maulana Malik Ibrahim nampak sangat sepi. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Javasatu,Gresik- Diberitakan sebelumnya di media ini, Kamis (22/10/20202) salah satu pedagang souvenir di areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, H Hamid mengeluh sepi pengunjung atau peziarah sehingga berdampak ke dagangannya, karena bus wisata religi jarang masuk ke terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur.

“Jika bus pariwisata masuk ke terminal Lumpur (Terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) dulu, otomatis kesini (Areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) kan diangkut sama Elf yang sudah disediakan dan turun lewat sini (Areal pedagang souvenir, red), kalau tidak parkir di terminal lumpur atau bus parkir di terminal sunan giri, peziarah ke makam syekh maulana malik ibrahim menggunakan angkutan kota, maka jualan para pedagang sepi. Kan turunnya peziarah yang naik angkot tidak lewat para pedagang” beber H Hamid, Kamis (22/10/2020).

Sayangnya, keluhan tersebut mendapat tanggapan yang kurang bijak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Nanang Setiawan.

“Biarkan saja masyarakat atau pengunjung yang memilih sendiri” jawab Nanang singkat saat dihubungi Javasatu.com melalui sambungan telepon genggam, Kamis (22/10/2020).

Selain keluhan pedagang, keluhan juga muncul dari peziarah. Salah satu peziarah asal Malang, Titik Handayani mengungkapkan kepada Javasatu.com, merasa bingung dengan kondisi yang terjadi sekarang. Dirinya mengaku beban biaya operasional (tambahan ongkos angkot) semakin bertambah, jika diberlakukan sistem transportasi seperti ini.

“Kita kaget dan heran kenapa kok bus nya di sana (Terminal Bus Wisata Giri, red) dan harus naik angkot. Sehingga para rombongan tambah biaya lagi (dari terminal bus wisata giri ke makam malik ibrahim, red). Pinginnya sih bus nya langsung ke terminal bus wisata malik ibrahim” ungkap Titik, Jumat (23/10/2020).

SEPI & RAPI: Berjajar armada Elf yang seharusnya mengangkut penumpang dari Terminal Bus Wisata Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur Gresik, nampak antre menunggu penumpan. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Intinya, lanjut Titik, peziarah menginginkan kembali seperti semula, yaitu Terminal bus wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur Gresik difungsikan sebagai mana mestinya.

“Jika diberlakukan seperti ini terus, bisa-bisa peziarah akan sepi pak, dan terminal tidak di fungsikan sebagai mana mestinya. Selain itu juga pasti bertentangan dengan program pemerintah pengembangan pariwisata dengan perputaran ekonomi nasional. Karena setau saya perputaran ekonomi nasional itu di mulai dari desa atau kelurahan” beber Titik yang juga aktif di organisasi perempuan di wilayah Bantaran, Malang.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

TERPAKSA: Penumpang terpaksa naik angkot menuju ke areal Makam Malik Ibrahim dan berdampak kepada sepinya penjualan souvenir pedagang. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Selain itu, imbuh Titik, dampak dari kurang maksimalnya pengelolaan terminal tersebut, otomatis berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

“Contohnya pedagang yang menjajakan dagangannya kepada pengunjung wisata sepi dan tidak laku” pungkas Titik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved