email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 30 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Peziarah Keberatan Ongkos Angkot Jika Terminal Bus Wisata Religi Lumpur Tak Difungsikan

Simak Cara KaDishub Gresik Menanggapi Keluhan Pedagang

by Sudasir Al Ayyubi
23 Oktober 2020
TAK DIFUNGSIKAN: Kondisi Terminal Bus Wisata Religi Syekh Maulana Malik Ibrahim nampak sangat sepi. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Javasatu,Gresik- Diberitakan sebelumnya di media ini, Kamis (22/10/20202) salah satu pedagang souvenir di areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, H Hamid mengeluh sepi pengunjung atau peziarah sehingga berdampak ke dagangannya, karena bus wisata religi jarang masuk ke terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur.

“Jika bus pariwisata masuk ke terminal Lumpur (Terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) dulu, otomatis kesini (Areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) kan diangkut sama Elf yang sudah disediakan dan turun lewat sini (Areal pedagang souvenir, red), kalau tidak parkir di terminal lumpur atau bus parkir di terminal sunan giri, peziarah ke makam syekh maulana malik ibrahim menggunakan angkutan kota, maka jualan para pedagang sepi. Kan turunnya peziarah yang naik angkot tidak lewat para pedagang” beber H Hamid, Kamis (22/10/2020).

Sayangnya, keluhan tersebut mendapat tanggapan yang kurang bijak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Nanang Setiawan.

“Biarkan saja masyarakat atau pengunjung yang memilih sendiri” jawab Nanang singkat saat dihubungi Javasatu.com melalui sambungan telepon genggam, Kamis (22/10/2020).

Selain keluhan pedagang, keluhan juga muncul dari peziarah. Salah satu peziarah asal Malang, Titik Handayani mengungkapkan kepada Javasatu.com, merasa bingung dengan kondisi yang terjadi sekarang. Dirinya mengaku beban biaya operasional (tambahan ongkos angkot) semakin bertambah, jika diberlakukan sistem transportasi seperti ini.

“Kita kaget dan heran kenapa kok bus nya di sana (Terminal Bus Wisata Giri, red) dan harus naik angkot. Sehingga para rombongan tambah biaya lagi (dari terminal bus wisata giri ke makam malik ibrahim, red). Pinginnya sih bus nya langsung ke terminal bus wisata malik ibrahim” ungkap Titik, Jumat (23/10/2020).

SEPI & RAPI: Berjajar armada Elf yang seharusnya mengangkut penumpang dari Terminal Bus Wisata Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur Gresik, nampak antre menunggu penumpan. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Intinya, lanjut Titik, peziarah menginginkan kembali seperti semula, yaitu Terminal bus wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur Gresik difungsikan sebagai mana mestinya.

“Jika diberlakukan seperti ini terus, bisa-bisa peziarah akan sepi pak, dan terminal tidak di fungsikan sebagai mana mestinya. Selain itu juga pasti bertentangan dengan program pemerintah pengembangan pariwisata dengan perputaran ekonomi nasional. Karena setau saya perputaran ekonomi nasional itu di mulai dari desa atau kelurahan” beber Titik yang juga aktif di organisasi perempuan di wilayah Bantaran, Malang.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

TERPAKSA: Penumpang terpaksa naik angkot menuju ke areal Makam Malik Ibrahim dan berdampak kepada sepinya penjualan souvenir pedagang. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Selain itu, imbuh Titik, dampak dari kurang maksimalnya pengelolaan terminal tersebut, otomatis berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

“Contohnya pedagang yang menjajakan dagangannya kepada pengunjung wisata sepi dan tidak laku” pungkas Titik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Pesta Narkoba di Hotel Surabaya Digerebek, 8 Orang Diamankan Termasuk 3 Anggota DPRD

Rakernas GPPN, Dukung Kapolri dan Semangat Presisi Mengabdi untuk NKRI

JNF Kecam Tudingan terhadap Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja

Jepang Akhiri Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Kapolresta Malang Kota Ajak Tokoh Lintas Sektor Lestarikan Osob Kiwalan

Gerindra Kabupaten Malang Tegaskan Tak Toleransi Kader Terbukti Terlibat Narkoba

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Stop Boros Pangan, Dispangtan Kota Malang Latih Olah Sisa Makanan

Pemenang Lomba Foto dan Video HUT ke-81 TNI Diumumkan, Ini Juaranya

Truk Tanpa Terpal Ditilang di Jalan Deandles Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Fither Kuntajaya Siap Emban Amanah sebagai Plt Camat Manyar

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

Pesta Narkoba di Hotel Surabaya Digerebek, 8 Orang Diamankan Termasuk 3 Anggota DPRD

Rakernas GPPN, Dukung Kapolri dan Semangat Presisi Mengabdi untuk NKRI

JNF Kecam Tudingan terhadap Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja

Jepang Akhiri Misi Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Kapolresta Malang Kota Ajak Tokoh Lintas Sektor Lestarikan Osob Kiwalan

Gerindra Kabupaten Malang Tegaskan Tak Toleransi Kader Terbukti Terlibat Narkoba

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Stop Boros Pangan, Dispangtan Kota Malang Latih Olah Sisa Makanan

Pemenang Lomba Foto dan Video HUT ke-81 TNI Diumumkan, Ini Juaranya

Truk Tanpa Terpal Ditilang di Jalan Deandles Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved