email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkab Gresik dan Wilmar Tanam Mangrove, Dorong Ekowisata dan Kendali Emisi

by Sudasir Al Ayyubi
3 Mei 2025

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama PT Wilmar Nabati Indonesia menanam 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di kawasan wisata Mangrove Karangkiring, Sabtu (3/5/2025). Aksi ini digelar untuk memperingati Hari Bumi dan merupakan bagian dari program 100 hari Nawaksara Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025–2030.

(Foto: Prokopim Setda Kabupaten Gresik/Ist)

Sebanyak 111 peserta dari unsur pemerintah, perusahaan, dan komunitas lokal terlibat langsung. Kolaborasi ini menjadi strategi konkret menghadapi perubahan iklim, memperkuat ekosistem pesisir, sekaligus mengembangkan potensi wisata lingkungan.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan pentingnya peran mangrove dalam menekan dampak lingkungan di kawasan pesisir yang sekaligus menjadi pusat industri.

“Mangrove menyerap karbon 4–5 kali lebih besar dari hutan daratan. Ini solusi nyata untuk menurunkan emisi karbon,” ujar Alif.

Ia juga menyebut Karangkiring sebagai destinasi ekowisata potensial yang bisa menjadi ruang edukasi berbasis komunitas dan mendukung ekonomi lokal.

Senada, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan penanaman ini bukan kegiatan seremonial semata, tapi bagian dari strategi menekan emisi gas rumah kaca berbasis blue carbon.

“Langkah ini sejalan dengan Nawaksara, khususnya pilar Pesona Gresik yang fokus pada pengembangan dan revitalisasi ekowisata,” tegasnya.

Data Aksara 2024 mencatat, potensi penurunan emisi dari rehabilitasi mangrove di Gresik mencapai 2,3 juta ton CO₂ ekuivalen, yakni dari total emisi 10,2 miliar ton. Angka ini menunjukkan dampak strategis pemulihan pesisir dalam mitigasi iklim.

Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia, Ridwan Brandes Nainggolan, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. Menurutnya, PT Wilmar telah menanam 10 ribu mangrove sejak 2016 dan akan terus berkomitmen terhadap program lingkungan berkelanjutan.

BacaJuga :

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi di Oro-Oro Ombo, 40 Pil Disita

“Kegiatan ini bukan hanya soal ekologi, tapi juga menyentuh aspek ekonomi dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Sri Subaidah, menambahkan, mangrove adalah pelindung garis pantai, penopang ekosistem, sekaligus habitat spesies laut yang penting.

“Mangrove memperkuat ketahanan iklim dan mendukung kesejahteraan pesisir,” pungkasnya. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Asluchul AlifMangrovePemkab GresikPT Wilmar Nabati Indonesia

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi di Oro-Oro Ombo, 40 Pil Disita

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Malang Raya Roundtable Jelang Arema vs Persebaya, Polisi Belum Beri Izin Pertandingan

NasDem Malang Raya Minta Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

BERITA LAINNYA

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Andrew Robertson Susul Mohamed Salah? Liverpool Terancam Kehilangan Dua Pilar

Di Balik Hutan Pegunungan Bintang, Ladang Ganja Terungkap

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d