JAVASATU.COM- Polres Gresik menyalurkan puluhan hewan kurban kepada masyarakat dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 15 ekor sapi dan 76 ekor kambing didistribusikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga insan pers di Kabupaten Gresik.

Penyaluran hewan kurban dilakukan secara bertahap pada 25 hingga 26 Mei 2026 sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, momentum Iduladha dimanfaatkan untuk berbagi manfaat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat. Kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Menurutnya, penyaluran hewan kurban dilakukan secara merata kepada berbagai elemen masyarakat agar manfaat Iduladha bisa dirasakan lebih luas.
Selain pondok pesantren dan tempat ibadah, bantuan hewan kurban juga diberikan kepada sejumlah instansi, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga insan pers di Kabupaten Gresik.
Kapolres berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di wilayah Gresik.
“Kami berharap keberkahan Iduladha ini bisa dirasakan bersama dan semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik,” katanya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib mengapresiasi langkah Polres Gresik yang menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antar elemen masyarakat di Kabupaten Gresik.
“Alhamdulillah, semoga hewan kurban ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan yang membawa keberkahan. Kami berharap Kabupaten Gresik semakin kondusif, aman, dan masyarakatnya hidup rukun,” ujar KH Ainur Rofiq Thoyyib. (bas/arf)