Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Babi di Kabupaten Pasuruan Dilaporkan Mati Mendadak

Syaiful Arif by Syaiful Arif
11 Februari 2025
0

JAVASATU.COM-PASURUAN- Disadur dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Pasuruan, www.pasuruankab.go.id. Puluhan ekor babi di Desa Sedaeng dan Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan mati mendadak dalam dua minggu terakhir. Hingga kini, total sekitar 70 ekor babi milik warga ditemukan mati tanpa gejala sebelumnya.

(Foto: Kominfo Kabupaten Pasuruan/ www.pasuruankab.go.id)

Kepala Desa Sedaeng, Abdul Hadi, menyebutkan sekitar 50 ekor babi di Dusun Moroseneng dan Dusun Sedaeng ditemukan mati tiba-tiba.

“Warga kaget karena kemarin babinya masih sehat bugar, tapi hari ini tiba-tiba mati,” ujar Hadi, Senin (10/2/2025).

Dari sekitar 700 kepala keluarga (KK) di Desa Sedaeng, hampir setiap keluarga memelihara 1-2 ekor babi. Babi tersebut tidak diternakkan secara massal, melainkan dibeli sejak kecil untuk dibesarkan dan dijual atau dikonsumsi saat dibutuhkan.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Wonokitri. Kepala Desa Wonokitri, Wirya Aditya, mengungkapkan sekitar 20 ekor babi milik warga setempat mengalami nasib yang sama.

“Warga khawatir, kami minta bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Pemerintah desa setempat telah mengimbau warga untuk membersihkan kandang secara rutin dan memberikan vitamin kepada ternak mereka guna mencegah penyebaran penyakit.

“Kami sudah sosialisasi ke warga agar menjaga kebersihan kandang dan memberikan suplemen untuk meningkatkan daya tahan babi,” tambah Wirya. (Saf)

Tags: Kecamatan TosariPemkab Pasuruan
Previous Post

Reservoir Baru di Duduksampeyan Atasi Krisis Air Bersih di 23 Desa

Next Post

Dibeli dari Malang, Penyebab Kematian Puluhan Babi di Pasuruan Masih Misterius

Related Posts

40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri
Berita

40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri

21 Oktober 2026
Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka
Berita

Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka

21 Oktober 2026
Kapolres Malang Ajak HMI Jadi Jembatan Aspirasi Warga
Berita

Kapolres Malang Ajak HMI Jadi Jembatan Aspirasi Warga

21 Oktober 2026
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Malang Kota Kumpulkan 67 Kantong Darah
Berita

HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Malang Kota Kumpulkan 67 Kantong Darah

21 Oktober 2026
Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
Berita

Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah

20 Oktober 2026
Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
Berita

Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU

20 Oktober 2026
Next Post
Dibeli dari Malang, Penyebab Kematian Puluhan Babi di Pasuruan Masih Misterius

Dibeli dari Malang, Penyebab Kematian Puluhan Babi di Pasuruan Masih Misterius

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian
  • UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
  • 40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri
  • MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
  • Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com