JAVASATU.COM- Mengawali tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menggelar doa bersama di Rumah Anak Yatim Historia Yatama, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).

Doa bersama tersebut diikuti jajaran pengurus JMSI Jatim dan puluhan anak yatim, piatu, duafa, serta anak terlantar. Kegiatan ini menjadi refleksi spiritual insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik yang bertanggung jawab.
Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi dalam setiap ikhtiar.
“Doa menjadi sangat penting karena kita berusaha bekerja, namun dunia beserta isinya ini milik Allah SWT yang mengatur dan menentukan,” ujar Syaiful.
Ia menambahkan, JMSI didirikan pada 8 Februari 2020 bertepatan dengan HPN ke-74 di Kalimantan Selatan dan disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI pada tahun yang sama. Pada 10 Januari 2022, JMSI resmi menjadi konstituen Dewan Pers.
“Tahun 2026 ini HPN diselenggarakan di Provinsi Banten tanggal 7-9 Pebruari dengan tema : pers sehat, ekonomi berdaulat, bangsa kuat,” terang Syaiful Anam yang juga menjabat Sekretaris PWI Provinsi Jatim.
Doa dipimpin oleh pengasuh Rumah Anak Yatim Historia Yatama, Hj. Nur Babul Jannah, yang memanjatkan harapan agar keluarga besar JMSI dan insan pers selalu diberi keberkahan dan keselamatan.
“Mudah-mudahan keluarga besar JMSI, para wartawan, dan kita semua selalu dalam petunjuk serta pertolongan Allah SWT,” ujarnya.
Dalam tausiyah singkat, ustaz yang hadir menyampaikan filosofi kekuatan dalam ajaran Islam. Mulai dari gunung, besi, api, air, hingga angin yang dianggap paling kuat di muka bumi. Namun, seluruh kekuatan tersebut disebut masih dapat dikendalikan oleh kekuatan doa dan amal saleh.
“Maka doa menjadi kekuatan paling menentukan di muka bumi,” tuturnya.
Rumah Anak Yatim Historia Yatama, yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso IV Graha Angkasa RRI Blok A No. 8, Waru, Sidoarjo, saat ini membina 90 anak asuh yang terdiri dari yatim, piatu, dhuafa, dan anak terlantar.
Yayasan ini berdiri sejak 2004 dan dipimpin oleh H. Bambang selaku ketua, Dinda Fadliyah Dzikriana sebagai sekretaris, serta Hj. Babul Jannah sebagai bendahara. Pembina yayasan Rofiqul Hujjaj dan pengawas Hj. Ida Mawaddah.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus JMSI Jatim hasil Musda 2025, antara lain Syaiful Anam (Ketua), Budi Purna (Sekretaris), Erfandi Putra (Bendahara), serta para wakil ketua dan anggota di antaranya Hery Sunarjo, Jay Wijayanto, Achmad Tauriq Imani, dan Moekti Wibowo.
Sebagai informasi, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946. Penetapan HPN berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 yang ditandatangani Presiden Soeharto. (*)