JAVASATU.COM- Transformasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di bawah kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho mendapat apresiasi dari analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung. Ia menilai berbagai capaian modernisasi layanan yang dilakukan Korlantas tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan publik, tetapi juga menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang dinilai layak mendapat pengakuan lebih tinggi, termasuk penyematan pangkat Komisaris Jenderal (Komjen).

Nasky menyoroti sejumlah inovasi digital yang dijalankan Korlantas Polri, mulai dari penguatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), layanan Registrasi dan Identifikasi (Regident) kendaraan melalui aplikasi SIGNAL dan SINAR, hingga pengembangan Indonesia Safety Driving Center (ISDC).
Menurutnya, berbagai terobosan tersebut telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan lalu lintas di Indonesia yang kini lebih transparan, efisien, dan berbasis teknologi.
“Upaya tersebut dinilai selaras dengan tuntutan transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum lalu lintas di era modern,” kata Nasky dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, digitalisasi layanan Korlantas Polri memberikan dampak langsung terhadap kemudahan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi kendaraan. Mulai dari pengurusan SIM, STNK, BPKB, hingga data kendaraan yang kini terintegrasi secara digital.
Selain itu, penerapan ETLE di berbagai wilayah dinilai mampu menciptakan penegakan hukum lalu lintas yang lebih objektif, minim interaksi langsung, serta mengurangi potensi penyimpangan di lapangan.
Nasky menilai transformasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga mencerminkan perubahan budaya kerja di tubuh Korlantas Polri yang semakin modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Transformasi ini menunjukkan adanya pergeseran besar dalam pola kerja Korlantas Polri menuju sistem digital yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tersebut tidak terlepas dari peran kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho yang dinilai mampu mendorong percepatan modernisasi layanan di lingkungan Korlantas.
Nasky secara tegas juga menilai Irjen Agus layak mendapatkan apresiasi atas kinerja dan capaian yang telah ditorehkan, termasuk dinilai pantas menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polri atas kontribusinya dalam mendorong perubahan besar di tubuh Korlantas.
“Dengan berbagai capaian transformasi tersebut, Irjen Pol Agus Suryonugroho dinilai layak mendapat apresiasi dan sangat pantas jika diberikan kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polri,” tegas Nasky.
Ia menambahkan, transformasi Korlantas juga sejalan dengan agenda reformasi birokrasi Polri, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, profesional, dan akuntabel.
Nasky berharap penguatan digitalisasi di tubuh Korlantas Polri dapat terus dilanjutkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat, terutama dalam hal kemudahan layanan dan peningkatan keselamatan berlalu lintas.
“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja menuju pelayanan yang lebih modern dan terpercaya,” pungkasnya. (arf)