email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bupati Gresik Bahas Ekonomi Hijau di Dialog Nasional Apkasi ke-24

by Sudasir Al Ayyubi
10 Juni 2024

JAVASATU.COM-TRENGGALEK- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menghadiri kegiatan dialog nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ke-24. Acara ini berlangsung pada Sabtu (08/06/2024) di Pendopo Kabupaten Trenggalek dengan tema ‘Ekonomi Hijau Pembangunan Rendah Karbon: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah’.

(Foto: Istimewa)

Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Bupati Gorontalo Prof. Dr. Nelson Pomalingo, Prof. Juniati Gunawan, Heru Gunawan, Dr. He Haoze peneliti emisi karbon dari Taiwan, serta Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang juga Wakil Ketua APKASI. Diskusi tersebut membahas tantangan dan peluang dalam menerapkan ekonomi hijau serta langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon dan memperkuat pelestarian lingkungan.

Selepas acara, Bupati Yani menyatakan bahwa banyak wawasan berharga yang didapat dari forum tersebut, khususnya mengenai pentingnya pembangunan yang ramah lingkungan di tengah ancaman krisis global.

“Kabupaten Gresik menjadi tujuan investasi dengan banyak industri besar. Namun, komitmen kami adalah menjaga kelestarian lingkungan seperti yang diprogramkan dalam Nawa Karsa yakni Gresik Lestari,” ujarnya.

Bupati Yani juga menegaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik terus memantau kadar emisi karbon serta kualitas udara.

“Kami mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk membuka lebih banyak ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membangun hutan kota di area Gejos sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Kami juga terus menggaungkan motto ‘Gresik Lestari, menanam sampai mati’,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik telah memiliki alat pemantau kualitas udara secara real-time. Selain itu, pemantauan perkembangan emisi karbon juga terus dilakukan.

BacaJuga :

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Bupati Kediri Pastikan Ketersediaan Bapokting dan Kesiapan Pengamanan Lebaran

“Dalam berbagai kesempatan, saya selalu mengajak masyarakat untuk menanam pohon melalui program Satu Jiwa Satu Pohon (SAJISAPO). Kami berharap dengan penambahan pohon, efek gas rumah kaca dapat dikurangi,” terangnya.

Sri Subaidah juga mengungkapkan bahwa kondisi karbon di Kabupaten Gresik saat ini masih di bawah baku mutu, yang berarti kualitas udara di daerah tersebut masih baik. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ApkasiDLH GresikFandi Akhmad YaniPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Prev Next

POPULER HARI INI

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

BERITA LAINNYA

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved