email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Presenter TV di Malang Banting Stir Bisnis Gendongan Bayi

by Redaksi Javasatu
27 Juni 2021
ADVERTISEMENT

Javasatu,Malang- Mengikuti perkembangan zaman, banyak peluang yang bisa menjadi sebuah ide untuk memulai usaha. Seperti yang dilakukan oleh Lathifah Amaturrahman.

Proses pembuatan gendongan ‘Bayiku’. (Foto: Istimewa)

Perempuan yang sebelumnya berprofesi sebagai presenter televisi lokal tersebut banting setir dan memulai usaha bisnis gendongan bayi dengan brand Bayiku.

Siapa sangka, bisnis tersebut berawal dari pengalaman pahit Thiva, sapaan akrabnya. Saat ini, justru sudah berhasil menembus pasar ekspor.

Punya Pengalaman Pahit Anak Balitanya Jatuh Saat Digendong Menggunakan Gendongan Pasaran

Kepada NusaDaily.com jaringan media ini, Thiva menceritakan, ide tersebut berawal dari pengalaman pahit yang dialami. Saat itu, anaknya yang masih berusia balita terjatuh dari gendongan yang biasa dijual di pasaran. Sebab, gendongan tersebut tidak standar dan kurang aman.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Thiva melakukan riset dan mulai mencoba membuat gendongan bayi sendiri.

“Riset itu saya lakukan sekitar tahun 2017. Kemudian, saya mencoba (membuat). Akhirnya, jadilah satu gendongan bayi yang sesuai standar. Saya gunakan sendiri awalnya,” terang dia, Minggu (27/6/2021).

Banyak yang Tertarik dengan Produknya

Setelah sukses membuat satu gendongan sendiri untuk anaknya, ternyata banyak orang tertarik pada produk tersebut. Sebab, gendongan yang dibuat benar-benar memberikan kenyamanan pada balita saat digendong.

BacaJuga :

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

Penajatim Hadir, Media Siber Utamakan Kualitas dan Integritas

Bermula dari permintaan pasar, peluang tersebut ditangkap oleh Thiva. Ia akhirnya memberanikan diri untuk mulai membuka usaha tersebut yang terus berkembang hingga kini.

“Awalnya, teman-teman saya banyak yang suka dan minta dibuatkan. Akhirnya, kami coba kembangkan sendiri dan ditawarkan ke beberapa tempat termasuk ke salah satu toko perlengkapan bayi paling lengkap di Malang,” kata dia.

Namun, perjuangan tak semudah itu. Saat Thiva menitipkan gendongannya tersebut ke salah satu toko perlengkapan bayi, sempat diremehkan oleh pengelola toko. Namun, justru berhasil mencetak penjualan yang luar biasa.

“Hasilnya luar biasa, 50 produk pertama yang kami masukkan ke toko tersebut ludes hanya dalam dua hari,” jelas dia.

Sampai saat ini, gendongan bayi produksi Bayiku sudah memiliki empat produk unggulan, yakni 2 in 1 instant baby wrap, Eco Baby Pouch, Activa Baby Carrier dan Geos Premium Baby Pouch.

“Harganya mulai Rp 50 ribu untuk model Eco Baby Pouch dan yang paling mahal adalah Rp 275 ribu untuk model Activa Baby Carrier,” kata dia.

Thiva menguraikan, setiap produk juga didesain sesuai dengan standar yang dibutuhkan untuk bayi. Gendongan juga dibuat senyaman mungkin untuk bayi, namun tetap aman dan sesuai standar yang ditetapkan agar pertumbuhan bayi tidak terhambat.

“Gendongan standar itu yang ergonomis. Desain, bahan dan model gendongan dibuat tidak hanya agar bayi merasa nyaman, tetapi juga untuk yang menggendong. Kami juga memperhatikan detail dari tiap bagian bahan yang digunakan untuk gendongan,” papar dia.

Baca Artikel Lainnya:
  • Tiga Kiat Kembangkan Bisnis untuk Perusahaan Rintisan – Nusadaily.com
  • Cerita Premanisme & Sekelumit Bisnis Keamanan di Pasar Tanah Abang – Nusadaily.com
  • Topping Off The Alana Hotel Malang, Siap Bidik Pasar Pebisnis – Nusadaily.com

Produksi Semakin Besar

Sejauh ini, lanjut Thiva, produksi sudah cukup besar. Setiap bulannya, industri yang sudah masuk kategori menengah itu mampu memproduksi sekitar 2.400 buah gendongan bayi model Activa Baby Carrier atau sekitat 4.000 buah untuk semua model gendongan.

“Produk kami ini juga sudah melewati uji laboratorium untuk ketahanan, kekuatan dan keamanan. Jadi, produk kami aman untuk bayi,” lanjut dia.

Saat ini, produk gendongan Bayiku sudah dijual hingga seluruh Indonesia. Bahkan, beberapa kali produk buatan Kota Malang itu sudah merambah pasar ekspor ke beberapa negara. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussala dan Belanda. Namun , untuk bisa mendapatkan produk Bayiku, Thiva menyebut bahwa konsumen harus melakukan pre-order terlebih dahulu.

“Jadi, produk yang saat ini kami kerjakan ini adalah preorder yang masuk dua bulan lalu,” tandas dia. (Nda/Aka)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BayikuekonomiGendongan BayiPresenter TV

Comments 1

  1. Ping-balik: Jaranan Tril Meriahkan Sumpah Pemuda - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Polantas Gresik Santuni Anak Yatim, Tebar Kebaikan di Ramadan

Raih 44 Emas di Porprov Jatim 2025, Atlet Gresik Diguyur Bonus Rp9,3 Miliar

Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Ditemukan Tewas

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Tiga Besar JPT Pemkab Malang Segera Diumumkan, BKN Jadi Penentu

Ramadan, Polres Malang Tingkatkan Patroli: Kasus Curat Turun 70 Persen

DPMPTSP Kota Kediri Jadi Rujukan WBK, Tulungagung Studi Tiru Zona Integritas

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

BERITA LAINNYA

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

DPMPTSP Kota Kediri Jadi Rujukan WBK, Tulungagung Studi Tiru Zona Integritas

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Publik Apresiasi Kapolda NTB Usai Bongkar 157 Kasus Narkoba

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved