email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Yeny Purwaty, Sulap Pakaian Bekas Jadi Baru Dengan Ecoprint

by Syaiful Arif
22 Juni 2020

Javasatu, Malang- Jangan buang pakaian anda. Karena dengan sedikit upaya kreatif, pakaian itu bisa menjadi lebih berharga.

Seperti yang di lakukan Yeny Purwaty warga RW. 01 RT. 04 Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ia memanfaatkan barang- barang berupa pakaian bekas untuk dijadikan karya seni berupa fashion yang menarik. Bukan hanya sekedar fashion biasa, mengombinasikan bahan tekstil dengan alam. Yeny menyebutnya sebagai Ecoprint.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada kain menggunakan bahan alami. Dalam hal ini ada 2 teknik pengerjaan, menumbuk dan steam.

“Sebenarnya penerapan ecoprint ada dua cara, ditutuk (ditumbuk, red) atau disteam. Namun saya lebih memilih menerapkan cara ditutuk” ujar Yeny menjelaskan.

Yeny, warga Jalan Piranha Atas, Kota Malang, memperlihatkan produk Ecoprint hasil pengerjaannya dengan warga setempat lainnya. (Foto: krisna-javasatu.com)

Sedangkan Yeny sendiri menggunakan teknik menumbuk. Ia tidak sendiri melakukan pekerjaan ini, ia memberdayakan warga sekitar RT. 04 untuk melakukannya bersama- sama.

Menurut Yeny, dalam melakukan ecoprint itu mudah. Diawali dengan persiapan bahan dan alat berupa kain, dedaunan, dan palu kayu.

Dua warga Jalan Piranha Atas Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sedang menyalin warna daun ke kain. Teknik ini dikenal sebagai Ecoprint. (Foto: krisna-javasatu.com)

Dalam proses pembuatan, daun tersebut di letakkan di antara kain dan plastik. Lalu kain tersebut di tumbuk hingga warna daun merekat pada kain. Setelah itu kain diangin-anginkan dan dihindarkan dari sinar matahari langsung.

“Kain yang telah diberi warna daun, gak boleh kena langsung sinar matahari” ia menambahkan.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Dua warga Jalan Piranha Atas Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sedang menyalin warna daun ke kain. Teknik ini dikenal sebagai Ecoprint. (Foto: krisna-javasatu.com)

Karya Warga Tunjungsekar Lainnya

Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Enterpreneur

Rajutan ‘Handmade’ Berat Bersaing Di Pasaran

26 Juni 2020

Proses selanjutnya ialah merekatkan warna pada kain dengan menggunakan cuka untuk menjadi warna terang, dan dengan kapur untuk menjadikan warna gelap kemudian di angin-anginkan kembali hingga warna
berubah lalu di bersihkan.

Proses pengerjaan Ecoprint, yaitu memindahkan warna dan pola dari daun alami ke kain. (Foto: krisna-javasatu.com)

Dan tahap akhirnya ialah mencuci pakaian tersebut. Maka jadilah seni pakaian dengan ecoprint ala Yeny Purwaty. (Kai/Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Terdakwa di PN Malang Bentak Hakim saat Sidang Perdana

Menteri PPPA Apresiasi Polres Gresik Ungkap Cepat Kasus Kekerasan Seksual Anak

SiLPA APBD Kota Batu 2025 Capai Rp126 Miliar, Ini Penjelasan Pemkot

QR Code Jadi Senjata Baru Awasi Hotel hingga Tempat Hiburan di Kota Malang

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Prev Next

POPULER HARI INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

BERITA LAINNYA

Terdakwa di PN Malang Bentak Hakim saat Sidang Perdana

Menteri PPPA Apresiasi Polres Gresik Ungkap Cepat Kasus Kekerasan Seksual Anak

SiLPA APBD Kota Batu 2025 Capai Rp126 Miliar, Ini Penjelasan Pemkot

QR Code Jadi Senjata Baru Awasi Hotel hingga Tempat Hiburan di Kota Malang

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved