email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 18 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Guru Lagu lan Guru Wilangan

by Javasatu
25 November 2025
Imam S.A.R. (Foto: Dok. Pribadi/Ist)

OPINI

Guru Lagu lan Guru Wilangan

Oleh: Imam S.A.R – Pemerhati Pendidikan

Secara pengertian, guru lagu adalah kesesuaian bunyi vokal pada setiap baris (larik), yang melambangkan konsistensi, ketenangan, dan harmoni. Sementara guru wilangan adalah jumlah suku kata dalam setiap baris, yang mencerminkan kedalaman atau kuantitas pemikiran pada satu fase kehidupan. Dalam dunia pendidikan, negeri ini terus melahirkan cikal bakal guru-guru hebat. Namun, terlepas dari peran guru formal di sekolah, setiap orang sejatinya bisa menjadi guru dalam kehidupan sehari-hari.

Guru lagu juga menggambarkan sosok guru yang konsisten dalam menyampaikan pembelajaran di kelas, tenang dalam mengambil sikap maupun tindakan, serta harmonis dalam bersosialisasi dengan siapa pun. Tipikal guru lagu biasanya disiplin, patuh, dan tertib dalam administrasi. Sementara guru wilangan melambangkan guru yang memiliki nilai ide, gagasan, atau pemikiran yang menjadi penentu perkembangan pendidikan di lembaga yang dinaunginya. Jiwa visioner seorang guru wilangan sangat kuat, karena idenya selalu kreatif, imajinatif, dan berorientasi pada masa depan.

Secara harfiah, kata “Guru” dalam bahasa Sansekerta memiliki arti “berat”. Kata ini merupakan gabungan dari dua suku kata, yaitu “gu” yang berarti kegelapan, dan “ru” yang berarti cahaya atau terang. Dengan demikian, sosok guru diibaratkan sebagai penghilang kegelapan yang menerangi jalan pengetahuan dan menghapus kebodohan muridnya. Guru digambarkan seperti lilin yang menyala, menerangi sekeliling meski tubuhnya ikut terbakar. Pengorbanan seorang guru memang tak mengenal waktu dan tenaga; ia rela berjuang demi murid-muridnya.

Akhir-akhir ini dunia pendidikan sering diguncang berbagai masalah yang menyelimuti guru nasional, mulai dari kebijakan undang-undang keguruan hingga kasus asusila dan tindak kekerasan di lingkungan pendidikan. Dalam setiap problematika tersebut, guru kerap menjadi korban. Salah satu contohnya, organisasi yang menaungi guru banyak berlomba-lomba menunjuk pimpinan lembaga, padahal sebagian besar tidak berprofesi sebagai guru. Iuran anggota sering dipotong langsung dari gaji bulanan yang terbatas, namun ketika guru menghadapi masalah, dukungan dari organisasi nyaris tidak ada. Guru terpaksa berjuang sendiri seolah tanpa payung hukum yang melindungi. Hal ini mempertanyakan makna motto “Dari Guru, Oleh Guru, Untuk Guru,” yang seharusnya menjadi ikatan kuat untuk saling mendukung dan menguatkan sesama profesi.

Dalam memperingati Hari Guru Nasional 2025, yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat,” tema ini menegaskan bahwa guru bukan sekadar pendidik, tetapi juga pondasi utama yang menopang kekuatan dan kemajuan bangsa. Sejatinya, seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik. Jika hanya mengajar, guru sekadar menyampaikan materi dari berbagai sumber buku.

Sebagai pendidik, guru bertugas mengarahkan perubahan akhlak dan kepribadian siswa untuk membentuk karakter peserta didik. Dulu, akronim guru adalah “digugu lan ditiru” (dipatuhi dan diteladani). Jangan sampai hal ini diplesetkan menjadi “di gugu lan di guyu,” karena sikap seperti itu telah melenceng dari marwah seorang guru.

Ada pepatah yang mengatakan, “Saat pohon tumbang, semua orang mendengar suaranya. Tapi saat pohon sedang tumbuh, tak seorang pun mendengarnya.” Artinya, banyak orang tidak peduli dengan proses panjang seorang guru dalam menanam ilmu pada muridnya, namun dunia seakan berguncang saat terjadi kesalahan kecil pada guru.

BacaJuga :

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

OPINI: Transfer Pengetahuan BUMN: Belajar Tak Sekadar Meniru

Dalam surat QS. Al-Baqarah ayat 31 disebutkan: “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat, lalu berfirman: ‘Sebutkan kepada-Ku nama-nama (benda) seluruhnya, jika kamu orang yang benar!’”.

Relevansi ayat ini menunjukkan keutamaan seorang guru yang memiliki ilmu dan kemampuan untuk menyalurkan pengetahuan kepada murid-muridnya. Marilah kita jaga marwah guru ini, sebagaimana tertanam ikhlas dalam hati seorang guru sejak niat awal menjalankan profesinya.

Guru lagu dan guru wilangan bukan sekadar aturan dalam tembang macapat, tetapi juga merupakan metafora kehidupan yang mengajarkan kita untuk selalu menjaga keseimbangan antara kuantitas dan kualitas dalam menjalani hidup. Saatnya guru terus belajar, berkolaborasi, dan melangkah dengan program yang terarah.

Dalam bagian penutup Amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025, disampaikan:
“Kami tidak meminta Anda bekerja keras, kami meminta Anda bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Kami akan terus berupaya menghilangkan segala kendala struktural yang membelenggu potensi Anda. Mari jadikan Hari Guru Nasional 2025 ini sebagai momentum untuk memperbaharui janji kita kepada bangsa: Mendidik dengan hati, Mengabdi tiada henti.”

Selamat Hari Gur Nasional 2025. Guru Hebat, Indonesia Kuat. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: GuruHari Guru NasionalPendidikpendidikan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Kerahkan 1.201 Personel dan 29 Alutsista Tangani Gempa NTT, Salurkan 122 Ton Bantuan

Jalan Perumahan RSS Sindangkasih Majalengka Dipelihara, Anggaran Rp198 Juta

HUT ke-81 RI, Warga RT 02 RW 09 Ken Arok Singosari Bagikan Sembako

Terinspirasi Film August Rush, Nathi MaQ Jadikan Violin “Suara” Musik Dance

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026

Kado HUT ke-81 RI, Warga Dukun Gresik Terima Rumah Layak Huni

HUT ke-81 RI, Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Nusantara

MBG Kabupaten Malang Diperketat, GAPEMBI Jatim: SPPG Wajib Patuhi Ini

HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Diskon PBB 20 Persen dan Bebaskan Denda Pajak

HUT ke-81 RI, Wali Kota Malang Ajak Warga Doakan Korban Bencana NTT

Prev Next

POPULER HARI INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Polsek Tambak Dibangun, Bawean Siap Jadi Pulau Aman dan Tertib

HUT ke-81 RI, Warga RT 02 RW 09 Ken Arok Singosari Bagikan Sembako

Sego Team Gabung Upacara 17 Agustus di Singosari, Ada Cek Gula Darah Gratis

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026

BERITA LAINNYA

TNI Kerahkan 1.201 Personel dan 29 Alutsista Tangani Gempa NTT, Salurkan 122 Ton Bantuan

Jalan Perumahan RSS Sindangkasih Majalengka Dipelihara, Anggaran Rp198 Juta

HUT ke-81 RI, Warga RT 02 RW 09 Ken Arok Singosari Bagikan Sembako

Terinspirasi Film August Rush, Nathi MaQ Jadikan Violin “Suara” Musik Dance

Marina Bay Sands Hadirkan Kuliner Baru dan Konser Mandopop pada Agustus 2026

Kado HUT ke-81 RI, Warga Dukun Gresik Terima Rumah Layak Huni

HUT ke-81 RI, Hotel Santika Gresik Sajikan Kuliner Nusantara

MBG Kabupaten Malang Diperketat, GAPEMBI Jatim: SPPG Wajib Patuhi Ini

HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Diskon PBB 20 Persen dan Bebaskan Denda Pajak

HUT ke-81 RI, Wali Kota Malang Ajak Warga Doakan Korban Bencana NTT

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

HUT ke-39 Arema FC, Dapat Kado Dua Bus Baru

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved