email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menanti International Celaket Cross Cultural Festival di Tahun 2024

by Javasatu
12 Juli 2024

JAVASATU.COM-MALANG- Jumat (12/7/2024), ditepian Kali Brantas, tepatnya di Kampung Celaket, Kota Malang senja datang diiringi gerimis dan semilir angin.

Pertunjukan tari di ICCCF. (Foto: Dok/Istimewa)

Dua perempuan paruh baya berjalan seakan berjingkat di atas jembatan gantung, penghubung antara Kelurahan Oro-oro Dowo dengan Samaan.

Sambil menutupi kepalanya dengan satu tangan dari terpaan air hujan, sementara satu tangan lainnya menjinjing peralatan mandi, ditingkah separuh tubuh bagian atasnya dibalut handuk warna biru.

Dan senja pun berlalu, berganti malam menjabat langit, diterangi pendar lampu yang menyembul dari celah dinding rumah warga ditepian Kali Brantas.

Rencananya, dari sumber sebesar paha orang dewasa dibawah jembatan gantung itu, yang tak pernah kering sepanjang hari dan sepanjang tahun, pagelaran International Celaket Cross Cultural Festival (ICCCF) akan dimulai.

Adalah Dwi Cahyono, Sejarawan sekaligus Ahli Arkeologi dari Universitas Negeri Malang (UM), yang akan memandegani pengawal pagelaran ICCCF dengan ‘slametan’ sungai bertajuk “Nadi Tira Pradesan,” pada Oktober 2024 mendatang.

Mas Dwi, begitu pria sedikit ringkih tapi lincah ini biasa dipanggil, menjelaskan kenapa ICCCF kali ini dimulai dengan slametan dari tepian Sungai Brantas.

Dari Sejarahnya, sungai Brantas merupakan muara atau nadi dari sumber-sumber yang muncul dari tujuh gunung.

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

Di hulunya, Brantas merupakan pertemuan antara sumber yang berasal dari gunung Arjuna dan Welirang.

“Makin kebawah, beberapa gunung turut serta menyumbang alirannya seperti gunung Kawi dan seterusnya,” terang Dwi.

Keesokan harinya, pagelaran ICCCF akan dilanjutkan dengan kirab yang akan diikuti oleh 450 mahasiswa asing dari 20 negara yang saat ini tengah menimba ilmu di Universitas Brawijaya (UB).

Tak Cuma mahasiswa, warga kampung Celaket dari dua kelurahan yakni Samaan dan Rampal Celaket, juga akan tumpah di jalan Jaksa Agung Suprapto, tepatnya depan Sekolah Katolik Cor Jessu, tempat dimana kirab akan diberangkatkan.

Menurut Gagah Soeryo Pamoekti, ketua Komunitas Seniman Kampung Celaket, seusai kirab, malam harinya akan diisi oleh pagelaran tari dengan mengusung tema ‘Grebeg Nuswantoro’.

Tari ini, imbuh Gagah, merupakan tari kolaborasi atau penggalan-penggalan tarian dari seluruh nusantara yang akan diperankan oleh 100 seniman Kota Malang.

Pagelaran malam itu, akan dipungkasi oleh penampilan dari maestro tari dunia Didik Nini Totok, yang akan berkolaborasi dengan Miciko, penari asal negeri Sakura Jepang, yang tampil secara daring.

Sekedar informasi, ICCCF tahun 2024 ini akan digelar pada awal Oktober mendatang dan akan dipandegani secara keroyokan oleh Komunitas Seniman Kampung Celaket, MDGs UB, Ahli Sejarah dari UM dan Prof. Dr. Wahyudi Winarjo Ahli Sisologi Politik dari UMM.

Gol dari ICCCF kedepan, tak Cuma sekedar menampilkan seni pertunjukan, tapi akan lebih menyasar pada revitalisasi Kampung Celaket secara menyeluruh.

“Ya penataan kampungnya, akan di seperti apakan, peningkatan ekonominya, budayanya, sehingga nantinya Kampung Celaket dapat dijadikan model pembangunan yang bersinergi dengan dunia luar dan berkelanjutan. Sehingga Celaket benar-benar menjadi kampung ‘Undagi’ atau pencipta, atau bahasa kerennya kampung kreatif,” kata Dr. Muzakki, Direktur SDGs UB memungkasi wawancara dengan awak media. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: batik tulis celaketICCCFKelurahan Rampal Celaket

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ponpes Al-Mizan Majalengka Dorong Santri Berani Hadapi Tantangan Masa Depan

IKAPETE Jatim Ungkap Blueprint Kemandirian Umat KH Hasyim Asy’ari

Polda Jateng Bongkar Modus Alamat Web Peredaran Sabu di Sragen

Ratusan Pelajar Adu Strategi, Suyadi Dorong Regenerasi Pecatur Malang

Riset UB: Kepercayaan Tanpa Kontrak Bisa Picu Sengketa Bisnis

Meja Remi Jadi Ruang TNI dan Wartawan Lepas Sekat Formal

Ladji Malle, Eks Timnas Mali U-23 Gabung RANS Nusantara FC

OMC Karhutla Jambi: 8 Ton Garam Disebar, Hujan Belum Maksimal

Vikrian Akbar, Produk Akademi Arema yang Kini Berseragam RANS

Pencurian Motor di Bunulrejo Malang Gagal, Korban dan Warga Kejar Pelaku

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

21 Calon Perwira Penerbang TNI Ikuti Pantukhir Tahap I

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Ponpes Al-Mizan Majalengka Dorong Santri Berani Hadapi Tantangan Masa Depan

IKAPETE Jatim Ungkap Blueprint Kemandirian Umat KH Hasyim Asy’ari

Polda Jateng Bongkar Modus Alamat Web Peredaran Sabu di Sragen

Ratusan Pelajar Adu Strategi, Suyadi Dorong Regenerasi Pecatur Malang

Riset UB: Kepercayaan Tanpa Kontrak Bisa Picu Sengketa Bisnis

Meja Remi Jadi Ruang TNI dan Wartawan Lepas Sekat Formal

Ladji Malle, Eks Timnas Mali U-23 Gabung RANS Nusantara FC

OMC Karhutla Jambi: 8 Ton Garam Disebar, Hujan Belum Maksimal

Vikrian Akbar, Produk Akademi Arema yang Kini Berseragam RANS

Pencurian Motor di Bunulrejo Malang Gagal, Korban dan Warga Kejar Pelaku

Prev Next

POPULER MINGGU INI

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved