Javasatu,Gresik- Pegiat medsos (media sosial) di Kabupaten Gresik Jawa Timur terus melakukan gerakan sosial. Kali ini, Kabar Panceng menggagas pasar Ramadan di Desa Wotan Kecamatan Panceng.

Pasar ramadan itu digelar menjelang berbuka puasa. Dan uniknya mereka memiliki layanan ‘Takjil Delivery’.
Ketua Kabar Panceng, Didik Sohibul Millah mengatakan, gagasan membuat pasar ramadan ini untuk membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar.

Didik yang aktif di jejaring medsos ini berkata, dalam praktiknya pengunjung dan penjual diwajibkan mematuhi protokol kesehatan ketat yakni 5M.
“Kami mulai awal Ramadan kemarin, Alhamdulillah ini merupakan upaya membantu masyarakat bangkit kembali dalam perekonomian dan kita kemas menjadi program masyarakat tangguh,” katanya, Kamis (15/4/2021).
Selain pasar Ramadan, Didik bersama komunitasnya memiliki layanan Takjil Delivery, yakni mengantarkan makanan minuman atau sembako kepada masyarakat kurang mampu, fakir miskin, dan anak yatim piatu.
Setiap hari, dirinya membeli makanan yang dijual di pasar sore ramadan. Setelah memborong kuliner lalu membagikan ke masyarakat kurang mampu. Untuk mengindari kerumunan maka diantar sampai rumah penerima manfaat.
“Kami siapkan bagi masyarakat dan gratis, setiap hari kami membeli dagangan secara bergilir dan akan kita bagikan ke setiap rumah warga sampai semua yang membutuhkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabar Panceng juga membuat gerakan membeli beras ke petani lokal. Pembelian padi itu kemudian dikemas berisi 5 Kilogram lantas diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Hasil dari pengolahan padi setelah kita proses dan kita kemas lalu kita bagikan ke warga kurang mampu,” ucap Ketua Kabar Panceng yang menggagas pasar Ramadan serta program Takjil Delivery itu. (Bas/Arf)