Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Klaster Puskesmas di Banyuwangi Bertambah,18 Nakes Positif, 1 Meninggal

Javasatu by Javasatu
24 Juni 2021

Javasatu,Banyuwangi- Ledakan kasus COVID-19 di Banyuwangi semakin meluas. Bahkan, saat ini muncul tiga klaster Puskesmas dengan total 18 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif corona.

Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

“Saat ini sudah ada tiga klaster Puskesmas. Pertama, klaster puskesmas Licin, tempatnya nakes yang meninggal tadi. Ada tambahan 4 orang nakes yang positif. Jadi total ada 5 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/6/2021).

Klaster kedua, yakni berasal dari Puskesmas Kedungwungu. Total ada 8 orang nakes yang positif COVID-19, satu orang diantaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Yang ketiga, klaster Puskesmas Tegaldlimo. Ini ada 5 orang nakes yang terpapar. Jadi total keseluruhan sudah ada 18 orang nakes yang positif COVID-19,” ungkap Widji.

ADVERTISEMENT

Menurut Widji, nakes yang meninggal dunia ini merupakan perawat yang bertugas sebagai tenaga tracer di Puskesmas Licin. Selama ini Ia berada di garda terdepan dalam penanganan COVID-19, sehingga intens berinteraksi dengan pasien positif.

“Kita tidak tahu secara pasti tertularnya dari mana. Namun yang pasti, almarhumah orang yang intens berinteraksi dengan pasien COVID-19. Karena dia bertugas sebagai tracer. Tidak ada komorbid, ia masih muda,” ungkapnya.

Sudah Jalani Vaksinasi

Diakui Widji, seluruh nakes yang terpapar COVID-19 ini sudah menjalani vaksinasi sebanyak dua dosis. Mereka mengikuti vaksinasi pada gelombang pertama, sekitar Bulan Maret 2021. Namun demikian, menurutnya, penularan virus corona tidak bisa hanya dilakukan dengan vaksinasi, melainkan juga tetap harus dengan melaksanakan protokol kesehatan.

“Rumus pencegahan penularan COVID-19 ada dua. Yakni protokol kesehatan dan vaksinasi. Meskipun tidak menghambat penularan, vaksinasi diyakini bisa meringankan gejala ketika terpapar COVID-19. Bahkan sebagaian juga bisa menghambat penularan. Dibandingkan dengan jumlah keseluruhan nakes di Banyuwangi, nakes yang terpapar relative masih sedikit,” katanya.

Oleh sebab itulah, Widji mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, sekalipun sudah menjalani vaksinasi sebanyak dua dosis.

“Karena herd immunity kan belum terbentuk. Herd immunity terbentuk minimal 70 persen dari populasi sudah vaksinasi. Ini kan jumlah yang belum divaksinasi masih lebih banyak. Sehingga potensi penularan masih ada,” tukasnya.

Baca artikel lain:
  • Seluruh Pasien Covid Varian Delta India di RSLI Dinyatakan Sembuh – Nusadaily.com
  • Pemkot Malang Targetkan Vaksinasi ke 180 Ribu Warga Selesai Juli 2021 – Nusadaily.com
  • Kasus Covid-19 di Kota Malang Naik, Pemkot Malang Ajukan Perpanjangan Safe House – Nusadaily.com
  • Bank Sampah Makassar Kumpulkan 374 Kilogram dari Pasar – Nusadaily.com
  • Kisah Anak Mendiang Debitur Bukopin, Nanggung Bunga dan Denda Rp3 M dari Hutang Rp1,3 M – Nusadaily.com

Dilansir dari data COVID-19 Jawa Timur, penambahan kasus tertinggi di Jatim selama dua hari berturut-turut Banyuwangi menyumbang. Rabu (23/6) penambahan kasus di Banyuwangi mencapai 79 orang dan pada Kamis (24/6) mencapai 88 kasus.

Total, sejak pandemi COVID-19, jumlah warga Banyuwangi yang terpapar virus corona mencapai 7.130 orang, 5.975 orang diantaranya dinyatakan sembuh. Saat ini masih ada 444 kasus aktif, sementara jumlah pasien meninggal dunia mencapai 711 dengan fatality rate 9,97 persen. (Ozi/Lna)-(Nd/Js/Arf)

Tags: BanyuwangiCovid BanyuwangiCovid-19Klaster Covid-19Nakes BanyuwangiVaksinasi
Previous Post

Bus vs 3 Mobil di Banyumas, Sekeluarga Tewas

Next Post

Pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang Tersendat

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang Tersendat

Pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang Tersendat

Comments 3

  1. Ping-balik: Puncak Peringatan Hari Santri, Ini Pesan Bupati Blitar - KlikTimes
  2. Ping-balik: Polemik Pindah Pajak PT BSI ke Malang, Ini Pandangan NasDem Banyuwangi - Javasatu
  3. Ping-balik: Polemik Pajak PT BSI, NasDem Banyuwangi: Tak Perlu Dibesar-Besarkan - KlikTimes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com