Javasatu,Malang- Pelaksanaan program vaksinasi massal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang diserbu masyarakat hingga terjadi antrean yang membludak.

Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di hari terakhir, yakni Jumat (11/6/2021), tidak hanya diikuti warga Kecamatan Tumpang saja namun juga dari warga Kota Malang.
Camat Tumpang, Sukarlin mengatakan tidak menyangka akan membludaknya. Padahal targetnya vaksinasi massal di Tumpang hanya 1800 orang, yang dilakukan dalam 3 hari. Sehingga target sehari adalah 600 orang.
“Antusias masyarakat luar biasa, semakin hari meningkat. Saya mohon maaf banyak warga yang sudah datang tapi tidak bisa ikut vaksin karena terbatas. Penyediaan vaksin dalam satu hari itu ada sebanyak 600 kuota. Lalu hari ini ditambah 200 karena ada lonjakan warga yang datang untuk vaksinasi,” ucapnya, Jumat (11/6/2021).
Karena antusias warga yang cukup tinggi, Sukarlin meminta bantuan Dinkes memberikan jadwal tambahan vaksinasi, guna melayani masyarakat yang belum mendapatkan kuota.
“Hari ini antrian yang cukup panjang, karena memang semata keinginan masyarakat yang ingin vaksin. Tapi saya bersama satgas kecamatan, sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa kuota vaksinasi sudah habis sehingga pada pukul 8.00 WIB masyarakat (yang awalnya antre) sudah pulang,” jelasnya.
Sejauh ini, Sukarlin masih terus memegang prinsip Bupati Malang H.M Sanusi yang ingin melayani masyarakat terkait vaksinasi. Karena dalam hal ini Pemkab Malang ingin Kabupaten Malang segera bebas dari covid-19.
“Targetnya sebenarnya hanya tiga hari, mulai Rabu sampai Jum’at ini. Tapi melihat antusias yang tinggi, akhirnya akan ditambah waktunya mulai hari Senin sampai rencananya tanggal 20 Juni 2021, tapi melihat kondisi dan kuota vaksinnya dulu,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Tumpang, Iptu Bagus Wijanarko mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan antrean tersebut, Polsek Tumpang beserta anggota TNI membantu proses jalannya vaksinasi massal itu.
“Kami beserta anggota TNI berjaga di pintu gerbang kantor kecamatan, sterilisasi juga sudah kami lakukan sejak pagi hari, tempat vaksinasi pun juga telah diatur jaraknya, karena ada empat pos pelayanan disini,” tukasnya. (Agb/Saf)
Comments 11