email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Diaspora Diduga Tipu Ratusan WNI, Kerugian Mencapai Ratusan Miliar

by Bagus Ary Wicaksono
3 Juli 2021

JAVASATU-JAKARTA- Ratusan warga Indonesia di Amerika Serikat (AS) dan beberapa warga Indonesia di dalam negeri menjadi korban dugaan penipuan investasi dengan modus Ponzi Scheme. Kerugian mencapai hingga ratusan miliar.

Kesigapan Bareskrim Polri untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas, ditunggu para korban.

Data terhimpun, kerugian korban di Amerika Serikat mencapai 12 million U$D atau sekitar Rp 173 miliar. Sedangkan korban yang bersedia melapor di Indonesia mencapai kerugian sekitar Rp. 869.998.409.

Kasus ini mendapat penanganan atase Kepolisian RI di New York dan dalam proses pengaduan ke Bareskrim Polri.

Sejumlah korban di Indonesia sudah mengadu ke Mabes Polri, namun pihak Bareskrim Polri meminta sejumlah persyaratan.

“Sudah ke SPKT Bareskrim Polri, sekitar 23 Juni 2021. Harus legalisir serta penerjemahan kontrak agreement ke Bahasa Indonesia” ucap RO salah satu korban kepada kliktimes.com partner Javasatu.com, Sabtu (3/7/2021).

Kepada awak media RO mengaku menderita kerugian di atas Rp 225 juta. Sedangkan korban lainnya yang bersedia melapor yakni, EN Rp. 58.800.000, EF Rp. 36.450.000, KM Rp. 97.927.000, IB Rp. 161.618.332 dan DH Rp. 289.706.000″ terang RN.

Menurut RO, semua bukti yang sudah terlampir merupakan bukti dari korban masing-masing. Dan setiap individu mempertanggung jawabkan semua bukti yang telah jadi lampiran itu.

“Katanya investment ini sudah terbentuk pada bulan April 2019. Salah satu korban sudah memulai investment ini dari Tahun 2019. Kami mengetahui jenis investment ini dari teman, saudara dan melalui Facebook” terangnya.

BacaJuga :

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Berdasarkan keterangan RO, investment ini terdiri dari dua grup. Pengelolanya dua bersaudara. TJ dengan nama Company Global Transfer (GT), dan IJ dengan Company Easy Transfer (ET).

Diketahui, kedua bersaudara ini bertempat tinggal sampai saat ini berlokasi di New York.

Dikutip dari grup telegram para korban, IJ berjanji kepada para korban bahwa pihaknya tidak akan menghilang. Hal itu diperkuat dengan adanya screenshoot percakapan.

Bahkan dalam tangkapan layar itu, IJ menyebut Beneficiary adalah ibunya di Indonesia. Namun ketika Kliktimes.com menghubungi nomor sang ibu yang tinggal di Kawasan Mangga Besar Jakarta, ternyata nomor wartawan media ini teralihkan. Sehingga kliktimes.com belum bisa mendapatkan konfirmasi dari yang bersangkutan.

Baca Juga:
  • Dugaan Penipuan Skema Ponzi, Dua Bersaudara Diduga Tipu Ratusan Miliar – Kliktimes.com
  • Mulai Terjadi Cekcok Penyekatan, Antara Polisi dengan Pemotor di Kalimalang – Nusadaily.com
  • DPRD Tuban Ragukan Validitas Data Kasus Covid-19 di Tuban, Diduga Ada Laporan Fiktif – Tugujatim.id

Sementara itu, liputan6.com melaporkan lebih dari 500 WNI jadi korban dugaan penipuan dengan skema Ponzi itu. Bahkan sebagian korban telah melapor pada kepolisian setempat dan FBI.

“Iya, saya sudah lapor polisi. Laporannya, ia minta data-data kita orang dan kejadiannya bagaimana. Lapor ke FBI tapi FBI-nya lewat telepon. Mereka minta data-data aku dan pelaku,” kata William Kusanto.

Atase Kepolisian di Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di Washington DC Ary Laksamana Widjaja meminta agar warga dan diaspora Indonesia yang menjadi korban untuk segera melapor.

“Yang sudah melapor memang belum banyak, tapi kami perkirakan ada lebih dari 500 orang yang menjadi korban. Kami sudah menyampaikan informasi awal pada penegak hukum di Amerika. Dalam hal ini FBI (Biro Penyidik Federal), juga mengkoordinasikan laporan-laporan yang masuk,” ujar Atase Kepolisian di Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di Washington DC, Ary Laksmana Widjaja dikutip dari Kanal Global Liputan6.com, Selasa (15/6/2021). (Cak/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DiasporaInvestasiJakartaMabes PolriPenipuanPonzi Scheme

Comments 6

  1. Ping-balik: Pesan Ketua Dewan Pers M. Nuh Kepada Jurnalis di Era COVID-19 - Javasatu
  2. Ping-balik: Polri Serahkan Berkas Lengkap Bupati Nganjuk dan 6 TSK ke Kejari Nganjuk - Javasatu
  3. Ping-balik: Menkes Tetapkan Harga Eceran Tertinggi 11 Obat Terapi Covid-19 - Tugujatim.id
  4. Ping-balik: PPKM Darurat, Restoran di Lippo Plaza Batu Hanya Laku 1 Transaksi dalam 4 Jam - Tugujatim.id
  5. Ping-balik: Kena Skema Ponzi Duit Rp 800 Juta Melayang - KlikTimes
  6. Ping-balik: Ini Modus Dua Bersaudara Tipu Korban, Kasusnya Sampai ke FBI - KlikTimes

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kalapas Malang Christo Toar Tancap Gas Benahi SDM, Perangi Narkoba dan HP Ilegal

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

Haji Sulaiman Sayap Mas Rutin Berbagi, dari Sedekah Subuh hingga Bedah Rumah

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kalapas Malang Christo Toar Tancap Gas Benahi SDM, Perangi Narkoba dan HP Ilegal

BERITA LAINNYA

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved