email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jelang Usia 1 Abad NU, PWNU Jatim Bangun Gedung Berlantai 17, Ini Makna Angka 17

by Sudasir Al Ayyubi
3 Oktober 2021

JAVASATU-SURABAYA- Untuk menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dan Satu Abad NU (1926-2026), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) membangun gedung baru 17 lantai diberi nama ‘Menara 17 PWNU Jatim’ di halaman parkir sisi utara kantor PWNU Jatim di Jalan Masjid Al-Akbar Surabaya, Minggu (3/10/2021),

Desain gedung Menara 17 PWNU Jatim. (Foto: Istimewa)

Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dengan disaksikan KH Miftachul Akhyar (Rais Aam PBNU); Nizar (Sekjen Kementerian Agama); KH Agoes Ali Masyhuri (Wakil Rais PWNU Jatim); Abdul Halim Iskandar (Menteri Desa); Emil Dardak (Wakil Gubernur Jatim); dan Kusnadi (Ketua DPRD Jatim).

Makna Angka 17 Jumlah Lantai Gedung

Dalam laporannya, Matorurrozaq Ismail selaku Ketua pelaksana pembangunan menjelaskan Menara 17 PWNU Jatim dibuat dengan desain yang diadopsi dari tiga pilar NU, yaitu Nahdlatul Wathan , Tashwir Al- Afkar , dan Nahdlatut Tujjar.

“Karena itu, bentuk belakang gedung ini ada tiga menara. Adapun 17 lantai diambil dari angka kemerdekaan RI. Hal itu menunjukkan komitmen NU terhadap NKRI. Gedung didirikan di atas lahan seluas 2.100 meter per segi,” katanya.

Melalui system crowd founding, PT AKN (Aula Kontruksi Nusantara) sebagai perusahaan jasa kontruksi milik PWNU Jawa Timur ditunjuk langsung untuk mewujudkan pembangunan gedung tertinggi milik PWNU Jatim, yaitu Menara 17 PWNU Jatim, sekaligus menjawab kebutuhan kontruksi jamiyah nahdlatul ulama di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar mengatakan warga NU mulai banyak yang menengah ke atas, sehingga banyak yang mengadakan acara pernikahan di hotel-hotel atau di tempat-tempat yang menurut mereka cukup representatif.

“Nah, daripada memakai gedung milik orang lain, mending di gedung milik PWNU. Selain itu, Menara 17 nantinya juga berfungsi sebagai apartemen seperti saat ini yang menyediakan ruang-ruang perkantoran, penginapan, layanan-layanan publik, dan lainnya, yang sesuai dengan syariat Islam dan tradisi pesantren dan NU,” kata pengasuh Pesantren Sabilur Rosyad Gasek, Malang, Jatim, itu.

BacaJuga :

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Dia mengambil contoh ketika ada kegiatan NU yang memakan waktu lama dan dihadiri banyak kiai dan ulama dari luar daerah. “Yang dari Jakarta acara dari pagi, malamnya bermalam di Surabaya. PBNU, Kemenag Pusat, bermalam di Surabaya. Alangkah baik jika bolo-bolo bermalam di tempat yang nyaman, representatif, ada jamaah subuhnya, ada pujiannya, dan semuanya mulai resesepsionis sesuai dengan situasi, nilai-nilai rasa yang ada di pesantren. Itu yang kita inginkan di gedung ini,” katanya.

“Kalau tidak, kadang kiai harus cari hotel, resepsionisnya dandannya kayak begitu, tamu-tamu lain dandannya seperti itu. Kita ingin akhoffudl dlorurain, sedikit mengurangi hal-hal yang kurang baik itu. Mohon dukungannya semua, gedung ini penting untuk itu semua.Menara 17 merupakan wajah NU saat ini yang mulai berbaur dengan masyarakat perkotaan, tidak masyarakat perdesaan seperti yang diidentikkan dengan NU. NU hadir di tengah masyarakat yang mulai modern,” ujarnya.

Rencananya, lantai 1-5 berfungsi sebagai lobi, office center, pemberdayaan perekonomian, dan parkir, lalu lantai 5-9 untuk lobi, rumah sakit spesialis, perkantoran, tempat kuliner, serta lantai 10-16 untuk loby, restoran, dan guess room. Lantai 17 adalah gedung pertemuan. Pembangunan membutuhkan dana Rp163 miliar, bahkan dukungan awal datang dari Lesbumi Jatim berupa lukisan tentang “Menara 17 PWNU Jatim” yang dilelang saat peletakan batu pertama gedung itu (3/10/2021). (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Ketua PWNU JatimKH. Marzuki MustamarMenara 17 PWNU JatimNUPWNU Jatim

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Jelang May Day 2026, Petugas di Gresik Matangkan Pengamanan

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Halalbihalal FKPQ Cerme, Guru TPQ Didorong Tertib Data dan Tingkatkan Kualitas

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

BERITA LAINNYA

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

Dari Serangan ke Pengungsian, Warga Sinak Diberi Bantuan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved